Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Ternate Kaya Keanekaragaman Hayati Laut

Ternate Kaya Keanekaragaman Hayati Laut

  • account_circle
  • calendar_month Ming, 28 Jan 2024
  • visibility 787

Dari Terumbu Karang hingga Fauna Kharismatik  

Laut Pulau Ternate memiliki kaneakaragaman hayati yang luar biasa. Tidak hanya  jenis terumbu karang dan ikan kecil, tetapi juga satwa laut kharismatik. Di kawasan laut ini juga ada  hewan laut endemic seperti  hiu berjalan.

Di beberapa lokasi di laut pulau Ternate ditemukan beberapa jenis satwa kharismatik laut seperti hiu paus. Ada juga  oceanic manta, dugong, lumba-lumba  dan hiu. 

Di kawasan laut Taman Nukila di pusat kota Ternate misalnya, banyak ditemukan hiu berjalan atau walking shark. Hewan nocturnal yang biasa ke luar mencari makan di malam hari ini, terbilang  banyak karena bisa ditemukan di laut ini  siang hari. Tidak itu saja ukurannya juga terbilang besar.

Sementara di laut kawasan wisata Kasetela sering kali ditemukan dugong bermain oleh para penyelam. Beberapa diver berulangkali menemukan dugong melintasi dan makan di kawasan laut tersebut.     

Begitu juga di kawasan wisata Jikomalamo Ternate yang berada di bagian barat Pulau Ternate,  seringkali ditemukan hiu paus, oceanic manta, lumba lumba dan penyu.   

Hiu-paus-saat-bermain-di-kawasan-laut-jikomalamo beberpa waktu lalu, foto Sahmar

Untuk hewan- hewan kharismatik, pada 2020 lalu di kawasan laut Jiko Malamo karena muncul udang kril   yang merupakan jenis crustacea, ikut menarik pula  3 ekor hiu paus makan dan bermain di kawasan laut tersebut. Bahkan beberapa penyelam yang sempat melakukan aktivitas diving di kawasan tersebut bermain- main dengan hewan laut ini dan diabadikan melalui foto dan video. Tidak itu saja ikut juga ditemukan oceanic manta  yang makan  kril dan bermain di kawasan laut Jikomalamo.  

Sahmar Ishak salah satu diver yang menyaksikan langsung hiu paus dan oceanic manta di kawasan laut Jikomalamo bercerita,  di laut Ternate ini  selain banyak jenis ikan karang  juga hewan hewan laut  kharismatik, seringkali muncul.  Satwa dilindungi ini cari makan di  laut ini.  “Karena di sini tempat  mencari makanya tentu dia juga memiliki tempat bermain  yang tidak akan berpindah pindah.  Hewan hewan ini  paling jauh bermain kurang lebih 2 mil dari kawasan ini.  Jadi   hiu paus ini bermain di tengah bukan di daerah teluknya. Begitu juga untuk  oceanic manta sebagai fauna penjelajah mungkin saja ada di situ karena mencari makan setelah itu pergi.  Bahkan di kawasan ini juga seringkali ditemukan lumba lumba yang lewat dan bermain.

Dugong yang ditemukan di laut pantai-Kastela foto Iki Tamanyira Dodoku Dive Centre

“Karena kaya keanekaragamanhayati laut  maka perlu ada perlindungan kawasan lautnya. Saat ini kawasan laut Ternate tidak masuk  kawasan konservasi perairan (KKP). Hal ini akan sangat rawan,” katanya.

Karena itu dia mengimbau Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara yang memiliki kewenangan  hingga 12 mil laut maka perlu segera memikirkan dan   memasukan kawasan laut Ternate sebagai kawasan konservasi.

Dia bilang, contoh saja di kawasan laut Taman Nukila  saat ini banyak hiu berjalan, tetapi tidak masuk kawasan konservasi sehingga terancam oleh mereka yang menangkap ikan, maupun aktivitas lainnya. Contoh lain katanya di kawasan laut Pulau  Hiri juga terdapat tempat bermain ikan duyung yang perlu dilindungi. Karena itu tidak ada alasan tidak memasukan kawasan laut Ternate dan sekitarnya sebagai kawasan konservasi perairan (KKP). “Kita berharap soal ini bisa direspon oleh DKP Provinsi dan instansi terkait lainnya agar laut dan keanekaragaman hayatinya bisa terlindungi,” katanya.  

Pelepasan-anak-penyu-di-pantai-Tobololo Ternate, foto Antara Andre

Selain berbagai jenis ikan dan hewan kharismatik, kekayaan laut lainnya adalah  terumbu karang. Menurut Pusat Penelitian Oseanografi LIPI melalui risetnya pada tahun 2012 di Perairan Ternate, Tidore dan sekitarnya memiliki kekayaan hayati laut yang tinggi dan dapat dipastikan bahwa perairan ini merupakan bagian dari pusat  kekayaan keanekaragaman laut dunia.

walking shark yang ditemukan di laut Ternate, foto Adit Nasijaha dive center

Berdasarkan data Pusat Oseanografi LIPI  terumbu karang di perairan Ternate, Tidore dan sekitarnya memiliki keanekaragaman karang relatif tinggi. Setidaknya berhasil dijumpai 144 jenis, yang termasuk dalam 44 marga dan 17 suku. (*)  

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Pulau Obi Rawan Tangkap dan Jual Paruh Bengkok

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2024
    • account_circle
    • visibility 771
    • 1Komentar

    Penangkapan dan penjualan satwa liar dilindungi di Maluku Utara untuk jenis burung,  masih saja berlangsung. Tahun 2023 burung paruh bengkok yang diamankan BKSDA ditambah penyerahan suka rela sebanyak 35 ekor. Burung-burung tersebut telah dilepasliarkan pada November 2023 di Pulau Obi. Sebelumnya pada 21 Oktober 2023 Kantor Karantina Tumbuhan dan Hewan Wilayah Kerja Sanana mengamankan 26 ekor […]

  •  “Nagari Beta Yang Gulana”

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
    • account_circle
    • visibility 640
    • 1Komentar

    mendung terus sepanjang hari.. mentari seakan enggan beranjak, tegar bersembunyi dibalik awan.. seiring hujan kian merintik bagai menandai duka anak bangsa yang terlilit nasib diantara antrian nan panjang untuk sebutir nasi demi sesuap dan.. disudut sana di kotaraja prawira nagara ketawa ketiwi berdecak kagum berbagi bintang dipundak, dalam jejak penuh tetesan darah.. darah anak negeri […]

  • Ini Cara Ibu- ibu Halmahera Selatan Belajar Ilmu Bertani

    • calendar_month Sen, 1 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 590
    • 1Komentar

    Ibu-ibu desa Samat Gane Barat buat pupuk organik cair yang bahanya dari alam untuk kebutuhsn sendiri

  • Kanari Makeang Sasar Pasar Eropa

    • calendar_month Rab, 16 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 710
    • 0Komentar

    Ibu inu di ksmpung Samsuma Makeang Pulau sedang memecah tempurung kenari untuk diambil kacang kenari, foto M Ichi

  • BMKG: Waspadai Angin Kencang dan Gelombang

    • calendar_month Rab, 24 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 599
    • 2Komentar

    ilustrasi: kondisi gelombang besar yang menghantam pantai sulamadaha.foto wawan ilyas

  • Kemandirian Desa Jangan jadi Nyanyian

    • calendar_month Sen, 23 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Catatan dari Sekolah Transformasi Sosial  (STS) di Desa Samo Halmahera Selatan Desa harus benar– benar mandiri. Mampu menghidupi warganya. Baik pangan  maupun energi. Desa juga harus menjadi basis berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah. Bahwa kemandirian desa bukan sebuah nyanyian atau slogan. Bukan  nyanyi kepiluan untuk orang kampong. Dia adalah pengejawantahan kerja kerja riil yang  dilakukan […]

expand_less