Breaking News
light_mode
Beranda » Serba-serbi » Merekam Sunset di Oba Tengah Tikep

Merekam Sunset di Oba Tengah Tikep

  • account_circle
  • calendar_month Kam, 17 Jun 2021
  • visibility 653

Momen matahari terbit dan terbenam memang menakjubkan. Apalagi, jika  berada di tepi pantai, atau puncak gunung. Tidak heran banyak orang mencoba mengabadikannya menjadi sebuah foto. Meski kelihatannya mudah, namun untuk dapat foto sunset  dan surise yang sempurna cukup sulit. Apalagi, kadang turunnya sunset cukup sulit diperhitungkan waktunya. Dibutuhkan momen yang tepat dan kesabaran menanti momentum.

Memang  bukan fotografer handal, tapi  siapa saja  bisa  melakukannya dan ndapatkan foto  yang menarik. Panorama alam laut, pantai dan pulau pulau di Maluku Utara  yang indah, menjadi sebuah perpaduan menakjubkan   mendapatkan foto   meski hanya melalui smart phone.

Seperti yang dilakukan Laila Surahmi Idris SPd  salah satu pengajar di sekolah Menangah Pertama Negeri (SMP 21) Yehu Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan ini. Dia mencoba mengabadikan suasana sunset di tempat tugasnya  dengan cukup indah. Hanya dengan sebuah kamera smart phone dia berhasil merekam dan mengabadikan  indahnya alam pantai  laut dan pegunungan yang  dianggap biasa oleh warga setempat. Melalui fotografi dengan alat yang  setiap hari menemaninya dia mencoba memperkenalkan pada dunia luar tentang indahnya kampung di mana dia bertugas. Lewat kamera hp dia mengabadikan matahari terbenam,  birunya laut dan perpaduan langit yang memerah    jelang  matahari turun ke peraduan.

Dari Pantai Desa Togome Oba Tengah dia mencoba mengenalkan sebuah spot foto yang menarik. Siapa tahu suatu saat para pecinta fotografi atau penyuka swa foto  menjadikan tempat ini sebagai titik   mengeksplore dan mengabadikan keindahan alam. apalagi jika dipadukan peradaban masyarakat kampung.

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pogram Perhutanan Sosial (PPS) Mati Suri

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2022
    • account_circle
    • visibility 682
    • 2Komentar

    Hutan Halmahera

  • Gempa dengan Magnitudo 7,0 Terasa hingga Morotai

    • calendar_month Jum, 22 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 704
    • 0Komentar

    Basirun (36) warga Daruba Morotai dihubungi kabarpulau.co.id/ dari Ternate Kamis (21/1) pukul 23.00 WIT  mengaku, peristiwa gempa yang berpusat di  Kota Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud sangat terasa di  Pulau  Morotai Provinsi Maluku Utara. Dia mengaku  karena kuatnya gempa itu turut membuat panic warga. “Sangat terasa goyangan gempa malam ini. Memang pusat gempa di Talaud tetapi […]

  • Air Laut Coklat Kemerahan, Ikan Mati dan Warga Was-was

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2020
    • account_circle
    • visibility 2.064
    • 0Komentar

    Warga Desa Sangapati  dinstruksikan  menghindari mengomsumsi ikan  mati massal karena dicurigai beracun. Sementara anak- anak  dan  orang dewasa, diminta  menghindari sementara waktu mandi di laut.   Warna air laut yang biasanya  bening menjadi coklat pekat kemerah- merahan  itu  ikut menyebabkan matinya berbagai jenis biota   di kawasan laut pulau Makeang  Halmahera Selatan  Maluku Utara. Peristiwa ini membuat […]

  • Nama Pejabat Ada pada Burung dan Tanaman

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 714
    • 1Komentar

    Ada hal yang unik dari perkembangan ilmu pengetahuan bidang lingkungan di Indonesia belakangan ini. Ada temuan spesies baru dari tumbuhan atau tanaman  serta hewan  misalnya, untuk mengingat namanya  kemudian diabadikan nama pejabat atau istri pejabat. Ini berbeda dari sebelum sebelumnya,  Jika kita  perhatikan berbagai penamaan tumbuhan serta hewan yang baru ditemukan dan belum memiliki nama, […]

  • Hilangnya Tradisi Padi Ladang di Halmahera (1)

    Hilangnya Tradisi Padi Ladang di Halmahera (1)

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Mahmud Ici
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Pukul 10.30 WIT jelang siang itu,  matahari belum begitu terik. Muddin Hasan (69) beristrihat sejenak di sebuah jojaga-rumah kebun, setelah sejak pagi menyiangi  padi yang ditumpangsarikan dengan jagung, cabe, terong dan kangkung. Hari itu meski suasana Idul Fitri belum sepenuhnya berakhir, dia tetap ke kebun merawat tanaman di kebunnya. “Torang pe karja  bakobong ini sudah. […]

  • Bobato Adat Kie Goya, Jaga Hutan untuk Anak Cucu

    • calendar_month Kam, 28 Okt 2021
    • account_circle
    • visibility 963
    • 1Komentar

    Dikukuhkan  Saat Grand Launcing Suaka Paruh Bengkok Peranan perangkat adat dalam menjaga hutan dan lingkungan di daerah ini sangatlah penting. Ini demi  menjaga hutan dari berbagai ancaman,  gangguan    sehingga  tetap lestari.  Salah  satu  perangkat adat itu adalah  Bobato Adat Kie Goya  di Kesultanan Tidore Maluku Utara. Bobato Adat Kie Goya atau dikenal dengan Bobato yang […]

expand_less