Breaking News
light_mode
Beranda » Serba-serbi » Saatnya Pariwisata Go Digital

Saatnya Pariwisata Go Digital

  • account_circle
  • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
  • visibility 571

Cry Jailolo Ramaikan Ultah GenPI dan Pasar Teluk  

Pada 25 November 2020 lalu,  Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Halmahera Barat dan Pasar Teluk, genap berusia dua tahun.  Dalam perayaan ulang tahun kedua itu banyak atraksi ditampilkan. Salah satunya seni tari Cry Jailolo  yang sudah go internasional itu. Rilis yang dikirimkan GenPi kepada kabarpulau.co.id/ menyebutkan, dengan tagline  Pariwisata Go Digital, HUT GenPi  Halbar dan Pasar Teluk  kali ini diramaikan dengan  gelaran event   photo competition, e-sport competition, sharing session foto dan videographer. Ada juga perform dari komunitas seni serta sanggar tari tradisional  di Kabupaten Halmahera Barat.

Plt Bupati Rizal Ismail dan Kepala Dinas Pariwisata Halbar Feni Kiat usai pemotongan tumpeng peringatan HUT GenPi dan Pasar Teluk/ foto opan

 Ketua Genpi Halbar, M. Rahmat Abd Karim  bilang perayaan ini dikemas dalam tajuk Komunitas Pariwisata Go Digital. Spiritnya sebagai upaya pelestarian pariwisata dan warisan budaya serta kuliner tradisional. “Hal ini sebagai wadah promosi pelaku komunitas kreatif, seni, dan budaya di Halmahera Barat,” ujarnya.

penampilan seni tarian cry Jailolo

Tidak itu saja momentum ini sekaligus mendorong tumbuhnya industri kreatif  sebagai sarana informasi dan edukasi pariwisata dan budaya bagi masyarakat Halbar.

Di acara itu juga Pjs. Bupati Halmahera Barat, M. Risal Ismail dan unsur Forkopimda turut  hadir.   Risal dalam sambutanya mengharapkan  GenPi Maluku Utara dan Genpi Halbar   terus berkreasi membuat berbagai  event.  “Tidak  hanya mempromosikan. Event seperti ini menjadi benih  yang baik  baik Halmahera Barat ke depan ,” kata Risal.  

Saat memberi sambutan ulang tahun, Risal juga  meminta  GenPi tidak  berhenti di event ulang tahun saja, tapi  harus  jadi lokomotif menarik unsur lain di Halmahera Barat untuk berkolaborasi. Dia berharap  Dinas Pariwisata Halmahera Barat  memfasilitasi kegiatan masyarakat dan komunitas  dalam  menyelenggarakan event wisata seperti ini. Tujuannya mimpi  pemerintah daerah   menjadikan  pariwisata  sebagai leading sector mengembangkan ekonomi masyarakat jadi penggerak pembangunan.  

Penampilan seni tari komunitas lokal Halmahera Barat/ foto opan jacky

 Kepala Dinas Pariwisata Halmahera Barat Fenny  turut memberi apreseasi kepada GenPi yang telah menggelar acara ini. “Saya apresiasi kerja keras dan semangat  Genpi Halmahera Barat. Di masa  Covid-19  dengan keterbatasan, tidak menyurutkan niat dan semangat  menggelar  HUT kedua  Genpi Halbar dan pasar teluk,”. kata Fenny Kiat. Perayaan ini ditutup dengan  pertunjukan seni kontemporer asli Halmahera Barat yang  go internasional,   “Ekos dance company Cry Jailolo”. Cry Jailolo. Karya seni dari Eko Supriyanto   ini telah dipentaskan di beberapa negara  Asia dan  Eropa. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG: Waspada, Hujan Hebat hingga 21 Januari

    • calendar_month Ming, 17 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 516
    • 0Komentar

    Kondisi-jenbatan-yang-putus-di-hantam-banjir-di-Galela-Barat-Halmahera-Utara/ foto-warga-Galela

  • Potensi Geothermal Idamdehe Halmahera Barat  

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 1.047
    • 1Komentar

    Bisakah Menjawab Masalah Listrik di Malut? Potensi Geothermal Idamdehe Jailolo Halmahera Barat   Menjawab Masalah Listrik  di  Malut? Provinsi Maluku Utara memiliki luas wilayah mencapai 145.801,10 km² terdiri dari lautan 113.796,53 km² (69,08 persen) dan luas daratan 32.004,57 km² (30,92 persen). Provinsi   ini memiliki 10 Kota/Kabupaten yaitu Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Barat, […]

  • Tak Ada Zonasi Wilayah jadi Problem Ekowisata

    • calendar_month Sab, 16 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 686
    • 0Komentar

    Kawasan ekowisata Taman Love di puncak Moya dikuatirkan memunculkan masalah baru soal keterbukaan akses yang bisa memicu ikutya pemukiman ke kawasan ini yang masuk kawasan rawan bencana III.

  • Pemerintah Rencana Produksi Bioetanol dari Seho

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle
    • visibility 1.239
    • 0Komentar

    Kekayaan sumber daya hutan tidak hanya dari kayu. Ada hasil hutan non kayu yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam  program energy terbarukan. Pohon arena atau orang Maluku Utara mengenalnya dengan Seho, adalah salah satu potensi besar yang dapat dikembangkan menjadi bio etanol. Hutan Halamhera dan beberapa pulau lainnya di Maluku Utara menyimpan potensi besar […]

  • Kolaborasi Dorong Perdes Pesisir dan Laut Kayoa

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2020
    • account_circle
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Pakativa- KPMK- Foshal- Pemdes Guruapin Kerja  Bareng   Perlindungan komprehensif untuk hutan mangrove dan pesisir laut sedang digagas bersama lembaga dan pemerintah desa Guruapin Kayoa Halmahera Selatan. Adalah Perkumpulan Pakativa, sebuah lembaga non pemerintah yang bergerak mengkampanyekan budaya, litrerasi dan ekologi bersama Komunitas Pencinta Mangrove Khatulistwa (KPMK) serta Forum Studi Halmahera (Foshal)   mendorong pembuatan Peraturan […]

  • “Oji” Si Yakis Bacan akan Dikembalikan ke Alam Liar

    • calendar_month Rab, 10 Mar 2021
    • account_circle
    • visibility 985
    • 0Komentar

    Seekor monyet atau “yakis Bacan” berjenis kelamin laki-laki yang dipelihara oleh salah satu warga Guraping Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan, akhirnya diamankan pihak petugas Taman Nasional Ake Tajawe Lolobata. Yakis Bacan ini   selanjutnya diserahkan ke Balai Konservasi Sumber daya Alam (BKSDA) untuk dirawat sebelum dilepas ke alam liar. Pengambilan  satwa dilindungi ini dilakukan petugas dari […]

expand_less