Breaking News
light_mode
Beranda » Ragam » Belantara Fondation Bahas Nilai Ekonomi dan Pendugaan Karbon Hutan

Belantara Fondation Bahas Nilai Ekonomi dan Pendugaan Karbon Hutan

  • account_circle
  • calendar_month Kam, 17 Mar 2022
  • visibility 787

Gelar Seri Belajar Secara Online Bersama Para Pihak

Belantara Foundation  adalah sebuah  organisasi  nirlaba global yang berdiri sejak 2015 lalu  dan berbasis di Indonesia, menggelar seri belajar bersama para pihak. Lembaga yang bekerja untuk melindungi lanskap Indonesia,  membangun proyek keberlanjutan lokal di daerah-daerah yang disisihkan untuk konservasi, reboisasi, dan pengembangan masyarakat berkelanjutan  itu, menggelar seri belajar.   yang kedua kalinya. Untuk seri  belajar kedua Rabu Rabu (16/03/2022)  menyelenggarakan pelatihan lingkungan dalam program Belantara Learning Series Episode 2 (BLS EPSEps.2). Dalam seri belajar ini menyoroti Nilai Ekonomi dan Pendugaan Karbon Hutan.  Kegiatan tersebut dilaksanakan  melalui aplikasi zoom dan juga siaran langsung YouTube  pukul 09.00 sd 12.00 WIB.

Rilis yang diterima kabarpulau.co.id/   dari Belantara Fondation menyebutkan,   kegiatan yang diselenggarakan  itu  merupakan kolaborasi antara Belantara Foundation, Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT. Gaia Eko Daya Buana. Pelatihan ini  bertujuan memberikan informasi  tentang Nilai Ekonomi dan Pendugaan Karbon Hutan.

Melalui pelatihan ini, pihak Belantara berharap dapat membantu meningkatkan pengetahuan  minat penelitian tentang teknis penghitungan dan kebijakan terkini terkait ekologi dan karbon hutan, serta kontribusinya terhadap NDC (Nationally Determined Contribution) yang sudah menjadi komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendukung penurunan emisi karbon global.

Belantara Learning Series (BLS) merupakan sebuah program peningkatan kapasitas untuk para mahasiswa, akademisi, praktisi, peneliti, serta pengelola sumber daya alam dan keanekaragaman hayati dari Belantara Foundation. Program ini mendukung upaya proteksi dan restorasi hutan, penelitian, pemberdayaan masyarakat, serta aksi iklim. BLS juga merupakan program kolaboratif antara Belantara dengan berbagai institusi lintas sektor di Indonesia. Saat ini BLS telah mencapai episode ke-2, dengan kegiatan perdananya BLS Eps.1 “Metode Monitoring Harimau dan Burung” dilaksanakan di akhir Desember 2021 lalu.

“Diadakannya event Belantara Learning Series Episode 2 ini, harapan kami, para praktisi keanekaragaman hayatikonservasi dan peneliti dapat saling berbagi pengalaman dan berbagi keterampilan mereka dalam melakukan upaya konservasi pelestarian hutan di Indonesia. Selain itu, mahasiswa dan juga masyarakat umum yang berpartisipasi juga dapat memperkaya ilmu dan keterampilannya melalui event inipengetahuannya dalam tata cara penghitungan emisi karbon serta nilai ekonominya. Walau masih di tengah pandemi yang belum sepenuhnya usai, kami harap dengan diadakannya kegiatan BLS Eps.2 secara daring, kita tetap menjaga antusiasme kita dalam semangat pelestarian hutan dan keanekaragaman hayati melalui pendekatan karbon”, jelas Dolly Priatna, Direktur Eksekutif Belantara Foundation.

Mengusung topik “Nilai Ekonomi dan Pendugaan Karbon Hutan”   mendiskusikan sudut pandang ekonomi dalam melestarikan hutan di masa depan.

“Memang belum banyak terdengar manfaat hutan bagi kita selain dari sisi kesehatan dan lingkungan, karena selama ini narasi yang beredar di masyarakat hanya sebatas kedua manfaat tadi. Namun kini, saya rasa kita perlu juga mulai melirik sudut pandang lain mengenai manfaat dari melestarikan hutan yaitu dari sisi insentif penurunan emisi dari keberadaan hutan). Terutama ya, kita ini merupakan negara yang memiliki area hutan penyimpan cadangan karbon yang sangat luas dan kedepan sangat penting untuk berkontribusi dalam implementasi pembangunan ekonomi hijau”, Dr I Wayan Susi Dharmawan, Peneliti BRIN.(*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atasi Sampah, Malut Butuh PLTSa?

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 1.114
    • 1Komentar

    Sampah menjadi masalah paling serius. Tidak hanya di kota tetapi juga di  desa- desa di seluruh Indonesia. Dia menjadi masalah dan  sangat mengancam lingkungan dan manusia  terutama sampah plastic. Sampah  jenis ini   sulit terurai  sehingga dilakukan berbagai riset  untuk mengatasi  makin banyaknya sebaran di lingkungan darat maupun laut.   Ada sejumlah cara  mengatasi sampah ini […]

  • Kejar Kualitas Riset, LIPI-Unkhair Jalin Kerjasama

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 800
    • 1Komentar

    Untuk mendorong adanya riset yang berkualitas, hal yang utama dibutuhkan adalah adanya kerjasama  atau kolaborasi antarlembaga.  Hal inilah yang saat ini dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan  Indonesia (LIPI)  dengan Universitas Khairun Ternate (Unkhair).  Kedua lembaha ini  menjalin Kerjasama untuk tujuan ke arah tersebut.  Kesepakatan kolaborasi tertuang dalam naskah perjanjian kerja sama antara Deputi Bidang Ilmu Kebumian […]

  • Mempertegas Otonomi Kampong (1)

    • calendar_month Kam, 31 Mar 2022
    • account_circle
    • visibility 689
    • 0Komentar

    Ibu Marta si seorang ibu dari Desa Tosoa Ibu Halmahera Barat membersihkan lahan kebunnya, foto M Ichi Desember 2021

  • UI CISE 2023 Pertemukan Pencaker dengan Perusahaan Terbaik 

    • calendar_month Rab, 22 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 757
    • 0Komentar

    Grand Opening UI CISE 2023

  • Suarakan Regulasi PRL di Forum Internasional Lewat Zonasi

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    Penataan ruang laut  (PRL) adalah dasar dari seluruh pemanfaatan ruang yang ada di wilayah pesisir dan laut, agar tercipta keselarasan antara pengembangan ekonomi dan pelestarian ekosistem pesisir dan laut. Ini adalah salah satu  komitmen  Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal ini  disampaikan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan mewakili Indonesia  dalam  forum internasional […]

  • Fragmentasi Habitat, Burung di Pulau Ternate Terancam

    • calendar_month Ming, 13 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 967
    • 2Komentar

    Burung Srigunting lencana

expand_less