Breaking News
light_mode
Beranda » Serba-serbi » Ini Lima Pemenang LiveWIRE Energy Solutions 2024

Ini Lima Pemenang LiveWIRE Energy Solutions 2024

  • account_circle
  • calendar_month Kam, 29 Agu 2024
  • visibility 829

Shell Indonesia memberikan penghargaan kepada lima pengusaha muda di bidang energi sebagai pemenang Shell LiveWIRE Energy Solutions 2024. Pemilihan untuk pemenang program pengembangan kewirausahaan ini telah melalui serangkaian proses seleksi dan pelatihan sejak awal tahun hingga penilaian akhir yang melibatkan panelis dari pimpinan perusahaan investasi, ahli, dan akademisi pada Juli 2024 di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

SIMULTAN dari Makassar, Sulawesi Selatan, berhasil menjadi juara pertama Shell LiveWIRE Energy Solutions 2024. Perusahaan rintisan yang didirikan sejak tahun 2023 ini menyediakan akses energi berbasis  renewable green energy dengan waste resource. SIMULTAN menghadirkan inovasi berupa layanan yang menyediakan energi dan air yang telah digunakan oleh beberapa masyarakat pesisir untuk membantu memenuhi kebutuhan energi mereka, khususnya solar bagi nelayan dan kebutuhan air bersih, dengan teknologi microbial fuel cell yang dapat mengubah materi organik menjadi energi berupa listrik.

Abdul RahmanChief Executive Officer (CEO) SIMULTAN, mengatakan,  Shell LiveWIRE Energy Solutions sangat berdampak terhadap pengembangan start-up kami ke depan karena selama mengikuti program, khususnya saat serangkaian pelatihan atau bootcamp. “Kami mendapat mentor-mentor yang ahli di bidang energi dan bisnis serta mendapatkan peluang kolaborasi dengan finalis start-up lainnya. Hal ini membantu kami untuk menyediakan akses energi dan air bagi masyarakat pesisir pulau-pulau di Indonesia.”katanya.

Susi Hutapea, Vice President Corporate Relations Shell Indonesia, mengatakan, “Shell Indonesia turut berupaya memperkuat ekonomi lokal melalui program Shell LiveWIRE Energy Solutions yang menghadirkan platform komprehensif dalam mendorong kewirausahaan dan inovasi di bidang energi serta potensi bertambahnya lapangan pekerjaan. Hal ini sejalan dengan aspirasi Shell Indonesia untuk menjadi mitra yang kredibel di sektor hilir energi dan berkontribusi dalam perjalanan transisi energi di Indonesia, bekerja sama berbagai pemangku kepentingan, termasuk generasi muda.”

PowerChain dari Bandung, Jawa Barat, platform perdagangan energi berbasis blockchain untuk memungkinkan transaksi peer-to-peer langsung, menduduki posisi kedua. Sementara itu, juara ketiga diraih oleh PowerLight dari Jember, Jawa Timur, yang menghadirkan inovasi energi berbasis panel surya untuk memenuhi kebutuhan nelayan dan bagan apung serta catu daya energi penerangan bagi para nelayan. Dua juara lainnya adalah Gepo Energy dari Yogyakarta dan Winergy dari Bandung, Jawa Barat.

Juara Shell LiveWIRE Energy Solutions 2024 memperoleh pendanaan untuk pengembangan usaha senilai ratusan juta rupiah. Lima pemenang di tahun ini sebelumnya telah melalui berbagai rangkaian seleksi, pelatihan, dan bimbingan bersama lebih dari 40 tim atau sekitar 150 wirausaha muda lainnya. 

Pada tahun 2024, Shell LiveWIRE secara global diselenggarakan di 18 negara, termasuk Indonesia. Shell Indonesia menyelenggarakan program ini sejak tahun 2003 dan telah melatih lebih dari 7.000 individu untuk memulai maupun mengembangkan bisnis dalam bidang energi di Indonesia.(ad/rilis)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atasi Sampah, Malut Butuh PLTSa?

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 1.006
    • 1Komentar

    Sampah menjadi masalah paling serius. Tidak hanya di kota tetapi juga di  desa- desa di seluruh Indonesia. Dia menjadi masalah dan  sangat mengancam lingkungan dan manusia  terutama sampah plastic. Sampah  jenis ini   sulit terurai  sehingga dilakukan berbagai riset  untuk mengatasi  makin banyaknya sebaran di lingkungan darat maupun laut.   Ada sejumlah cara  mengatasi sampah ini […]

  • Birokrasi Tahan Dana Iklim, Masyarakat Adat dan Kampong Hanya Terima Sekira 10 Persen

    Birokrasi Tahan Dana Iklim, Masyarakat Adat dan Kampong Hanya Terima Sekira 10 Persen

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Ironi pendanaan iklim kembali mengemuka bersamaan dengan Konferensi Iklim COP 30 di Brasil. Penelitian International Institute for Environment and Development (IIED) menemukan hanya kurang dari 10 persen dana iklim global yang benar-benar sampai ke kampung-kampung dan Masyarakat Adat. Dikutip dari   Berita | SIEJ – COP30 – BELEM, BRAZIL dari total US$17,4 miliar yang disetujui untuk proyek […]

  • Warga Gane Timur Minta Pemerintah Perhatikan Produksi Sagu

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • account_circle
    • visibility 570
    • 3Komentar

    Masyarakat Desa Kotalou Kecamatan Gane Timur, saat ini  banyak yang mengolah pohon sagu menjadi tepung.    Hasilnya  lalu  dijual ke daerah sekitar Halmahera Selatan dan Weda  Halmahera Tengah.    Dalam mengolah sagu warga tidak lagi melakukannya  secara manual tetapi  menggunakan  mesin penggilingan. Produksi sagunya  setiap orang menghasilkan 5 sampai 6 karung dalam sepekan. Sementara tiap karung […]

  • MDPI Urus Dokumen Kapal Nelayan Kecil Ternate

    • calendar_month Jum, 17 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 725
    • 2Komentar

    Proses pengukuran kapan nelayan di kelurahan Sangaji Kota Ternate, foto M Ichi

  • Ini Penjelasan Masyarakat Speleologi Indonesia Soal Bokimoruru

    • calendar_month Kam, 7 Sep 2023
    • account_circle
    • visibility 779
    • 1Komentar

    Masyarakat Speleologi Indonesia (MSI) yang memiliki spesifikasi keilmuan mempelajari gua termasuk  proses pembuatan dan lingkungannya   melihat kasus di Sungai Sagea dan Goa Bokimoruru  penting diberitanggapan. Melalui rilis MSI yang diterima kabarpulau.co.id/ Kamis (7/9/2023) menyampaikan  bahwa Gua Bokimoruru adalah Salah Satu Sistem Gua Sungai Bawah Tanah Terpanjang  di Indonesia. Gua  di Pulau Halmahera itu  saat ini tercemar  diduga […]

  • Ambisi Transisi Energi Terbarukan Dibajak Pebisnis Energi Kotor

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Koalisi Transisi Bersih, yang terdiri sejumlah organisasi masyarakat sipil seperti Satya Bumi, Trend Asia, Sawit Watch, SPKS, Greenpeace dan Walhi, menemukan, pendekatan transisi energi di Indonesia tidak mengarah pada transformasi sistem tata kelola energi, melainkan hanya pada pergantian teknologi. Pendekatan yang tidak transformatif, bertemu dengan biaya proyek yang tinggi dan kejar target bauran energi membuat […]

expand_less