Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kampung » “Oji” Si Yakis Bacan akan Dikembalikan ke Alam Liar

“Oji” Si Yakis Bacan akan Dikembalikan ke Alam Liar

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 10 Mar 2021
  • visibility 891

Seekor monyet atau “yakis Bacan” berjenis kelamin laki-laki yang dipelihara oleh salah satu warga Guraping Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan, akhirnya diamankan pihak petugas Taman Nasional Ake Tajawe Lolobata. Yakis Bacan ini   selanjutnya diserahkan ke Balai Konservasi Sumber daya Alam (BKSDA) untuk dirawat sebelum dilepas ke alam liar.

Pengambilan  satwa dilindungi ini dilakukan petugas dari TNAL Resort Kabi kabi dipimpin oleh  Yusra Abdul Kadir bersama petugas polisi kehutanan, Saat dijemput diserahkan secara sukarela oleh pemiliknya kepada petugas.   

Monyet  atau yakis Bacan jenis macaca ini diberi nama  Oji oleh pemiliknya. Yakis ini didapat dari  salah satu   desa di Gane Barat Halmahera Selatan.  

“Yaki ini berasal dari Saketa Gane Barat Halmahera Selatan. Dibeli  oleh warga Guraping itu karena dijual pemiliknya di Saketa yang saat itu butuh uang. Warga Guraping tersebut membelinya karena rasa iba ke penjual,” jelas Akhmad David salah petugas yang turut serta dalam penejemputan yakis tersebut.

Dia bilang,  monyet ini baru dibeli sepekan lalu dan dirawat di rumah.   Akhmad juga bilang alasan diserahkan dengan sukarela yakis ini, salah satunya adalah agar bisa  segera dikembalikan ke alamnya. Termasuk  agar tidak membahayakan  putri mereka yang masih kecil.

Petugas Taman Nasional saat menjemput yakis yang dipelihara oleh waga

“Yakis tersebut berkelamin jantan dan diberi nama Oji oleh pemilik yang baru. Sayang mereka tak tahu pasti ,  umurnya ,” jelas Akhmad lagi.

Kepala  Resort Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA)  Ternate Abas Hurasan dikonfirmasi soal pengamanan jenis satwa dilindungi ini mengaku segera mengambil dan mengecek kondisi hewan ini. Jika sudah diperiksa dan kondisinya baik akan dirawat lagi selanjutnya akan dilepas Kembali ke habitatnya.

“Kita akan lakukan pemeriksaan dan perawatan monyet tersebut. Jika sudah ok kondisinya selanjutnya kita  kembalikan ke habitat aslinya,” jelas Abas.(*)  

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Apa, Ikan di Pesisir Ternate Mati Mendadak?

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2023
    • account_circle
    • visibility 705
    • 2Komentar

    Peristiwa tidak biasa terjadi di pantai Kelurahan Sasa Kota Ternate Selatan Kota Ternate Maluku Utara  Minggu (10/9/2023) pagi.  Warga di  kawasan pantai  RT05/RW02  itu digegerkan adanya ribuan ikan mati terdampar. Kawasan pantai  yang juga dipenuhi berbagai jenis sampah baik plastic dan  sisa aktivitas rumah tangga itu berserakan bangkai beberapa jenis ikan. Beberapa    yang diidentifikasi […]

  • Dugaan Korupsi Gubernur Malut, KPK Harus Sasar Praktik Korupsi Sektor Tambang  

    • calendar_month Sen, 25 Des 2023
    • account_circle
    • visibility 655
    • 3Komentar

    Thabrani: Petinggi Harita Tersangka jadi Jalan Masuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba (AGK), sebagai tersangka korupsi lelang jabatan dan pengadaan barang dan jasa. KPK telah menetapkan 7 orang tersangka yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin, 18 Desember 2023 lalu. Selain Gubernur  Malut, ada  6 tersangka lainnya, […]

  • Hilangnya Ruang Hidup Warga Adat Sawai Gemaf

    Hilangnya Ruang Hidup Warga Adat Sawai Gemaf

    • calendar_month Jum, 22 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.274
    • 0Komentar

    Hari hari Elisa Nusu salah satu warga adat Sawai habis lahan kebunnya dan saat ini hanya di rumah saja

  • Stadion Gelora Kie Raha

    Stadion Gelora Kie Raha

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Stadion Gelora Kie Raha yang telah direnovasi di Ternate, Maluku Utara, Minggu (24/11/2024).Stadion yang berkapasitas 15 ribu penonton itu sudah mulai digunakan Klub Malut United FC untuk latihan dan pertandingan liga satu, menyusul telah rampungnya renovasi stadion pada akhir Oktober 2024 oleh PT. Mineral Trobos.FOtO/ADEX  

  • Cerita Para Perempuan Dibo-dibo Ikan

    • calendar_month Jum, 5 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 620
    • 1Komentar

    Salah satu penjual ikan asal Sangaji Ternate saat mengambil stok ikan di PPI Dufa dufa untuk selanutnya dijual ke pasar/foto m ichi

  • Maluku Utara Kaya Rempah, Minim Pangan Fungsional

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2020
    • account_circle
    • visibility 1.227
    • 0Komentar

    Maluku Utara yang terhampar pulau-pulaunya,memiliki kekayaan pangan local dan rempah  Terutama  pala dan cengkih. Kekayaan ini bahkan tercatat dalam sejarah sebagai barang buruan bangsa Eropa di masa lalu.  Sejarawan Maluku Utara (alm) M Adnan Amal Tomagola dalam risetnya berjudul Portugis dan Spanyol di Maluku (2009) mengupas tentang kehadiran dua bangsa ini  berebut rempah. Mereka  datang […]

expand_less