Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Pakativa – Dinkes Lakukan Penyuluhan Kesehatan

Pakativa – Dinkes Lakukan Penyuluhan Kesehatan

  • account_circle
  • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
  • visibility 229

Dalam upaya membangun kesadaran masyarakat di bidang  kesehatan, terutama menghindari penyebaran  Corona Virus Deseasse (Covid-19) yang hingga kini masih terjadi, perkumpulan Paka Tiva menggelar penyuluhan kesehatan dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kota Ternate.

Kegiatan dengan tema “Bangun Pola Hidup Bersih dan Sehat” ini dilaksanakan di Puskesmas Kelurahan Gambesi, Ternate Selatan Rabu (9/9) 2020.

Di Ternate  menyasar masyarakat  4 kelurahan yakni Gambesi, Sasa, Fitu Puncak dan  Ngade Ternate Selatan selama 4 hari.

Hari pertama, digelar di Kelurahan Sasa diikuti  perwakilan warga  dan pemerintah kelurahan serta ibu-ibu.  Dinas Kesehatan diwakili Kepala Puskesmas Kecamatan Ternate Selatan dokter Rita Yanti Sam Mongkito  bicara tentang ciri- ciri seseorang terjangkit Covid hingga upaya  menghindari penyebaran Covid-19.

Dalam penyuluhan ini, turut dijelaskan pola hidup bersih. Misalnya cara mencuci tangan yang baik hingga menggunakan masker  maupun hand sanitizer.

 Nurlela Yusuf SKM dari Puskesmas Gambesi saat mengisi penyuluhan menjelaskan,   pola hidup bersih  dan sehat di lingkungan masing-masing adalah sesuatu yang mutlak.  Dia juga menjelaskan, cara mencuci tangan yang baik untuk menghindari berkembangnya virus atau bakteri seperti  menyebarnya Covid-19  saat ini.

Pj Recovery Covid -19  Perkumpulan Paka Tiva,  Riski Belo  menjelaskan, sejak pertama kali ditemukan di Kota Wuhan China Desember 2019 lalu, virus ini menular  cepat hingga ke  Maluku Utara.  Hingga kini Maluku Utara   terkonfirmasi  yang positif COVID-19   1.896 orang, yang sembuh 1.579 dan 67 orang meninggal dunia. 

Pemerintah juga telah mensosialisasikan  agar menjaga kebersihan serta menerapkan Social Distancing dan physical distancing.  Menggunakan masker dan rajin mencuci tangan. Covid bahkan  membuat masyarakat  terdampak  ekonomi keluarga. 

Berkaca dengan hal   itu  maka komunikasi adalah bagian  penting  menghadapi ancaman ini. Tenaga kesehatan berperan penting  memberikan pemahaman dan menjadi tulang punggung menanggulangi penyebaran Covid.  Mereka  di garda terdepan memberikan pelayanan yang dibutuhkan  publik. 

“Mewujudkannya butuh  kerja sama pemerintah, petugas kesehatan dan media. Perkumpulan Pakativa sebagai kelompok masyarakat bergerak mendampingi warga untuk  isyu  literasi, budaya  dan ekologi  coba mendorong pemahaman bersama membantu tenaga medis  menghadapi COVID-19.  Salah satunya  dengan kampanye atau penyuluhan kesehatan. Termasuk pembagian  alat dan fasilitas kesehatan. Misalnya Alat Pelindung Diri (APD), masker dan hand sanitizer,” jelasnya.    

Kegiatan ini tidak hanya di Ternate tetapi di wilayah dampingan Paka Tiva. Yakni Kota Tidore Kepulauan, dan Gane Barat Halmahera Selatan.

“Pelaksanaanya 14 desa di Maluku Utara. Kita ingin membantu warga yang terdampak covid-19. Selain penyuluhan kesehatan, juga penguatan ekonomi masyarakat terutama 4 desa dampingan di Halmahera Selatan. Misalnya demplot pertanian,  membantu nelayan kecil  dan usaha ibu-ibu. Target  kita   warga terdampak covid-19,”jelas Riski.(*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikan dan Manusia di Teluk  Weda Tercemar Logam  Berbahaya      1:24 Play Button

    Ikan dan Manusia di Teluk Weda Tercemar Logam Berbahaya     

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 2.195
    • 0Komentar

    Ini Hasil Riset Nexus3 Foundation dan Universitas Tadulako       Nexus3 Foundation bersama Universitas Tadulako Palu Sulawesi Tengah merilis laporan penelitian mengenai status lingkungan dan human biomonitoring  di daerah Teluk Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Wilayah ini menjadi tempat pengambilan sampel karena   menjadi salah satu sentra industri nikel di Indonesia.    Nexus3  Foundation Nexus for […]

  • Hemiscyllium halmahera Terancam, Perlukah Perlindungan?  

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Hemyscillium-halmahera yang-ditemukan-di-laut-Ternate-foto-Nasijaha-Dive Center

  • Malut Segera Miliki Dewan Kebudayaan Daerah

    • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 349
    • 1Komentar

    Ronggeng Togal sebagai sebagai sebuah tradisi dan kebudayaan orang Makeang perlahan mulai tegeerus kebudayaan pop/foto PakaTiva

  • Hutan dan Laut  Malut Makin Terancam

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle
    • visibility 285
    • 1Komentar

    Salah satu peserta aksi Hari Bumi yang membawa Pamflet berisi pesan Jaga Laut Maluku Utara foto M Ichi

  • Halmahera Timur, Ayam Mati di Lumbung Padi?

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Kaya Tambang, Kemiskinan Ekstrem dan Stunting Tinggi Pada November 2022 lalu, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)  mengeluarkan sebuah rilis  yang sangat menyayat hati. Rilis  itu mengangkat kondisi riil  kemiskinan ekstrem masyarakat Kabipaten Halmahera Tmur. Tidak itu saja r mengungkap kondisi anak anak yang angka stuntingnya  sangat tinggi di seluruh wilayah Maluku Utara.   Rilis […]

  • Indonesia Mencari Pemimpin Pro Lingkungan

    • calendar_month Jum, 27 Okt 2023
    • account_circle
    • visibility 265
    • 1Komentar

    Kepastian capres dan cawapres yang akan bertanding di pilpres 2024 memunculkan satu pertanyaan penting. Apakah para kontestan memiliki kepedulian tinggi terhadap masalah lingkungan? Krisis iklim yang sedang terjadi dan menjadi permasalahan semua negara termasuk Indonesia membutuhkan komitmen besama untuk menanganinya. Indonesia juga sudah berkomitmen untuk menahan laju pemanasan global, dengan mengedepankan pembangunan rendah karbon yang […]

expand_less