Breaking News
light_mode
Beranda » Lingkungan Hidup » Warning!  Global Boiling Mengancam  Dunia

Warning!  Global Boiling Mengancam  Dunia

  • account_circle
  • calendar_month Kam, 10 Agu 2023
  • visibility 868

Bumi  Mendidih, Waspadai Dampaknya Bagi Kesehatan  

Perubahan iklim yang kian parah menyebabkan global warming sudah berubah menjadi global boiling. Akibatnya, ancaman kesehatan mulai dari heat stroke akibat suhu panas eksterm hingga peningkatan kasus infeksi akibat meningkatnya jumlah bakteri dapat terjadi.

 Apa itu global boiling?

Dampak global boiling untuk kesehatan yang perlu diwaspadai. Kekhawatiran akan global warming atau pemanasan global telah lama didengungkan. Namun kondisi bumi yang saat ini semakin panas dan perubahan iklim yang semakin parah membuat kondisi bumi saat ini sudah bukan lagi dalam era global warming, tetapi mulai memasuki global boiling.

Apa itu global boiling?

Dari The Washington Post, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, membuat pernyataan di markas besar PBB di New York pada Kamis (27/7), bahwa saat ini global warming di bumi telah usai, dan era global boiling baru dimulai.

Konsep pendidihan global atau “global boiling” merujuk pada transisi dari pemanasan global, menuju periode gelombang panas, bencana terkait iklim, serta pola cuaca ekstrem yang lebih intens dan berbahaya. Istilah ini digunakan untuk menekankan betapa parahnya perubahan iklim yang sedang terjadi di bumi.

Guterres menambahkan bahwa global boiling telah menyebabkan masyarakat menjadi korban berbagai bencana alam yang dipicu oleh perubahan iklim, mulai dari banjir, kebakaran hutan, hingga cuaca panas ekstrem yang dapat menyebabkan heat stroke. 

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Para ilmuwan telah mengonfirmasi bahwa sejauh ini, bulan Juli 2023 telah menjadi bulan terpanas di Bumi dalam sejarah. 

Data juga menunjukkan bahwa di bulan Juli 2023, telah dialami tiga minggu terpanas yang pernah tercatat, rekor tiga hari terpanas, dan suhu lautan tertinggi sepanjang tahun ini.

Sementara itu, tanggal 6 Juli 2023 dilaporkan sebagai hari terpanas di Bumi sejak tahun 1979, ketika suhu rata-rata global pertama kali dihitung.

Piers Foster, profesor fisika iklim di Universitas Leeds Inggris sekaligus ketua Komite Perubahan Iklim Inggris, menanggapi bahwa perubahan iklim yang terjadi terbilang ekstrim, tetapi hal ini sesuai dengan prediksi 20 tahun lalu.

Dampak dari perubahan iklim meliputi pemanasan suhu, perubahan curah hujan, peningkatan frekuensi atau intensitas beberapa peristiwa cuaca ekstrem, serta naiknya permukaan air laut.

Kondisi-kondisi tersebut dapat mengancam kesehatan dan kesejahteraan manusia dengan mempengaruhi kondisi air dan pangan, udara yang dihirup, serta cuaca yang dialami.

Dampak global boiling bagi manusia dapat bervariasi berdasarkan tempat tinggal, tingkat sensitivitas terhadap ancaman kesehatan, banyaknya paparan dampak perubahan iklim, dan kemampuan dalam beradaptasi terhadap perubahan.

Dampak global boiling untuk kesehatan yang perlu diwaspadai

Perubahan iklim dapat memicu perubahan lingkungan yang buruk dan berbagai bencana alam. Ini dapat memberikan dampak kesehatan yang tidak sedikit.

Berikut ini berbagai dampak global boiling untuk kesehatan yang perlu diwaspadai:

* Kenaikan suhu meningkatkan risiko penyakit dan kematian yang terkait dengan paparan panas ekstrem, seperti heat stroke dan dehidrasi, serta penyakit kardiovaskular, pernapasan, hingga serebrovaskular (pembuluh darah di otak).

* Global boiling dapat menyebabkan lebih banyak badai intens di berbagai wilayah yang dapat menghancurkan tempat tinggal dan komunitas, hingga menyebabkan kematian.

* Perubahan iklim dan peningkatan peristiwa cuaca ekstrem dapat membuat perikanan, pertanian, dan peternakan hancur atau menjadi kurang produktif, yang berakibat pada meningkatnya kelaparan dan gizi buruk secara global. 

* Perburukan kualitas udara baik di dalam maupun di luar ruangan dapat menyebabkan serangan asma, gangguan kesehatan pernapasan, penyakit kardiovaskular hingga kematian.

* Berkurangnya ketersediaan makanan dan air minum yang aman. 

* Peningkatan penyakit pencernaan dan usus, terutama setelah terjadi bencana seperti kekeringan atau banjir.

* Peningkatan kasus infeksi bakteri salmonella dan keracunan makanan terkait bakteri lainnya, karena bakteri tumbuh lebih cepat di lingkungan hangat. Ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan hingga kematian.

* Bencana akibat global boiling dapat menyebabkan atau memperburuk dampak pada kondisi kesehatan mental seperti depresi dan gangguan stres pascatrauma (PTSD).

* Peningkatan penyakit infeksi yang ditularkan oleh vektor penyakit seperti nyamuk dan kutu pembawa patogen berupa virus, bakteri, dan protozoa.

Jika dibiarkan, global boiling memiliki banyak sekali dampak buruk untuk kesehatan fisik dan mental serta kesejahteraan secara keseluruhan. 

Dampak lain yang paling mengkhawatirkan dari pendidihan global  adalah kenaikan permukaan air laut. Pemanasan global  bisa menyebabkan pelelehan es di kutub yang menyumbang pada kenaikan permukaan air laut secara signifikan. Kenaikan ini mengancam daerah pesisir dan pulau-pulau kecil, mengakibatkan hilangnya lahan, serta habitat laut yang rusak.

Ancaman ini juga dapat berdampak negatif pada ekonomi lokal yang sangat bergantung pada sektor pariwisata dan perikanan

   

Pemerintah  harus hadir bersama masyarakat untuk bekerja sama mengurangi emisi gas rumah kaca, serta aktif dalam mensosialisasikan dampak dari pembakaran sampah dan lahan yang berpotensi memperburuk kesehatan lingkungan.

Selain itu, kerjasama secara global dan tindakan kolektif dari banyak negara juga bisa menjadi langkah yang bisa diambil untuk merespon fenomena pendidihan global ini.

Fenomena alam yang dihadapi masyarakat, dampaknya bukan hanya kepada manusia yang merasakannya, tetapi seluruh makhluk hidup di dalamnya.

Global boiling harus menjadi perhatian semua orang di dunia. Kita semua  bisa ikut serta berperan menjaga agar kondisi bumi tidak semakin parah. Cara mencegah global boiling sebenarnya tidak jauh berbeda dengan cara mencegah global warming. Kita semua bisa mulai dengan menghemat energi, menanam pohon, dan menggunakan produk yang ramah lingkungan. 

 Sumber https://www.sehatq.com/artikel/global-boiling

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini  Kondisi Kepiting Kenari di Malut Saat Ini

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2024
    • account_circle
    • visibility 860
    • 0Komentar

    Salah satu hewan dilindungi yang hingga kini masih ditangkap diperjual belikan dan dikonsumsi dengan harga mahal adalah kepitng kenari atau nama latinnya  Birgus Latro. Hewan ini di Maluku Utara   bisa dijumpai di hampir seluruh pulau kecil  di sekitar kawasan ini. Meskpiun tersebar hampir di seluruh pulau kecil di Maluku Utara, namun  i sudah dianggap langka […]

  • Suara Kaum Disabilitas dari Ternate untuk Keadilan Iklim Dunia

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle
    • visibility 1.066
    • 0Komentar

    Dampak perubahan iklim  bisa menghantam berbagai kelompok. Tidak hanya petani, nelayan, kaum buruh, perempuan dan anak-anak. Salah satu yang turut merasakan  hasil dari proses industrialisasi itu adalah kaum difabel/disabilitas. Sebagai kelompok yang memiliki kebutuhan khusus mereka sangat terdampak dengan  perubahan iklim yang terjadi saat ini. Apalagi untuk mereka yang berada di pesisir dan pulau-pulau seperti […]

  • Cara Menyiapkan Warga Adaptif Ketika Bencana (2 habis)

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2020
    • account_circle
    • visibility 2.324
    • 0Komentar

    Bagaimana Melakukannya di Komunitas? Bencana baik alam maupun non alam berdampak cukup serius bagi warga.  Pandemi Covid-19 misalnya, membuat hampir semua orang menjadi kurang produktif.  Pemenuhan kebutuhan hidup di masa pandemi pun  jadi tantangan.   Warga menjadi sangat rentan terutama  dalam memenuhi kebutuhan pangan. Karena itu perlu membangun  ketangguhan. Menata kembali kehidupan sosial dan lingkungan, yang […]

  • Gane Dihantam Abrasi Parah dan Kesulitan Air Bersih

    • calendar_month Sab, 4 Jun 2022
    • account_circle
    • visibility 826
    • 0Komentar

    Tanggul penahan ombak di desa Gane Dalam yang kini telah patah dan tenggelam dihantam gempa. Saat ini belum juga diperbaiki dan warga dalam keadaan terancam foto M Ichi

  • Writing Challenge Kawan GNFI

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle
    • visibility 771
    • 0Komentar

    Halo Pembaca Setia GNFI! Ada kabar bahagia nih, sekarang situs Good News From Indonesia (GNFI) membuka kembali kesempatan bagi Kawan yang ingin menyalurkan karya tulisannya. Nah, dalam rangka memeriahkan kehadiran Kawan kembali, kami mengajak Kawan untuk ikut Writing Challenge Kawan GNF dengan mengusung tema “Kabar Baik dari Daerahku” ✨ dengan sub-tema Local Heroes, Sosial Budaya, […]

  • Anak Muda Ternate akan Dapat Ilmu Gratis Soal Medsos

    • calendar_month Jum, 30 Nov 2018
    • account_circle
    • visibility 811
    • 0Komentar

    Kolaborasi  Greeneration- Kedubes Amerika dan  Kabarpulau    Sebuah kesempatan langka diperoleh anak muda Ternate dan sekitarnya. Di tengah perkembangan  internet yang luar biasa,  diikuti hadirnya media social  dalam keseharian hidup masyarakat,    sangat rugi jika  tidak menambah pengetahuan soal pemanfaatannya. Untuk menambah pengetahuan itu tiga lembaga berkolaborasi mendatangkan pemateri untuk kegiatan tersebut.  Kerjasama Greeneration Foundation  Kedutaan […]

expand_less