Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » BMKG: Waspadai Angin Kencang dan Gelombang

BMKG: Waspadai Angin Kencang dan Gelombang

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 24 Feb 2021
  • visibility 225

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui stasiun meteorologi (Stamet) Ternate terus mengingatkan warga yang akan bepergian antarpulau  agar tetap mewaspadai kondisi cuaca yang berubah-ubah saat ini. Ini terutama  kondisi angin kencang  dan gelombang tinggi yang diprediksi mengantam beberapa wilayah di Maluku Utara.

Rilis resmi yang dikirimkan BMKG Stamet Ternate kepada kabarpulau.co.id/ menyebutkan, untuk kecepatan angin kencang hingga lebih dari 15 knot per jam.  

“Ini  peringatan dini  perlu diwaspadai adanya  angin kencang   hingga lebih dari 15 knot per jam.”jelas   Kepala Stasiun Meteorologi (Stamet) Ternate Joko Soemardiyono dalam rilisnya.

Melalui rilis itu dijelaskan bahwa, prakiraan cuaca di wilayah Maluku Utara, Rabu, (24/2/21) ini, pada pagi hingga siang umumnya terjadi hujan ringan dengan potensi hujan sedang hingga  lebat di wilayah Morotai, Maba,Jailolo,Ternate,Tidore,Sanana dan Taliabu

Sementara  siang hingga  sore hari, umumnya hujan ringan dengan potensi hujan sedang di wilayah Morotai, Maba, Tobelo, Weda, Bacan, Ternate,Tidore, Sofifi, Sanana dan Taliabu.  “ Saat ini   Suhu Udara : 27 ⁰C – 31 ⁰C dengan  Kelembaban udara : 65 – 85 %,” kata   Joko Sumardiono.  Sementara katanya untuk kondisi angin   yakni angin   barat laut – Timur laut ; 05 – 40 km/jam

Sementara  untuk   gelombang   laut perlu diwaspadai  potensi  gelombang tinggi  yang masih cukup signifikan  2.0  meter   terjadi di  perairan  Samudera  Pasifik  Utara   Halmahera, perairan  Morotai , perairan  barat Halmahera   dan perairan  Sula. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank dan Investor Besar Ikut Dorong Deforestasi Hutan Tropis

    • calendar_month Sab, 12 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Setidaknya ada 50 bank dan investor terbesar di dunia ikut mendorong terjadinya deforestasi, melalui investasi besar dan kebijakan yang lemah pada komoditas..  Menurut penelitian   Forests & Finance –– sebuah koalisi riset yang terdiri dari organisasi masyarakat sipil Amerika Serikat, Indonesia, Belanda, Brazil dan Malaysia menemukan bahwa bank bank dan para investor besar memiliki andil besar […]

  • Pulau- pulau di Malut Kaya Sumberdaya Hayati

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 284
    • 1Komentar

    LIPI Temukan Empat Spesies Baru Kumbang Hutan dan alam pulau-pulau di Maluku Utara benar benar kaya sumberdaya hayati. Terbaru sesuia hasil publikasi yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)  ada  temuan  empat speies baru jenis kumbang. Atas  temuan ini semakin mengukuhkan bahwa hutan dan alam  di Maluku Utara kaya dan menjadi laboratorium   riset untuk pengembangan  […]

  • Nikmati Tiga Mata Air di Hutan Mangrove Gamtala

    • calendar_month Jum, 4 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 324
    • 1Komentar

    Para pengunjung menikmati kawasan wisata hutan mangrove Gamtala

  • Fragmentasi Habitat, Burung di Pulau Ternate Terancam

    • calendar_month Ming, 13 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 354
    • 2Komentar

    Burung Srigunting lencana

  • Tangkap Tuna Makin Jauh, Ukurannya juga Makin Kecil

    • calendar_month Sab, 20 Nov 2021
    • account_circle
    • visibility 230
    • 1Komentar

    Ikan Tuna yang ditangkap nelayan Ternate saat diturunkan di tempat pendaratan ikan dufa dufa foto M Ichi

  • Di Pulau Obi Rawan Tangkap dan Jual Paruh Bengkok

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2024
    • account_circle
    • visibility 360
    • 1Komentar

    Penangkapan dan penjualan satwa liar dilindungi di Maluku Utara untuk jenis burung,  masih saja berlangsung. Tahun 2023 burung paruh bengkok yang diamankan BKSDA ditambah penyerahan suka rela sebanyak 35 ekor. Burung-burung tersebut telah dilepasliarkan pada November 2023 di Pulau Obi. Sebelumnya pada 21 Oktober 2023 Kantor Karantina Tumbuhan dan Hewan Wilayah Kerja Sanana mengamankan 26 ekor […]

expand_less