Home / Kabar Malut

Jumat, 19 Agustus 2016 - 01:07 WIT

Gelar Program Save The Small Island, Warga dan Walhi Malut Tanam Mangrove

Logo WALHI

Logo WALHI

LABUHA – Masyarakat Desa Gane Dalam Kecamatan Gane Barat Selatan Halmahera Selatan, melakukan gerakan menanam 20  ribu anakan pohon mangrove. Aksi menanam di lahan-lahan mangrove yang rusak akibat perambahan orang tidak bertanggungjawab itu,  dilakukan selama  dua hari Rabu (5/11) dan Kamis (6/11) lalu. Program selamatkan lingkungan dengan menanam mangrove ini,  dilakukan bersama  LSM Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Maluku Utara.

Manager Kampanye WALHI Maluku Utara Abd Haris Doa  menjelaskan program menanam mangrove ini dilakukan oleh masyarakat, tua muda, laki-laki perempuan, anak-anak juga ikut terlibat langsung. Proses penanamannya dilaksanakan di teluk Gane Desa Gane Dalam. Warga  turun tangan melakukan penamaman  ulang  mangorve. Lokasi yang dipilih untuk proses penanaman itu adalah Lahan-lahan mangrove yang habis karena eksploitasi. Penanaman kembali ini  dilakukan  di  lahan  seluas kurang libuh 10 hektar yang tersebar di sejumlah tempat di Gane Dalam. “Masyarakat Gane Dalam yang dilibatkan dalam kegaiatan ini ada kurang lebih 100 orang,” ujar Abdulharis. 

Baca Juga  Malut Tak Masuk Agenda Sepekan MKP Serap Aspirasi dari Timur

Dikatakan langkah ini adalah sebuah upaya sadar yang dilakukan WALHI bersama warga di Teluk Gane Dalam untuk melakukan perbaikan lahan sekaligus mengkampanyekan melindungi mangrove dari penjarahan orang tak bertanggungjawab.  “Ini adalah upaya perbaikan lahan mangrovie di daerah Gane Dalam yang rusak akibat illegal logging hutan mangrove,” kegiatan ini juga   bagian dari program yang dicanangkan WALHI Maluku Utara Save the Small  Islands save Our Future. Sementara Faisal Ratuela yang memimpin langsung  aksi menanam itu  mengatakan, kegiatan ini adalah partisipasi penuh masyarakat terutama penyediaan bibit dan proses penanamannya.(ici)

Share :

Baca Juga

Kabar Malut

Malut Tak Masuk Agenda Sepekan MKP Serap Aspirasi dari Timur

Kabar Malut

Percepat Pengakuan Hutan Adat, Pemerintah Daerah Harus Proaktif

Kabar Malut

Maluku Utara Masuk Wilayah Ancaman La Nina

Kabar Malut

Mulai Dirintis Pembentukan Jejaring Kawasan Konservasi Perairan
Membangun reseliensi di tingkat komunitas (Foto: Bentara Papua)

Kabar Malut

Cara Menyiapkan Warga Adaptif Ketika Bencana (2 habis)
Ilustrasi

Kabar Malut

Pasca Kenaikan Harga BBM
Ilustrasi Meteran Listrik

Kabar Malut

Survei Kecil Kondisi Listrik Pulau-pulau di Maluku Utara

Kabar Malut

Kayanya KKP Kepulauan Sula di Maluku Utara