Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » WALHI Gelar Camping Kaum Muda Kepulauan

WALHI Gelar Camping Kaum Muda Kepulauan

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
  • visibility 416

Bangun Kesadaran Sejak Dini untuk Lingkungan

Pada Jumat hingga Minggu (03-05/11/ 2023) lalu Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara,  menggelar Camping Kaum Muda Kepulauan.

Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan wisata Pantai Kastela Kecamatan Pulau Ternate Maluku Utara.  Kegatan  itu mengusung tema “Selamatkan Ruang Hidup Rakyat Maluku Utara Dari Solusi Palsu Transisi Energi”  Kegiatan outdor ini mngusung konsep kegiatan  penyampaian materi sekaligus pameran foto bertajuk Kerusakan Lingkungan di  Maluku Utara.

“Kegiatan ini bertujuan agar kaum muda bisa memperkuat kesepahaman terkait kerusakan ekologi yang diakbiatkan industry nikel serta mengkonsolidasikan gagasan dalam menyuarakan dampak krisis iklim saat ini,” kata Nursin Gusao manager kampanye WALHI Maluku Utara. Camping Kaum Muda ini diikuti  para  mahasiswa  dari kawasan lingkar tambang Halmahera Tengah, Pulau Obi bersama sejumlah pelajar SMA sederajat di Kota Ternate dan Tidore. Siswa yang terlibat memiliki latar belakang sekolah berbeda. Mereka berasal dari SMA Al–Irsyad  Kota Ternate, SMK Pembangunan Kota Ternate, SMA Muhamadiyah Kota Ternate, SMAN 5 Tikep, SMKN 5 Tikep, SMKN 6 Tikep dan SMA Yasmu Tikep. “Kegiatan ini diisi materi dari direktur WALHI Malut, akademisi, wartawan, dan akivis perempuan dengan sub topic berbeda- beda. Mulai dari Advokasi Masyarakat Sipil Dalam Perlindungan Ruang Hidup di Maluku Utara, Masyarakat Pesisir dan Perubahan Ekonomi, Ancaman Industri Ekstraaktif Pertambangan Nikel (PSN) Terhadap Kawasan Pesisir Laut Saat Ini Kedepan (Biodiversity) dan Masyarakat, Ekologi Politik (Refleksi Gerakan Lingkungan Hidup di Maluku Utara), serta Perempuan dan Keadilan Hukum Lingkungan.

Acara ini juga diisi dengan live music yang dibawakan oleh Ivas Kacau  musisi asal Maluku Utara yang memiliki ciri khas lagu bertajuk kritik atas perampasan hak seperti “Indonesia Tanah Air Beta- Beta Gusur Sampai Rata” dan “Revolusi dari Pagi”. Lagu-lagu ini menceritakan problematika Indonesia terutama di Maluku Utara. Selain itu acara ini juga diselingi ice braking dan mini games bernuansa ekologi untuk mencairkan suasana.

Camping Kaum Muda ini memiliki output konsolidasi anak muda untuk terlibat dalam aksi- aksi penyelamatan lingkungan hidup termasuk kritik atas solusi palsu transisi energy yang ditawarkan pemerintah lewat proyek strategis nasional. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKP Janji 20 M ke 10 Kampung di Tiga WPP

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Foto Pengukuran ikan tuna dalam program fair trade foto MDPI

  • Jumlah Pulau di Maluku Utara Bertambah

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2023
    • account_circle
    • visibility 1.092
    • 1Komentar

    Dari 805 Jadi 1080 Pulau, Terbanyak di Halmahera Selatan Julukan negeri seribu pulau bagi Maluku Utara  benar adanya. Pasalnya jumlah pulau di daerah ini yang sebelumnya sesuai data resmi pemerintah hanya 805,   telah berubah menjadi 1080 pulau. Data ini berubah berdasarkan hasil revisi yang  dilakukan Badan Informasi Geospasial (BIG). Perubahan data jumlah pulau ini, juga […]

  •  “Nagari Beta Yang Gulana”

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
    • account_circle
    • visibility 483
    • 1Komentar

    mendung terus sepanjang hari.. mentari seakan enggan beranjak, tegar bersembunyi dibalik awan.. seiring hujan kian merintik bagai menandai duka anak bangsa yang terlilit nasib diantara antrian nan panjang untuk sebutir nasi demi sesuap dan.. disudut sana di kotaraja prawira nagara ketawa ketiwi berdecak kagum berbagi bintang dipundak, dalam jejak penuh tetesan darah.. darah anak negeri […]

  • Ekspedisi Talaga Rano Halmahera Dimulai

    • calendar_month Ming, 22 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 607
    • 0Komentar

    Pesan Jaga Alam, Tanam Pohon dan Peduli  Sampah     Sebuah upaya menjaga dan memperkenalkan alam untuk kaum muda dilakukan  Duta  Kreator Pecinta Alam Maluku Utara (Dekapala). Bertitel Ekspedisi Cinta Talaga Rano dan Gerakan Cinta DAS Maluku Utara, ekspedisi ini dihelat dengan beberapa agenda dan  dikerjasamakan dengan  Forum Daerah Aliran Sungai (FORDAS), Balai Pengelolaan Daerah Aliran […]

  • Ajak Warga Kao Lindungi Mangrove dan Satwa Endemik

    • calendar_month Sab, 20 Okt 2018
    • account_circle
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Komitmen melindungi satwa endemic tidak hanya hadir melalui  forum  seminar atau diskusi   peneliti,  maupun mereka yang concern terhadap isyu lingkungan dan keanekaragaman hayati. Apa yang dilakukan   bersama  Pemerintah Desa Kao  Halmahera Utara  Selasa (02/10) akhir pecan lalu ini juga,  memiliki maksud  yang sama. Membicarakan upaya  perlindungan   m,angrove dan satwa endemik.  Melalui forum ini, mereka  menyatukan presepsi  menjaga […]

  • Mangrove di Maluku Utara Makin Terdesak

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • account_circle
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Butuh Kolaborasi Multi Pihak Selamatkan Mangrove Berdasakan data terbaru one map mangrove yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Maluku Utara memiliki hutan mangrove  mencapai 41.228,7 hektar. Dari luasan itu, kondisinya semakin hari semakin terdesak. Baik oleh pemukiman, industri ekstraktif, perkebunan, tambak bahkan perluasan kota. Mangrove juga menjadi sumber bahan bakar  sebagian masyarakat  di […]

expand_less