Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » WALHI Gelar Camping Kaum Muda Kepulauan

WALHI Gelar Camping Kaum Muda Kepulauan

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
  • visibility 247

Bangun Kesadaran Sejak Dini untuk Lingkungan

Pada Jumat hingga Minggu (03-05/11/ 2023) lalu Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara,  menggelar Camping Kaum Muda Kepulauan.

Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan wisata Pantai Kastela Kecamatan Pulau Ternate Maluku Utara.  Kegatan  itu mengusung tema “Selamatkan Ruang Hidup Rakyat Maluku Utara Dari Solusi Palsu Transisi Energi”  Kegiatan outdor ini mngusung konsep kegiatan  penyampaian materi sekaligus pameran foto bertajuk Kerusakan Lingkungan di  Maluku Utara.

“Kegiatan ini bertujuan agar kaum muda bisa memperkuat kesepahaman terkait kerusakan ekologi yang diakbiatkan industry nikel serta mengkonsolidasikan gagasan dalam menyuarakan dampak krisis iklim saat ini,” kata Nursin Gusao manager kampanye WALHI Maluku Utara. Camping Kaum Muda ini diikuti  para  mahasiswa  dari kawasan lingkar tambang Halmahera Tengah, Pulau Obi bersama sejumlah pelajar SMA sederajat di Kota Ternate dan Tidore. Siswa yang terlibat memiliki latar belakang sekolah berbeda. Mereka berasal dari SMA Al–Irsyad  Kota Ternate, SMK Pembangunan Kota Ternate, SMA Muhamadiyah Kota Ternate, SMAN 5 Tikep, SMKN 5 Tikep, SMKN 6 Tikep dan SMA Yasmu Tikep. “Kegiatan ini diisi materi dari direktur WALHI Malut, akademisi, wartawan, dan akivis perempuan dengan sub topic berbeda- beda. Mulai dari Advokasi Masyarakat Sipil Dalam Perlindungan Ruang Hidup di Maluku Utara, Masyarakat Pesisir dan Perubahan Ekonomi, Ancaman Industri Ekstraaktif Pertambangan Nikel (PSN) Terhadap Kawasan Pesisir Laut Saat Ini Kedepan (Biodiversity) dan Masyarakat, Ekologi Politik (Refleksi Gerakan Lingkungan Hidup di Maluku Utara), serta Perempuan dan Keadilan Hukum Lingkungan.

Acara ini juga diisi dengan live music yang dibawakan oleh Ivas Kacau  musisi asal Maluku Utara yang memiliki ciri khas lagu bertajuk kritik atas perampasan hak seperti “Indonesia Tanah Air Beta- Beta Gusur Sampai Rata” dan “Revolusi dari Pagi”. Lagu-lagu ini menceritakan problematika Indonesia terutama di Maluku Utara. Selain itu acara ini juga diselingi ice braking dan mini games bernuansa ekologi untuk mencairkan suasana.

Camping Kaum Muda ini memiliki output konsolidasi anak muda untuk terlibat dalam aksi- aksi penyelamatan lingkungan hidup termasuk kritik atas solusi palsu transisi energy yang ditawarkan pemerintah lewat proyek strategis nasional. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nama Pejabat Ada pada Burung dan Tanaman

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 328
    • 1Komentar

    Ada hal yang unik dari perkembangan ilmu pengetahuan bidang lingkungan di Indonesia belakangan ini. Ada temuan spesies baru dari tumbuhan atau tanaman  serta hewan  misalnya, untuk mengingat namanya  kemudian diabadikan nama pejabat atau istri pejabat. Ini berbeda dari sebelum sebelumnya,  Jika kita  perhatikan berbagai penamaan tumbuhan serta hewan yang baru ditemukan dan belum memiliki nama, […]

  • KKP Janji 20 M ke 10 Kampung di Tiga WPP

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Foto Pengukuran ikan tuna dalam program fair trade foto MDPI

  • Nikmati Tiga Mata Air di Hutan Mangrove Gamtala

    • calendar_month Jum, 4 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 324
    • 1Komentar

    Para pengunjung menikmati kawasan wisata hutan mangrove Gamtala

  • Ekspor Cengkih Tidore ke Eropa, Dasar Hari Rempah Nasional

    • calendar_month Sab, 12 Des 2020
    • account_circle
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Negeri Moloku Kie Raha sebagai pusat rempah tidak diragukan lagi.Gugusan pulau-pulau di negeri para sultan ini memiliki tanaman khas cengkih dan pala sejak abad ke 16 sampai saat ini. Karena itu juga penetapan Hari Rempah Nasional  (HRN) yang jatuh pada 11 Desember lalu juga berdasarkan  ekspor  cengkih Tidore ke Eropa  sebanya 27,3 ton yang dilakukan  […]

  • Kolaborasi Dorong Perdes Pesisir dan Laut Kayoa

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2020
    • account_circle
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Pakativa- KPMK- Foshal- Pemdes Guruapin Kerja  Bareng   Perlindungan komprehensif untuk hutan mangrove dan pesisir laut sedang digagas bersama lembaga dan pemerintah desa Guruapin Kayoa Halmahera Selatan. Adalah Perkumpulan Pakativa, sebuah lembaga non pemerintah yang bergerak mengkampanyekan budaya, litrerasi dan ekologi bersama Komunitas Pencinta Mangrove Khatulistwa (KPMK) serta Forum Studi Halmahera (Foshal)   mendorong pembuatan Peraturan […]

  • Buku Adalah Subversif ?

    Buku Adalah Subversif ?

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Penulis: Syaiful Bahri Ruray Putra Wayabula A room without books is like body without soul (Cicero). Ditengah hiruk pikuk pandemik yang belum juga selesai, tiba-tiba saja jagad maya kita dikagetkan dengan tarik menarik soal buku. Dan itu berawal ketika ada postingan Anis Baswedan yang berkain sarung, sedang membaca How Democracies Die, buku karya Steven Levitsky […]

expand_less