Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » BMKG: Waspadai Angin Kencang dan Gelombang

BMKG: Waspadai Angin Kencang dan Gelombang

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 24 Feb 2021
  • visibility 346

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui stasiun meteorologi (Stamet) Ternate terus mengingatkan warga yang akan bepergian antarpulau  agar tetap mewaspadai kondisi cuaca yang berubah-ubah saat ini. Ini terutama  kondisi angin kencang  dan gelombang tinggi yang diprediksi mengantam beberapa wilayah di Maluku Utara.

Rilis resmi yang dikirimkan BMKG Stamet Ternate kepada kabarpulau.co.id/ menyebutkan, untuk kecepatan angin kencang hingga lebih dari 15 knot per jam.  

“Ini  peringatan dini  perlu diwaspadai adanya  angin kencang   hingga lebih dari 15 knot per jam.”jelas   Kepala Stasiun Meteorologi (Stamet) Ternate Joko Soemardiyono dalam rilisnya.

Melalui rilis itu dijelaskan bahwa, prakiraan cuaca di wilayah Maluku Utara, Rabu, (24/2/21) ini, pada pagi hingga siang umumnya terjadi hujan ringan dengan potensi hujan sedang hingga  lebat di wilayah Morotai, Maba,Jailolo,Ternate,Tidore,Sanana dan Taliabu

Sementara  siang hingga  sore hari, umumnya hujan ringan dengan potensi hujan sedang di wilayah Morotai, Maba, Tobelo, Weda, Bacan, Ternate,Tidore, Sofifi, Sanana dan Taliabu.  “ Saat ini   Suhu Udara : 27 ⁰C – 31 ⁰C dengan  Kelembaban udara : 65 – 85 %,” kata   Joko Sumardiono.  Sementara katanya untuk kondisi angin   yakni angin   barat laut – Timur laut ; 05 – 40 km/jam

Sementara  untuk   gelombang   laut perlu diwaspadai  potensi  gelombang tinggi  yang masih cukup signifikan  2.0  meter   terjadi di  perairan  Samudera  Pasifik  Utara   Halmahera, perairan  Morotai , perairan  barat Halmahera   dan perairan  Sula. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Penggerak PAUD Akegaale Lepas Siswa  

    • calendar_month Sel, 21 Jun 2022
    • account_circle
    • visibility 355
    • 1Komentar

    Pendidikan anak usia dini sangat menentukan nasib generasi di masa depan. Penanaman nilai Pancasila berbudaya, beriman dan berakhlak menjadi salah satu syarat penting diajarkan kepada anak anak. Syarat merdeka belajar ini juga   diterapkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ake Gaale Malaha di Kelurahan Sangaji Ternate Utara Kota Ternate yang Senin (20/6),  berhasil melepas 15 siswa […]

  • Kolaborasi Bahas Lingkungan, Lahir Gagasan Ecoteologi  

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Sejumlah kelompok masyarakat yang tergabung dalam  Komunitas Eco Enzyme, Orwil Ikatan Cendekiawan Muslim Se Indonesia (ICMI) Maluku Utara, dan Forum Diskusi Insan Cita (FORDISTA)  menggelar diskusi  membahas problem lingkungan yang  kian hari kian  ruwet di daerah ini. Diskusi bertema, Permasalahan, Solusi dan Kebijakan Pengelolaan Ekologi di Kota Ternate  ini  dikemas dalam Diskusi Serial Collaborative Discourse  […]

  • Fragmentasi Habitat, Burung di Pulau Ternate Terancam

    • calendar_month Ming, 13 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 521
    • 2Komentar

    Burung Srigunting lencana

  • Ini Cara Antisipasi Stok Pangan Saat Pandemi

    Ini Cara Antisipasi Stok Pangan Saat Pandemi

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Hasil kajian yang dilakukan  pemerintah provinsi Maluku Utara melalui  dokumen Food Security  and  Vurnerability  Atlas (FVSA), atau peta keamanan dan kerentanan pangan di Maluku Utara, menunjukan ada sejumlah sangat rawan pangan. Dasarnya  daerah daerah itu tidak mampu memproduksi  pangan  sendiri tetapi mengharapkan pasokan dari luar. Kabupaten  Kepulauan Sula dan Taliabu serta Tidore Kepulauan atau 23 kecamatan di […]

  • Masyarakat Sipil Desak Bank Stop Danai Nikel Bertenaga Batu Bara Milik Grup Harita

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Sejumlah organisasi masyarakat sipil yang terdiri dari Market Forces, Enter Nusantara, JATAM, dan Trend Asia, bersama dua pendeta dari Obi menggelar aksi teatrikal di depan kantor bank-bank yang masih mendanai operasi smelter nikel milik grup Harita di Pulau Obi, Maluku Utara pada 1 Oktober lalu. Dalam aksi ini, para aktivis menampilkan instalasi kuda troya sebagai […]

  • Ambisi Transisi Energi Terbarukan Dibajak Pebisnis Energi Kotor

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Koalisi Transisi Bersih, yang terdiri sejumlah organisasi masyarakat sipil seperti Satya Bumi, Trend Asia, Sawit Watch, SPKS, Greenpeace dan Walhi, menemukan, pendekatan transisi energi di Indonesia tidak mengarah pada transformasi sistem tata kelola energi, melainkan hanya pada pergantian teknologi. Pendekatan yang tidak transformatif, bertemu dengan biaya proyek yang tinggi dan kejar target bauran energi membuat […]

expand_less