Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » UGM akan Inventarisasi Eksosistem Mangrove di Maluku Utara    

UGM akan Inventarisasi Eksosistem Mangrove di Maluku Utara    

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • visibility 19

Halmaherapedia– Fakultas Kehutanan (FK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Kick Off Inventarisasi Ekosistem Mangrove dan Penyusunan Fungsi Ekosistem Mangrove dalam Kesatuan Lanskap Mangrove (KLM) di Provinsi Maluku Utara.

Dikutip dari website UGM https://fkt.ugm.ac.id/2026/09/29/fakultas-kehutanan-ugm-inisiasi-inventarisasi-ekosistem-mangrove-di-maluku-utara/ kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (28/9/2026) di Bela Hotel Ternate.  Ini merupakan langkah awal  pelaksanaan inventarisasi dan komputasi fungsi ekosistem mangrove sebagai bagian dari upaya mendukung pelestarian ekosistem mangrove secara berkelanjutan di Maluku Utara. Ini  juga adalah kerja sama antara Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Aset Fakultas Kehutanan UGM, Dr. Ir. Kaharuddin, S.Hut., M.Si. , IPU saat membuka kegiatan ini menyampaikan bahwa  Fakultas Kehutanan UGM menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mendukung inventarisasi dan pengelolaan ekosistem mangrove di Maluku Utara.

Pelaksanaannya melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pemerintah daerah, unit pelaksana teknis, perguruan tinggi, hingga tim pusat ahli dan enumerator. Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sekaligus memastikan proses inventarisasi mampu menangkap kondisi ekosistem mangrove secara komprehensif.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian dari  Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Darat (PPEPD), Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Puji Iswari, S.Hut., M.Si.

Sementara Ketua Tim Riset Ir. Ni Putu Diana Mahayani, S.Hut M.For., Ph.D dalam pertemuan itu memaparkan rencana teknis kegiatan inventarisasi ekosistem mangrove dan konservasi fungsi ekosistem mangrove di KLM di Provinsi Maluku Utara.

“Inventarisasi ekosistem mangrove merupakan tahapan penting untuk menyediakan dasar informasi mengenai kondisi dan karakteristik ekosistem mangrove. Melalui penyediaan fungsi ekosistem dalam kerangka Kesatuan Lanskap Mangrove, hasil kegiatan  ini diharapkan dapat mendukung perencanaan pengelolaan mangrove yang mempertimbangkan keterkaitan ekologis dalam satu kesatuan lanskap serta kebutuhan pengelolaan di tingkat daerah,” jelas wakil dekan.

Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan daerah juga menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Selain menghasilkan informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengelolaan, inventarisasi diharapkan dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta membangun basis pengetahuan bersama untuk mendukung perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove di Provinsi Maluku Utara.

Melalui kegiatan ini, Kehutanan UGM terus memperkuat kontribusinya dalam penerapan ilmu pengetahuan dan keahlian kehutanan untuk mendukung pelestarian ekosistem pesisir yang berkelanjutan, serta berkolaborasi dengan pemerintah Fakultas dan perguruan tinggi di daerah.

Dalam diskusi dimoderatori Reyna Ashari, S. Hut, M. Si, ahli ekologi mangrove dari Universitas Khairun disampaikan bahwa kegiatan ini jadi ruang menyamakan pemahaman mengenai kegiatan serta memperoleh masukan para pemangku kepentingan sebelum kegiatan lapangan dilaksanakan.

Kegiatan ini melibatkan tim Kehutanan UGM, tim ahli Universitas Khairun Ternate, serta enumerator dari kedua perguruan tinggi. Unsur pemerintah daerah dan UPT, perangkat daerah lain Provinsi dan kabupaten/kota, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), BPDAS Ake Malamo, BPKH/BPKHTL Wilayah Maluku dan Maluku Utara, BKSDA Maluku, Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata, serta UPTD Perikanan Wilayah IV Maluku Utara. (*)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UI CISE 2023 Pertemukan Pencaker dengan Perusahaan Terbaik 

    • calendar_month Rab, 22 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 713
    • 0Komentar

    Grand Opening UI CISE 2023

  • Kuso Endemik Ternate, Terus Diburu untuk Dikonsumsi

    • calendar_month Sen, 5 Feb 2024
    • account_circle
    • visibility 1.295
    • 2Komentar

    Perburuan kuso mata biru yang juga salah satu hewan endemic pulau Ternate,  benar- benar massive. Akibatnya  hewan bermata unik ini semakin sulit ditemukan. Pengakuan sejumlah warga di Pulau Ternate yang bertempat tinggal di kawasan barat  pulau, menjelaskan bahwa kuso  ini sudah jarang terlihat sekarang. Jaib Sadek warga Sulamadaha Kota Ternate mengaku, dulu  hamper setiap saat […]

  • Temuan Ngengat Baru, Matikan Cengkih Petani

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2024
    • account_circle
    • visibility 757
    • 1Komentar

    Kabar ini  menjadi warning bagi petani cengkih termasuk  di Maluku Utara.  Pasalnya ada temuan para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) beserta tim Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi  Manado berhasil mengidentifikasi  tiga jenis ngengat baru. Ketiganya adalah Cryptophasa warouwi, Glyphodes nurfitriae dan Glyphodes ahsanae.  Seperti dikutip dari https://brin.go.id/press-release/117548/peneliti-brin-temukan-tiga-ngengat-jenis-baru-salah-satunya-patut-diwaspadai-petani-cengkeh, BRIN merilis bahwa awal 2024 ini  beberapa […]

  • Pertanian Organik hingga Rencana Agrowisata di Ternate

    • calendar_month Sen, 7 Mar 2022
    • account_circle
    • visibility 990
    • 3Komentar

    OM Nami di kebun cabe miliknya

  • Potensi Geothermal Idamdehe Halmahera Barat  

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 1.154
    • 1Komentar

    Bisakah Menjawab Masalah Listrik di Malut? Potensi Geothermal Idamdehe Jailolo Halmahera Barat   Menjawab Masalah Listrik  di  Malut? Provinsi Maluku Utara memiliki luas wilayah mencapai 145.801,10 km² terdiri dari lautan 113.796,53 km² (69,08 persen) dan luas daratan 32.004,57 km² (30,92 persen). Provinsi   ini memiliki 10 Kota/Kabupaten yaitu Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Barat, […]

  • Hutan Lindung Tidore Kepulauan Rawan Dirambah

    • calendar_month Kam, 11 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 780
    • 0Komentar

    Kayu yang ditemukan saat patrroli KPH Tikep dan Halteng, foto KPH Tikep

expand_less