Breaking News
light_mode
Beranda » Serba-serbi » Saatnya Pariwisata Go Digital

Saatnya Pariwisata Go Digital

  • account_circle
  • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
  • visibility 223

Cry Jailolo Ramaikan Ultah GenPI dan Pasar Teluk  

Pada 25 November 2020 lalu,  Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Halmahera Barat dan Pasar Teluk, genap berusia dua tahun.  Dalam perayaan ulang tahun kedua itu banyak atraksi ditampilkan. Salah satunya seni tari Cry Jailolo  yang sudah go internasional itu. Rilis yang dikirimkan GenPi kepada kabarpulau.co.id/ menyebutkan, dengan tagline  Pariwisata Go Digital, HUT GenPi  Halbar dan Pasar Teluk  kali ini diramaikan dengan  gelaran event   photo competition, e-sport competition, sharing session foto dan videographer. Ada juga perform dari komunitas seni serta sanggar tari tradisional  di Kabupaten Halmahera Barat.

Plt Bupati Rizal Ismail dan Kepala Dinas Pariwisata Halbar Feni Kiat usai pemotongan tumpeng peringatan HUT GenPi dan Pasar Teluk/ foto opan

 Ketua Genpi Halbar, M. Rahmat Abd Karim  bilang perayaan ini dikemas dalam tajuk Komunitas Pariwisata Go Digital. Spiritnya sebagai upaya pelestarian pariwisata dan warisan budaya serta kuliner tradisional. “Hal ini sebagai wadah promosi pelaku komunitas kreatif, seni, dan budaya di Halmahera Barat,” ujarnya.

penampilan seni tarian cry Jailolo

Tidak itu saja momentum ini sekaligus mendorong tumbuhnya industri kreatif  sebagai sarana informasi dan edukasi pariwisata dan budaya bagi masyarakat Halbar.

Di acara itu juga Pjs. Bupati Halmahera Barat, M. Risal Ismail dan unsur Forkopimda turut  hadir.   Risal dalam sambutanya mengharapkan  GenPi Maluku Utara dan Genpi Halbar   terus berkreasi membuat berbagai  event.  “Tidak  hanya mempromosikan. Event seperti ini menjadi benih  yang baik  baik Halmahera Barat ke depan ,” kata Risal.  

Saat memberi sambutan ulang tahun, Risal juga  meminta  GenPi tidak  berhenti di event ulang tahun saja, tapi  harus  jadi lokomotif menarik unsur lain di Halmahera Barat untuk berkolaborasi. Dia berharap  Dinas Pariwisata Halmahera Barat  memfasilitasi kegiatan masyarakat dan komunitas  dalam  menyelenggarakan event wisata seperti ini. Tujuannya mimpi  pemerintah daerah   menjadikan  pariwisata  sebagai leading sector mengembangkan ekonomi masyarakat jadi penggerak pembangunan.  

Penampilan seni tari komunitas lokal Halmahera Barat/ foto opan jacky

 Kepala Dinas Pariwisata Halmahera Barat Fenny  turut memberi apreseasi kepada GenPi yang telah menggelar acara ini. “Saya apresiasi kerja keras dan semangat  Genpi Halmahera Barat. Di masa  Covid-19  dengan keterbatasan, tidak menyurutkan niat dan semangat  menggelar  HUT kedua  Genpi Halbar dan pasar teluk,”. kata Fenny Kiat. Perayaan ini ditutup dengan  pertunjukan seni kontemporer asli Halmahera Barat yang  go internasional,   “Ekos dance company Cry Jailolo”. Cry Jailolo. Karya seni dari Eko Supriyanto   ini telah dipentaskan di beberapa negara  Asia dan  Eropa. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Negara Dibutuhkan Hadir di Tengah Warga Pesisir

    • calendar_month Sab, 21 Apr 2018
    • account_circle
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Masyarakat pesisir yang mendiami seluruh pulau di Indonesia termasuk Maluku Utara, sangat membutuhkan perlindungan dari Negara. Tujuannya untuk menghalau berbagai ancaman yang datang silih berganti kepada masyarakat. Ancaman tersebut, bisa berupa kriminal, kesejahteraan, sosial, dan lainnya. Yang paling mendasar, masyarakat pesisir saat ini banyak yang terancam akan kehilangan ruang penghidupannya di laut. Fakta itu menurut […]

  • Kayu Besi di Hutan Halmahera yang Terancam  

    • calendar_month Sen, 7 Nov 2022
    • account_circle
    • visibility 670
    • 0Komentar

    Merbau atau ipil adalah nama sejenis pohon penghasil kayu keras berkualitas tinggi anggota suku Fabaceae (Leguminosae). Karena kekerasannya, di wilayah Maluku, Maluku Utara  dan Papua barat  juga dinamai  kayu besi. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menerbitkan peraturan yang dikhawatirkan mengancam keanekaragaman hayati dan ekologi hutan. Melalui Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 106 tahun 2018 […]

  • Presiden Resmi Cabut 11 Izin Kehutanan di Malut

    • calendar_month Jum, 7 Jan 2022
    • account_circle
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Presiden Joko Widodo mencabut izin-izin pertambangan, kehutanan, dan penggunaan lahan negara yang dinilai bermasalah. Langkah ini diambil untuk memperbaiki tata kelola sumber daya alam agar ada pemerataan, transparan dan adil, untuk mengoreksi ketimpangan, ketidakadilan, dan kerusakan alam. Hal ini disampaikan Presiden dalam keterangan pers secara di Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat Kamis (6/1/2022) siang. “Izin-izin yang […]

  • Ini Hasil Kajian Climate Right Internasional

    • calendar_month Kam, 18 Jan 2024
    • account_circle
    • visibility 406
    • 1Komentar

    Proyek Nikel Raksasa di Halmahera Rusak  Lingkungan, Iklim dan  Pelanggaran HAM Hasil kajian yang dikeluarkan Climate Right Internasional di Jakarta pada Kamis 17 Januari 2024  menyebutkan  industri nikel raksasa bernilai milyaran dollar di Maluku Utara dan pertambangan nikel di sekitarnya telah melanggar hak asasi penduduk lokal, termasuk Masyarakat Adat, menyebabkan deforestasi yang signifikan, pencemaran udara […]

  • Ada Apa, Kecelakaan Nelayan Selalu Berulang?  

    • calendar_month Ming, 4 Jun 2023
    • account_circle
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sebulan Tiga Orang  Jatuh dan Tewas  di Laut Tingkat kecelakaan nelayan makin mengkhawatirkan. Para nelayan  dengan perahu  kecil saat mencari ikan berulangkali  alami kecelakaan.  Terbaru  nelayan  Morotai yang keluar melaut selama tiga hari belum kunjung pulang. Laporan  yang diterima pihak Basarnas  nelayan bernama Kasmin Bangunan (45) asal Desa Tanjung Saleh Kabupaten  Pulau Morotai, Maluku Utara […]

  • Kiprah Jamal Adam Jaga dan Rawat Paruh Bengkok    

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2024
    • account_circle
    • visibility 357
    • 2Komentar

    Sabtu (17/12/2023) siang sekira pukul 12.30 WIT itu terasa menyengat.  Suasana Suaka Paruh Bengkok (SPB) di kawasan Taman Nasional Ake Tajawe Lolobata (TNAL) Desa Koli Oba Kota Tidore Kepulauan Maluku Utara itu juga, terlihat hanya ada 3 pengunjung. Mereka adalah karyawan sebuah perusahaan tambang yang datang selain berwisata juga menyerahkan seekor kakatua jambul kuning (cacatua […]

expand_less