Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Malut » Gelar Program Save The Small Island, Warga dan Walhi Malut Tanam Mangrove

Gelar Program Save The Small Island, Warga dan Walhi Malut Tanam Mangrove

  • account_circle
  • calendar_month Jum, 19 Agu 2016
  • visibility 279

LABUHA – Masyarakat Desa Gane Dalam Kecamatan Gane Barat Selatan Halmahera Selatan, melakukan gerakan menanam 20  ribu anakan pohon mangrove. Aksi menanam di lahan-lahan mangrove yang rusak akibat perambahan orang tidak bertanggungjawab itu,  dilakukan selama  dua hari Rabu (5/11) dan Kamis (6/11) lalu. Program selamatkan lingkungan dengan menanam mangrove ini,  dilakukan bersama  LSM Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Maluku Utara.

Manager Kampanye WALHI Maluku Utara Abd Haris Doa  menjelaskan program menanam mangrove ini dilakukan oleh masyarakat, tua muda, laki-laki perempuan, anak-anak juga ikut terlibat langsung. Proses penanamannya dilaksanakan di teluk Gane Desa Gane Dalam. Warga  turun tangan melakukan penamaman  ulang  mangorve. Lokasi yang dipilih untuk proses penanaman itu adalah Lahan-lahan mangrove yang habis karena eksploitasi. Penanaman kembali ini  dilakukan  di  lahan  seluas kurang libuh 10 hektar yang tersebar di sejumlah tempat di Gane Dalam. “Masyarakat Gane Dalam yang dilibatkan dalam kegaiatan ini ada kurang lebih 100 orang,” ujar Abdulharis. 

Dikatakan langkah ini adalah sebuah upaya sadar yang dilakukan WALHI bersama warga di Teluk Gane Dalam untuk melakukan perbaikan lahan sekaligus mengkampanyekan melindungi mangrove dari penjarahan orang tak bertanggungjawab.  “Ini adalah upaya perbaikan lahan mangrovie di daerah Gane Dalam yang rusak akibat illegal logging hutan mangrove,” kegiatan ini juga   bagian dari program yang dicanangkan WALHI Maluku Utara Save the Small  Islands save Our Future. Sementara Faisal Ratuela yang memimpin langsung  aksi menanam itu  mengatakan, kegiatan ini adalah partisipasi penuh masyarakat terutama penyediaan bibit dan proses penanamannya.(ici)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sungai Sagea Nasibmu Kini, Keruh Belum Usai   

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • account_circle
    • visibility 2.160
    • 2Komentar

    6 September 2023 “Emas Coklat” Mengalir Sampai Jauh Kuning kecoklatan air sungai Sagea dan kawasan sungai Boki Moruru di Desa Sagea Weda Halmahera Tengah Maluku Utara, yang ditengarai terjadi sejak April 2023 lalu belum juga usai. Informasi yang dihimpun kabarpulau.co.id/ dari lapangan  Selasa pagi, air sungai Sagea kembali keruh setelah sempat bersih beberapa hari.   […]

  • Harusnya Maluku Utara Miliki Balai KSDA

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Persoalan konservasi sumberdaya alam di Maluku Utara sangatlah besar. Dengan 805 pulau  dan luas hutannya mencapai 2,25 juta hektar, memiliki persoalan pengawasan yang  rumit.   Sementara lembaga dan personil atau sumberdaya manusia yang menjalankan tugas tidak maksimal.  Seksi Konservasi SDA alam di Maluku Utara saat ini, tidak sanggup lagi memikul beban kerja  besar dengan wilayah […]

  • Pemerintah Rencana Produksi Bioetanol dari Seho

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    Kekayaan sumber daya hutan tidak hanya dari kayu. Ada hasil hutan non kayu yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam  program energy terbarukan. Pohon arena atau orang Maluku Utara mengenalnya dengan Seho, adalah salah satu potensi besar yang dapat dikembangkan menjadi bio etanol. Hutan Halamhera dan beberapa pulau lainnya di Maluku Utara menyimpan potensi besar […]

  • KPK: Kampus Harusnya Kawal Perusahaan Tambang

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle
    • visibility 539
    • 2Komentar

    Sungai Wale di Halmahera Tengah yang terkontaminasi lumpur kerukan tambang PT BPN beberapa waktu lalu. foto M Ichi

  • Bahan dan Para Pembuat Tikar Pandan yang Makin Langka

    • calendar_month Sen, 1 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 979
    • 0Komentar

    Elisa nusa menggulung daun buro buro yang nanti dibuat kokoya

  • Tubagus Soleh Ahmadi Calon Direktur Eksekutif Nasional WALHI

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle
    • visibility 732
    • 18Komentar

    Keputusan ini Karena Amanah Perjuangan Kolektif Tubagus Soleh Ahmadi atau yang biasa disapa Bagus resmi ditetapkan sebagai salah satu Calon Direktur Eksekutif Nasional WALHI periode 2025–2029. Penetapan ini  melalui Surat Keputusan Panitia Pengarah PNLH XIV WALHI Nomor: 07/PP/PNLH-XIV/VIII/2025 tertanggal 15 Agustus 2025. Setelah lolos seluruh tahapan seleksi, termasuk verifikasi administrasi, uji publik, dan uji kompetensi. […]

expand_less