Breaking News
light_mode
Beranda » Serba-serbi » Saatnya Pariwisata Go Digital

Saatnya Pariwisata Go Digital

  • account_circle
  • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
  • visibility 500

Cry Jailolo Ramaikan Ultah GenPI dan Pasar Teluk  

Pada 25 November 2020 lalu,  Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Halmahera Barat dan Pasar Teluk, genap berusia dua tahun.  Dalam perayaan ulang tahun kedua itu banyak atraksi ditampilkan. Salah satunya seni tari Cry Jailolo  yang sudah go internasional itu. Rilis yang dikirimkan GenPi kepada kabarpulau.co.id/ menyebutkan, dengan tagline  Pariwisata Go Digital, HUT GenPi  Halbar dan Pasar Teluk  kali ini diramaikan dengan  gelaran event   photo competition, e-sport competition, sharing session foto dan videographer. Ada juga perform dari komunitas seni serta sanggar tari tradisional  di Kabupaten Halmahera Barat.

Plt Bupati Rizal Ismail dan Kepala Dinas Pariwisata Halbar Feni Kiat usai pemotongan tumpeng peringatan HUT GenPi dan Pasar Teluk/ foto opan

 Ketua Genpi Halbar, M. Rahmat Abd Karim  bilang perayaan ini dikemas dalam tajuk Komunitas Pariwisata Go Digital. Spiritnya sebagai upaya pelestarian pariwisata dan warisan budaya serta kuliner tradisional. “Hal ini sebagai wadah promosi pelaku komunitas kreatif, seni, dan budaya di Halmahera Barat,” ujarnya.

penampilan seni tarian cry Jailolo

Tidak itu saja momentum ini sekaligus mendorong tumbuhnya industri kreatif  sebagai sarana informasi dan edukasi pariwisata dan budaya bagi masyarakat Halbar.

Di acara itu juga Pjs. Bupati Halmahera Barat, M. Risal Ismail dan unsur Forkopimda turut  hadir.   Risal dalam sambutanya mengharapkan  GenPi Maluku Utara dan Genpi Halbar   terus berkreasi membuat berbagai  event.  “Tidak  hanya mempromosikan. Event seperti ini menjadi benih  yang baik  baik Halmahera Barat ke depan ,” kata Risal.  

Saat memberi sambutan ulang tahun, Risal juga  meminta  GenPi tidak  berhenti di event ulang tahun saja, tapi  harus  jadi lokomotif menarik unsur lain di Halmahera Barat untuk berkolaborasi. Dia berharap  Dinas Pariwisata Halmahera Barat  memfasilitasi kegiatan masyarakat dan komunitas  dalam  menyelenggarakan event wisata seperti ini. Tujuannya mimpi  pemerintah daerah   menjadikan  pariwisata  sebagai leading sector mengembangkan ekonomi masyarakat jadi penggerak pembangunan.  

Penampilan seni tari komunitas lokal Halmahera Barat/ foto opan jacky

 Kepala Dinas Pariwisata Halmahera Barat Fenny  turut memberi apreseasi kepada GenPi yang telah menggelar acara ini. “Saya apresiasi kerja keras dan semangat  Genpi Halmahera Barat. Di masa  Covid-19  dengan keterbatasan, tidak menyurutkan niat dan semangat  menggelar  HUT kedua  Genpi Halbar dan pasar teluk,”. kata Fenny Kiat. Perayaan ini ditutup dengan  pertunjukan seni kontemporer asli Halmahera Barat yang  go internasional,   “Ekos dance company Cry Jailolo”. Cry Jailolo. Karya seni dari Eko Supriyanto   ini telah dipentaskan di beberapa negara  Asia dan  Eropa. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Muda Pulau Bacan Dorong Literasi, Konservasi dan Ekonomi

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Bentuk Komunitas, Kampanye Lindungi  Satwa, Buat Perdes dan  Kelompok Tani Suasana di kawasan zero point pusat Kota Labuha Halmahera Selatan terlihat sibuk. Jumat (11/7/2025) siang  itu  sejumlah anak muda tengah menyiapkan acara pendukung kegiatan Merayakan Hari Keragaman Burung Indonesia  (MKBI) yang dilaksanakan  LSM Burung Indonesia.  Kegiatan ini  adalah bagian dari Festival Konservasi Satwa  Liar Maluku […]

  • Daya Dukung Halmahera Tengah Terlampaui,  Tambang Perlu Dibatasi

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2024
    • account_circle
    • visibility 877
    • 0Komentar

    Komunitas Fakawele: Warga Sagea Butuh Sungai dan Laut  Bersih Bukan Nikel Akhir Juli 2024, Kabupaten Halmahera Tengah mengalami banjir terparah dalam beberapa tahun terakhir. Kejadian ini  menyebabkan kerugian besar bagi warga karena akses jalan terputus, rumah terendam air, 1.726 orang mengungsi, dan menghilangkan satu nyawa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara mencatat tujuh […]

  • Kelompok Tani Hutan di Tidore Kembangkan Minyak Kelapa

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 607
    • 0Komentar

    Tulisan Kiriman  Andy Taufik Marasabessy Dishut Malut Sumberdaya kelapa yang melimpah di bumi Maluku Utara menjadi berkah. Selain dibuat kopra juga diolah menjadi minyak kelapa kampong. Seperti yang dilakukan Kelompok Tani Hutan (KTH)   Balibunga Lestari Kelurahan Rum  Kota Tidore. Mereka mengolah buah kelapa menjadi minyak. Dari hasil olahannya   dijual ke pasar serta dikonsumsi. Untuk pengembangan […]

  • Cerita Kehancuran Pulau  di Halmahera dan Sulawesi Hadir Dalam Diskusi COP di  Brazil

    Cerita Kehancuran Pulau  di Halmahera dan Sulawesi Hadir Dalam Diskusi COP di  Brazil

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 801
    • 0Komentar

    Nikel jadi Sumber Kehancuran Ruang Masayarakat Adat  Di tengah  gegap gempita janji-janji iklim yang digaungkan para pemimpin dunia dalam ruang-ruang negosiasi COP30 di Belém, Brazil, nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global. Dalam diskusi side event COP30 Centering Justice and Responsible Critical Minerals Governance di Ford Foundation Pavilion, suara-suara masyarakat […]

  • Kuso Endemik Ternate, Terus Diburu untuk Dikonsumsi

    • calendar_month Sen, 5 Feb 2024
    • account_circle
    • visibility 1.034
    • 2Komentar

    Perburuan kuso mata biru yang juga salah satu hewan endemic pulau Ternate,  benar- benar massive. Akibatnya  hewan bermata unik ini semakin sulit ditemukan. Pengakuan sejumlah warga di Pulau Ternate yang bertempat tinggal di kawasan barat  pulau, menjelaskan bahwa kuso  ini sudah jarang terlihat sekarang. Jaib Sadek warga Sulamadaha Kota Ternate mengaku, dulu  hamper setiap saat […]

  • Tohoko Burung Pitta Endemik Malut

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
    • account_circle
    • visibility 1.081
    • 0Komentar

    Di rerimbunan hutan Pulau Ternate, bersembunyi kekayaan keanekaragaman hayati burung. Melalui Pengamatan Kenakeragaman  Jenis  Burung  di  Beberapa  Objek   Wisata   di Kota  Ternate  dalam Upaya  Mengetahui dan Konservasi Habitat Burung Endemik  oleh Zulkifli Ahmad  dan kawan-kawan dari Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Khairun Ternate pada 2017,menemukan ada 21 jenis burung di pulau Ternate. Burung burung […]

expand_less