Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kampung » “Oji” Si Yakis Bacan akan Dikembalikan ke Alam Liar

“Oji” Si Yakis Bacan akan Dikembalikan ke Alam Liar

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 10 Mar 2021
  • visibility 778

Seekor monyet atau “yakis Bacan” berjenis kelamin laki-laki yang dipelihara oleh salah satu warga Guraping Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan, akhirnya diamankan pihak petugas Taman Nasional Ake Tajawe Lolobata. Yakis Bacan ini   selanjutnya diserahkan ke Balai Konservasi Sumber daya Alam (BKSDA) untuk dirawat sebelum dilepas ke alam liar.

Pengambilan  satwa dilindungi ini dilakukan petugas dari TNAL Resort Kabi kabi dipimpin oleh  Yusra Abdul Kadir bersama petugas polisi kehutanan, Saat dijemput diserahkan secara sukarela oleh pemiliknya kepada petugas.   

Monyet  atau yakis Bacan jenis macaca ini diberi nama  Oji oleh pemiliknya. Yakis ini didapat dari  salah satu   desa di Gane Barat Halmahera Selatan.  

“Yaki ini berasal dari Saketa Gane Barat Halmahera Selatan. Dibeli  oleh warga Guraping itu karena dijual pemiliknya di Saketa yang saat itu butuh uang. Warga Guraping tersebut membelinya karena rasa iba ke penjual,” jelas Akhmad David salah petugas yang turut serta dalam penejemputan yakis tersebut.

Dia bilang,  monyet ini baru dibeli sepekan lalu dan dirawat di rumah.   Akhmad juga bilang alasan diserahkan dengan sukarela yakis ini, salah satunya adalah agar bisa  segera dikembalikan ke alamnya. Termasuk  agar tidak membahayakan  putri mereka yang masih kecil.

Petugas Taman Nasional saat menjemput yakis yang dipelihara oleh waga

“Yakis tersebut berkelamin jantan dan diberi nama Oji oleh pemilik yang baru. Sayang mereka tak tahu pasti ,  umurnya ,” jelas Akhmad lagi.

Kepala  Resort Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA)  Ternate Abas Hurasan dikonfirmasi soal pengamanan jenis satwa dilindungi ini mengaku segera mengambil dan mengecek kondisi hewan ini. Jika sudah diperiksa dan kondisinya baik akan dirawat lagi selanjutnya akan dilepas Kembali ke habitatnya.

“Kita akan lakukan pemeriksaan dan perawatan monyet tersebut. Jika sudah ok kondisinya selanjutnya kita  kembalikan ke habitat aslinya,” jelas Abas.(*)  

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengelolaan Kawasan Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut Harus Efektif

    • calendar_month Sel, 19 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 710
    • 0Komentar

    Hasil ikan melimpah dari laut kita

  • Di Musyawarah IKAPERIK, Bahas Perikanan Malut dan Tantangan Era 4.0

    • calendar_month Ming, 24 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Farid Terpilih Secara Aklamasi Ikatan Alumni Perikanan dan Kelautan (IKAPERIK) Universitas Khairun Ternate menggelar musyawarah memilih pengurus baru untuk masa jabatan 4 tahun ke depan Sabtu (22/1) kemarin.  Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gamalama Hotel Sahid  itu, turut diisi dengan seminar bertema   “Perikanan Maluku Utara dan Tantangan Industri era 4.0” Beberapa pemateri penting turut hadir yakni […]

  • Bangun IPAH di Pulau Kecil dan Terluar

    • calendar_month Rab, 30 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 623
    • 0Komentar

    Besa Ma Cahaya Bangun 6 Unit di Kecamatan Batang Dua Kota Ternate Besa Macahaya dalam bahasa Ternate berarti cahaya hujan  adalah  komunitas  yang bergerak dalam gerakan panen air hujan. Gerakan ini dinamai Sedekah Air Hujan. Melalui donasi dari berbagai pihak lembaga ini sudah membantu warga di beberapa pulau di Maluku Utara.   Sampai saat ini, Besa […]

  • Mangrove Mangga Dua Ternate Nasibmu Kini

    • calendar_month Sen, 15 Nov 2021
    • account_circle
    • visibility 615
    • 0Komentar

    Kondisi terakhir mangrove di Mangga Dua yang digusur dan direklamasi untuk kepentingan bisnis

  • Buku Adalah Subversif ?

    Buku Adalah Subversif ?

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Penulis: Syaiful Bahri Ruray Putra Wayabula A room without books is like body without soul (Cicero). Ditengah hiruk pikuk pandemik yang belum juga selesai, tiba-tiba saja jagad maya kita dikagetkan dengan tarik menarik soal buku. Dan itu berawal ketika ada postingan Anis Baswedan yang berkain sarung, sedang membaca How Democracies Die, buku karya Steven Levitsky […]

  • Tegas! Pulau Tak Boleh Diperjualbelikan

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Maraknya  iklan dan pemberitaan penjualan pulau-pulau di Indonesia, membuat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengeluarkan larangan tegas  adanya penjualan pulau. KKP memastikan tidak ada regulasi yang mengatur penjualan pulau maupun pulau kecil di Indonesia.  Di Maluku Utara beberapa waktu lalu sempat heboh adanya  isu penjualan gugusan kepualaun Widi Halmahera Selatan yang sempat ditawarkan melalui situs […]

expand_less