Home / Kabar Kota Pulau

Minggu, 3 September 2023 - 23:35 WIT

Berbagai Pihak Bedah Air Tanah Pulau Ternate

Foto bersama para peneima bantuan IPAH dengan komunitas besa ma cahaya foto Ipin

Foto bersama para peneima bantuan IPAH dengan komunitas besa ma cahaya foto Ipin

DPRD: RPJPD dan RPJMD Harus Akomodir Masalah Sumberdaya Air

Komunita Besa ma Cahaya Kota Ternate Kamis (1/9/2023) malam, menggelar  Focus Group Discussion (FGD) membahas tema Cinta Tanah Air? Konservasi AirTanah, Selamatkan Airtanah Ternate.  FGD  ini sebgai bagian dari tindaklanjut kegiatan sedekah air hujan yang dilaksanakan komunitas Besa ma Cahaya baik di Kota Ternate maupun Pulau Mayau dan Tifure.  

FGD dipusatkan di Kedai Sinar Gemilang, Kelurahan .Jati Kota Ternate  menghadirkan  narasumber Mahdani mewakili Kasatker OP BWS Malut,  Plt  Dirut Perumda  Ake Ga’ale Muhammad Syafei, Kabid PPKL DLH Kota Ternate Syarif Tjan, Peneliti Air Tanah Universitas Khairun Ternate Dr. Rahim Ahmad  dan  Zulkifli,  Founder Besa Ma Cahaya.   

FGD ini juga melibatkan  peserta dari  anggota DPRD Kota Ternate – BPDAS, BMKG, OPD, Organisasi non pemerintah,  akademisi  dan para penerima  bantuan iPAH.  Yakni Panti Asuhan dan Rumah Tahfidz Al Qur’an Al Muslih Kel Jambula Kec Pulau Ternate. Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Hidayatullah Kelurahan .Gambesi Kecamatan Kota Ternate Selatan, Gereja GKPMI Kelurahan  Bido Kecamatan  Pulau Batang Dua dan   SD GPM Kel.Mayau Kec.Pulau Batang Dua.

“FGD ini puncak dari rangkaian kegiatan yang kami laksanakan dalam rangka  memeriahkan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI.  Ini juga bagian dari pelaksanaan Program Replikasi Kalpataru Tahun 2023 yang saya terima,” jelas Zulkifli.

Sebelum FGD berlangsung diserahkan secara simbolis bantuan 4 unit iPAH  kepada para penerima bantuan. Keempat iPAH  itu dibangun melalui pendanaan Program Replikasi Kalpataru Tahun 2023 dan Program Sedekah Air Hujan. “Program Replikasi Kalpataru sifatnya stimulan hanya bisa dibangun 1 unit iPAH, sedangkan 3 unit iPAH lain melalui Program Sedekah Air Hujan,”katanya.

Sementara  untuk FGD   adalah memberikan gambaran ketersediaan dan pengelolaan sumber daya air di Kota Ternate, menginventarisasi permasalahan dan solusi penanganannya. Melalui FGD ini juga disosialisasikan Instalasi Pemanfaatan Air Hujan yang terintegrasi dengan Lubang Injeksi Air Hujan (iPAH lia Hujan).

Baca Juga  Ada Apa, Ikan di Pesisir Ternate Mati Mendadak?
Suasana pelaksanaan FGD pada Kamis (1/0/2023) malam lalu foto Ipin

“Output FGD ini adalah rekomendasi pengelolaan sumber daya air di Kota Ternate baik dari aspek hukum maupun teknis yang akan disampaikan kepada Pemerintah  secara berjenjang  dan stake holder terkait.

Menurutnya, bicara ketersediaan dan pengelolaan sumberdaya air  di Kota Ternate bukan hanya di Pulau Ternate saja, tapi juga Pulau Hiri, Pulau Moti, Pulau Mayau dan Pulau Tifure yang dari tahun ke tahun sebagian warganya mengalami kendala mengakses air bersih yang berkelanjutan. Tidak semua sumber air warga di sana bisa dikonsumsi untuk minum dan masak. Warga harus mengambil air layak dari sumber- sumber yang lain.

“Kami dari Besa Ma Cahaya sangat bahagia bisa melaksanakan FGD ini karena dihadiri narsumber dan peserta yg memberikan tambahan banyak referensi dari berbagai perspektif  terkait ketersediaan dan pengelolaan airtanah,” jelas  Zulkfili.

Referensi-referensi itu menjadi ikhtiar bersama terkait ancaman krisis air bersih di Kota Ternate yang merupakan kota pulau kecil apalagi dikaitkan dengan perubahan iklim global yang dampaknya telah dirasakan.

 Dalam FGD itu Zulkifli turut menyampaikan  terima kasih kepada para pihak seperti Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara,  BWS Maluku Utara dan Dirut BPRS Bahari Berkesan yang telah mendukung   dan bantuannya melalui Program Sedekah Air Hujan.  ” Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah membantu sehingga FGD ini bisa berjalan dengan lancer,” tutupnya.

Beberapa pihak yang diundang dalam FGD ini turut memberi apresiasi atas apa yang telah dilakukan Zulkifli bersama  komunitas Besa ma Cahaya selama ini.

Baca Juga  Bangun IPAH di Pulau Kecil dan Terluar

Pendeta Fileks Talakua   tokoh agama Pulau Tifure yang hadir dalam  FGD tersebut, menyampaikan apreseasi atas apa yang dilakukan Besa ma Cahaya. Dia bilang  Zulkifli  tidak hanya punya gagasan tetapi juga aksi dalam tingkat praksis yang mengingatkan semua pihak bahwa Kecamatan Batang Dua juga bagian dari Ternate sehingga penting juga diperhatikan.  Perlu dilakukan riset agar arah kebijakan tepat sasaran. Berkaitan dengan air tanah bukan hanya soal menyimpan tetapi juga mengkonsumsi.

“Air bersih menjadi kebutuhan masyarakat termasuk kami  di Batang Dua. Air  di sana mengandung  zat kapur  khususnya di Tifure dan sangat   tinggi karena itu butuh riset untuk diketahui kelayakan dan dampaknya secara kesehatan. Di sana air bersih terkadang di distribusi dari Bitung dengan harga Rp30 ribu/per gelon. Hal ini  perlu menjadi perhatian bersama,”katanya.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Ternate Junaidi A Bahrudin yang   hadir FGD itu menyampaikan bahwa  hal seperti ini perlu dilalukan dengan melibatkan lebih bnyak pemangku kepntingan. Tujuannya  agar permasalahan pengelolaan sumber daya air di kota Ternate bisa menjadi arus utama perencanaan pembangunan  daerah ke depan

 Apalagi dalam waktu dekat Pemkot Ternate akan menyusun dokumen {Perda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD)  Kota ternate. Sehingga itu perlu  didorong isu-isu  pengelolaan sumber daya air dan konservasi air tanah ke dalam perencanaan jangka panjang. Demikian halnya penyusunan RPJMD 5 tahun ke depan.  DPRD Kota Ternate mendorong Bapeltibangda agar fokus melakukan riset terkait permasalahan air bersih di Kota Ternate,” harapnya. (*)

Share :

Baca Juga

Kabar Kota Pulau

Ekspor Cengkih Tidore ke Eropa, Dasar Hari Rempah Nasional

Kabar Kota Pulau

Tiga Isu Fokus ICMI untuk Masa Depan Malut

Kabar Kota Pulau

Begini Cara Siapkan Warga Tubo Tanggap Bencana

Kabar Kota Pulau

Sekolah Penggerak PAUD Akegaale Lepas Siswa  
Ilustrasi foto BMKG

Kabar Kota Pulau

Isyu Lingkungan dan Perubahan Iklim Salah Satu Poin Rekomendasi ICMI

Kabar Kota Pulau

Cerita Warga Ibukota Malut Berjuang Dapatkan Air Bersih

Kabar Kota Pulau

Ingatkan Warga Kota Ternate Hemat, Jaga dan Rawat Air

Kabar Kampung

Buat Minyak Kelapa Kampong, Lawan Ketergantungan