Breaking News
light_mode
Beranda » Lingkungan Hidup » Jaga Pantai dan Laut Ternate dengan Mangrove

Jaga Pantai dan Laut Ternate dengan Mangrove

  • account_circle
  • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
  • visibility 749

Sebagai bentuk kepedulian terhadap penyelamatan lingkungan dan keanekaragaman hayati di sekitar kawasan perusahaan,  PT Pertamina Patraniaga Fuel Terminal Ternate Maluku Utara melaksanakan  kegiatan  penanaman mangrove  di pantai  kelurahan  Jambula Kecamatan Pulau Ternate, pada Minggu (19/2/2023).   Penanaman mangrove  ini ikut menggandeng warga terutama pemuda setempat secara bersama. Mereka menanam  300 anakan bibit pohon mangrove tak jauh dari perusahaan ini.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program tanggung jawab social perusahaan (CSR,red) di bidang lingkungan, Terutama dalam upaya mengantisipasi abrasi di kawasan pantai Jambula.   Penanaman yang dilaksanakan sejak pagi itu antusias diikuti warga dan pihak perusahaan.   

Supervisor PT Pertamina Patraniaga Fuel Terminal Ternate Raras Handwiyanto,  usai penanaman mangrove, bilang  bahwa penanaman bibit pohon mangrove itu dilakukan karena, pihak Pertamina bersama warga melihat ada dua potensi masalah di pesisir pantai sekitar Jambula. Karena  itu, jika tidak segera dilakukan penanaman   mangrove masalah akan menjadi semakin serius.  Dua masalah dimaksud adalah  abrasi pantai dan air laut yang tercemar limbah rumah tangga.

“Pihak perusahaan  bersama warga melihat di pesisir pantai Jambula ini  sangat rawan abrasi pantai. Ini akibat naiknya permukaan air dan gelombang pasang.   Selain itu, masalah   yang penting juga adalah   kebersihan laut dan pantai, terutama air limbah rumah tangga, termasuk  sampah yang masuk ke laut. Karena itu salah satu solusi terbaiknya, yakni dengan  menanam  mangrove,” kata Raras.

Dia bilang, pohon mangrove memiliki fungsi dan peran ganda. Karena itu dengan adanya   mangrove yang ditanam dan timbuh di kawasan pantai ini, selain mencegah abrasi pantai, juga membuat air sekitar pantai tetap jernih.

“Seperti kita ketahui pohon mangrove itu bisa menahan abrasi dan juga menyerap kandungan  limbah berbahaya  di perairan pantai. Tumbuhnya pohon mangrove di sekitar pantai,  maka dua masalah itu akan teratasi,” ujar Raras.
Selain itu  keberadaan pohon mangrove di pantai Jambula selain  mengantisipasi abrasi pantai  juga  akan menjadi  tempat perkembangbiakan biota laut sekitar. Terutama ikan dan biota lainnya bisa memijah atau bertelur di   hutan  mangrove ini.

Penanaman mangrove ini menggunakan dana  CSR  dan wajib dilakukan, karena perusahaan ini pada 2022 lalu mendapat proper hijau dalam pengelolaan lingkungan, dan merupakan yang pertama kalinya. Ini  juga sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat sekitar di bidang keanekaragaman hayati laut.

“Kami berharap, setelah beberapa tahun kemudian, selain mencegah abrasi pantai, pohon mangrove yang akan tumbuh bisa membawa dampak positif lain ke masyarakat sekitar. Terutama perekonomian masyaraka sebagai objek wisata,” ujarnya pula.
Pemerintah Kota Ternate melalui Camat Pulau Ternate Roy Nasir  menyatakan  mendukung  penuh program   PT Pertamina dengan pemuda Jambul aini.  Dia bilang jika mangrove sudah jadi dan terus tumbuh akan  ikut melindungi pantai Jambula  dari  ancaman gelombang .

“Program seperti ini sangat membantu masyarakat ke depannya. Karena itu kami sangat mendukung  dan akan terus memberikan sosialisasi bahwa sangat penting  menanam dan melindungi mangrove  sehingga kawasan pantai  juga  terlindungi dari air pasang dan manfaat lainnya,” ujarnya.

Dia  berharap, apa yang telah dilakukan Pertamina ini diikuti BUMN lain agar tujuan bersama bisa dirasakan masyarakat  di  kelurahan lain di Pulau Ternate.
Lantas seperti apa perawatan pohon ini setelah ditanam?
Ketua Pemuda Kelurahan Jambula Fahri Robo mengatakan,   pemuda Jambula telah ditunjuk sebagai relawan untuk merawat pohon mangrove  yang telah ditanam. Tujuannya agar bibit pohon mangrove bisa tumbuh dan terjaga dengan baik.
“Harapan kami kerja sama ini tidak berhenti di kegiatan ini saja. Harapannya  program  Pertamina  ini bisa dirasakan masyarakat Jambula dan sekitarnya. Sebab pohon mangrove yang ditanam   dan tumbuh baik, bisa menjadi tempat ikan berkembang  biak,” katanya. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mari Saksikan Konser Hutan Merdeka

    Mari Saksikan Konser Hutan Merdeka

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2020
    • account_circle
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Sekira 50,1% dari total daratan di wilayah Indonesia merupakan bentangan hutan. Berbagai hewan dan tumbuhan endemik tinggal di hutan-hutan Indonesia, membuat negara kita dijuluki sebagai zamrud khatulistiwa yang menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati.Hutan adalah sumber kehidupan yang menyediakan oksigen, air, menyimpan cadangan karbon, penyeimbang iklim dan sumber penghidupan bagi masyarakat adat yang tinggal di sekitarnya. […]

  • Cerita Miris Desa Terang di Pulau Kecil

    • calendar_month Sab, 8 Jan 2022
    • account_circle
    • visibility 889
    • 1Komentar

    Pemandangan dari atas Pulau Laigoma Halmahera Selatan foto M Ichi

  • Fenomena Meluapnya Air Laut hingga Daratan

    • calendar_month Ming, 5 Des 2021
    • account_circle
    • visibility 939
    • 1Komentar

    Aksi nekat seorang anak muda yang menantang ombak ketika terjadi terjangan ombak di kawasan pantai Falajawa

  • Maluku Utara Masuk Wilayah Ancaman La Nina

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2020
    • account_circle
    • visibility 718
    • 0Komentar

    Desember- Januari  Curah Hujan Tinggi, Perlu Antisipasi Pemda Hingga akhir September 2020, pemantauan terhadap anomali iklim global di Samudera Pasifik Ekuator menunjukkan bahwa anomali iklim La-Nina sedang berkembang. Indeks ENSO (El Nino-Southern Oscillation) menunjukkan suhu permukaan laut di wilayah Pasifik tengah dan timur dalam kondisi dingin selama enam dasarian terakhir dengan nilai anomali telah melewati […]

  • Melihat Perempuan- perempuan Tangguh Pulau Kolorai

    • calendar_month Kam, 21 Feb 2019
    • account_circle
    • visibility 1.717
    • 0Komentar

    Bantu Suami Menjaring Ikan dan Menanam Rumput Laut    Fajar baru menyingsing di ufuk Timur Pulau Kolorai. Pulau kecil berpasir putih seluas 8 hektar  dengan laut tosqoea   subuh itu disapu angin  timur  yang dinginya  menusuk   hingga ke tulang- tulang.  Sepagi  itu, dalam suasana gelap dan dingin, ada seorang  perempuan berusia sekitar 38 tahun, tetap bangun pagi  membantu […]

  • WALHI: Jangan “Jual” Halmahera dan Pulau Lainnya

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle
    • visibility 669
    • 0Komentar

    AKSI kampanye yang digelar WALHI Malut dan Koalisi Barisan rakyat (KOBAR ) pada Senin 14 November 2022 foto WALHI

expand_less