Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Malut » Morotai Dijadikan Rute Pelayaran Nasional

Morotai Dijadikan Rute Pelayaran Nasional

  • account_circle
  • calendar_month Jum, 19 Agu 2016
  • visibility 2.402

DARUBA— Direktur SDM dan Umum PT. Pelayaran Nasional Indonesia Detep Purwa Saputera  baru-baru ini berkunjung ke Daruba Kabupaten Pulau Morotai.

Kedatangan mereka disambut Pemkab Pulau Morotai  pihak Lanal Morotai dan Dishub Pulau Morotai  di ruang Kadis Pariwisata dan Kebudayaan.

Kedatangan mereka dalam rangka survei ekspedisi Pelayaran Nasional Indonesia ke Morotai, karena Morotai akan dijadikan sebagai rute pelayaran nasional. Ini merupakan program pemerintah pusat. Selain itu, sasarannya mendukung sektor pariwisata, perhubungan dan perikanan.

Detep Purwa Saputera dalam pertemuan itu, mengatakan, Morotai merupakan daerah strategis dalam membangun tiga sektor tersebut. Misalnya, morotai didorong sebagai sektor pariwisata dan layak sebagai destinasi dunia.  Ini karena Morotai memiliki nilai sejarah dan keindahan  dengan letaknya  yang sangat strategis.

Setelah itu, dia bersama rombongan berkunjung ke beberapa lokasi objek wisata  dan situs sejarah, seperti di museum Perang Dunia ke II, air kaca, Bandara Pitu dan ke Pulau Dodola sekaligus diving  melihat bawah laut. Mereka juga mencari tahu titik labuh dan rute masuk Kota Daruba. Hasil survei itu akan dilaporkan ke Kementerian Perhubungan untuk mengeluarkan jadwal rute pelayaran.

Bagi Pemkab  Morotai  mereka menyambut baik program Pemerintah Pusat yang akan menjadikan sebagai rute pelayana nasional. Artinya, Pemkab Pulau Morotai saat ini terus berupaya mendorong  daerah ini berkembang seperti daerah- daerah lain di Indonesia. 

Sektor wisata dan mengsinkronkan program dengan Kementerian Perikanan. Morotai sebagai basis maritim dan kami tetap berkomitmen mengangkat potensi objek wisata di pulau Morotai. Jika rute pelayaran nasional sudah berjalan, akan menguntungkan bagi daerah ini. 

Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Disparbud Pulau Morotai Arafik menambahkan, pihaknya memanfaatkan kunjungan itu, dengan membagikan spot-spot diving dalam bentuk brosur dan buku promosi pariwiata, sebagai referensi bahwa Morotai  memiliki kekayaan alam begitu banyak bias dijual ke kancah nasional maupun internasional.

.”Di bidang promosi kami bekerja sama dengan PT.Pelni bagian IT, dalam rangka mempromosikan potensi wisata di beberapa titik pelayaran nasional  ,”pungkasnya. (end/ici)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wetub: Korporasi dan Negara Bungkam Suara Kritis Warga Adat

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle
    • visibility 709
    • 0Komentar

    Jaksa Pakai UU Minerba Tuntut 11 Warga Maba Sangaji Jalan panjang 11 warga adat Maba Sangaji Kabupaten Halmahera Timur mencari keadilan  belum juga usai.  Proses  tersebut semakin menunjukan bentuk ketidakadilan Negara terhadap warganya. Di saat  tidak ditemukan bukti- bukti yang kuat dalam keterlibatan warga melakukan  perbuatan pidana,  penegak hukum menggunakan  berbagai regulasi  untuk menjerat warga […]

  • Empat Lembaga Bongkar Bobrok PT Korido di Gane

    • calendar_month Sen, 12 Nov 2018
    • account_circle
    • visibility 739
    • 0Komentar

    Diduga Lakukan  Pembalakan Liar hingga Pelanggaran HAM Investasi perkebunan sawit di Gane Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara hampir 11 tahun ini, meninggalkan penderitaan luar biasa bagi warga. Mereka tidak hanya kehilangan ruang kelola seperti kebun, tetapi juga menderita secara sosial dan ekonomi. Aktivitas perusahaan raksasa dari Korea bernama Korea Indonesia (Korindo) itu  bahkan diduga  […]

  • Kapan Malut Miliki Kedokteran Kelautan untuk Lindungi Laut Kita?

    • calendar_month Sel, 25 Sep 2018
    • account_circle
    • visibility 633
    • 0Komentar

    Pemerintah Indonesia mengakui sektor kemaritiman, khususnya di bidang keselamatan kerja maritim dan pariwisata masih belum berkembang dengan baik. Salah satunya, adalah kedokteran kelautan yang potensinya sangat besar untuk dikembangkan di seluruh Negeri. Kehadiran profesi tersebut, hingga saat ini masih sangat minim walaupun berbagai kejadian banyak bermunculan di wilayah kelautan. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Agus […]

  • Ada Apa, Kecelakaan Nelayan Selalu Berulang?  

    • calendar_month Ming, 4 Jun 2023
    • account_circle
    • visibility 867
    • 0Komentar

    Sebulan Tiga Orang  Jatuh dan Tewas  di Laut Tingkat kecelakaan nelayan makin mengkhawatirkan. Para nelayan  dengan perahu  kecil saat mencari ikan berulangkali  alami kecelakaan.  Terbaru  nelayan  Morotai yang keluar melaut selama tiga hari belum kunjung pulang. Laporan  yang diterima pihak Basarnas  nelayan bernama Kasmin Bangunan (45) asal Desa Tanjung Saleh Kabupaten  Pulau Morotai, Maluku Utara […]

  • Hemiscyllium halmahera Terancam, Perlukah Perlindungan?  

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle
    • visibility 948
    • 0Komentar

    Hemyscillium-halmahera yang-ditemukan-di-laut-Ternate-foto-Nasijaha-Dive Center

  • Mangrove di Malut Menyusut 5.030,71 Hektar

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2020
    • account_circle
    • visibility 1.210
    • 0Komentar

    Mangrove-di-kawasan-Logas-Guruapin Kayoa yang-masih-terjaga/foto mahmud Ichi

expand_less