Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » BMKG: Waspadai Angin Kencang dan Gelombang

BMKG: Waspadai Angin Kencang dan Gelombang

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 24 Feb 2021
  • visibility 598

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui stasiun meteorologi (Stamet) Ternate terus mengingatkan warga yang akan bepergian antarpulau  agar tetap mewaspadai kondisi cuaca yang berubah-ubah saat ini. Ini terutama  kondisi angin kencang  dan gelombang tinggi yang diprediksi mengantam beberapa wilayah di Maluku Utara.

Rilis resmi yang dikirimkan BMKG Stamet Ternate kepada kabarpulau.co.id/ menyebutkan, untuk kecepatan angin kencang hingga lebih dari 15 knot per jam.  

“Ini  peringatan dini  perlu diwaspadai adanya  angin kencang   hingga lebih dari 15 knot per jam.”jelas   Kepala Stasiun Meteorologi (Stamet) Ternate Joko Soemardiyono dalam rilisnya.

Melalui rilis itu dijelaskan bahwa, prakiraan cuaca di wilayah Maluku Utara, Rabu, (24/2/21) ini, pada pagi hingga siang umumnya terjadi hujan ringan dengan potensi hujan sedang hingga  lebat di wilayah Morotai, Maba,Jailolo,Ternate,Tidore,Sanana dan Taliabu

Sementara  siang hingga  sore hari, umumnya hujan ringan dengan potensi hujan sedang di wilayah Morotai, Maba, Tobelo, Weda, Bacan, Ternate,Tidore, Sofifi, Sanana dan Taliabu.  “ Saat ini   Suhu Udara : 27 ⁰C – 31 ⁰C dengan  Kelembaban udara : 65 – 85 %,” kata   Joko Sumardiono.  Sementara katanya untuk kondisi angin   yakni angin   barat laut – Timur laut ; 05 – 40 km/jam

Sementara  untuk   gelombang   laut perlu diwaspadai  potensi  gelombang tinggi  yang masih cukup signifikan  2.0  meter   terjadi di  perairan  Samudera  Pasifik  Utara   Halmahera, perairan  Morotai , perairan  barat Halmahera   dan perairan  Sula. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Titik Nol Jalur Rempah adalah Soal Geopolitik (3)

    • calendar_month Jum, 28 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 649
    • 1Komentar

    Untuk menentukan Titik Nol Rempah, bukan lagi sekedar soal romantisme sejarah masa lalu, namun ia adalah soal identitas, nasionalisme, dan soal geopolitik global, untuk menentukan pada titik manakah Indonesia harus memainkan peranannya dalam percaturan global dewasa ini. Jika menoleh apa yang dilakukan China sepeninggalnya Mao Tze Tung, Deng Xiao Ping telah berani mengangkat identitas masa […]

  • Pulau Moor di Halmahera Tengah  Mau Dierjualbelikan?

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle
    • visibility 1.568
    • 0Komentar

    Yusuf Haruna:   Langgar Konstitusi dan Hak-hak Warga Lokal Pulau Moor  yang terletak di Wilayah Kecamatan Patani Kabupaten  Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, merupakan pulau kecil seluas sekitar 3 km² yang saat ini dihuni sebagian petani kelapa, nelayan dan dimanfaatkan oleh masyarakat   tujuh desa Patani  dan  sekitarnya. Rencana penjualan pulau Mour  kepada pihak swasta, yaitu pengusaha […]

  • Gane Dihantam Abrasi Parah dan Kesulitan Air Bersih

    • calendar_month Sab, 4 Jun 2022
    • account_circle
    • visibility 703
    • 0Komentar

    Tanggul penahan ombak di desa Gane Dalam yang kini telah patah dan tenggelam dihantam gempa. Saat ini belum juga diperbaiki dan warga dalam keadaan terancam foto M Ichi

  • Harus Ada Kolaborasi Media Dorong Isu Lingkungan

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2023
    • account_circle
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Masalah lingkungan sudah tak mungkin “tidak” menjadi isu utama. Krisis iklim misalnya yang terjadi sudah sangat berdampak pada kehidupan banyak orang. Karena kondisi ini bukan zamannya lagi media bekerja sendiri-sendiri tetapi harus berkolaborasi mendorong isu penting ini. Wakil Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)  Upi Asmaradana saat membuka pelatihan “Green Growth Journalism” di Makassar […]

  • Kolaborasi Dorong Perdes Pesisir dan Laut Kayoa

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2020
    • account_circle
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Pakativa- KPMK- Foshal- Pemdes Guruapin Kerja  Bareng   Perlindungan komprehensif untuk hutan mangrove dan pesisir laut sedang digagas bersama lembaga dan pemerintah desa Guruapin Kayoa Halmahera Selatan. Adalah Perkumpulan Pakativa, sebuah lembaga non pemerintah yang bergerak mengkampanyekan budaya, litrerasi dan ekologi bersama Komunitas Pencinta Mangrove Khatulistwa (KPMK) serta Forum Studi Halmahera (Foshal)   mendorong pembuatan Peraturan […]

  • Malut Tak Masuk Agenda Sepekan MKP Serap Aspirasi dari Timur

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2020
    • account_circle
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Maluku Utara memiliki berbagai program pembangunan di bidang perikanan. Salah satunya adalah Lumbung Ikan Nasional (LIN) yang digembar gemborkan beberapa tahun lalu. Kini program yang digadang-gadang menjadi mercusuar bidang perikanan itu seperti hilang ditelan bumi. Program yang sempat menghadirkan diskursus berbagai kalangan di Malut itu,  sudah tak terdengar lagi. Padahal  terbilang sudah banyak […]

expand_less