Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Malut » Ini Si Crazy Rich dari Tambang di Halmahera  

Ini Si Crazy Rich dari Tambang di Halmahera  

  • account_circle
  • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
  • visibility 1.209

Emiten tambang PT Petrosea Tbk (PTRO) mencatatkan peningkatan laba sebesar 21,39% menjadi US$40,92 juta atau Rp610,2 miliar (Rp14.912/US$) pada tahun 2022. Pertumbuhan ini salah satunya ditopang oleh andil crazy rich manusia super kaya Halmahera, Haji Romo Nitiyudo Wachjo.

Haji Romo Nitiyudo sendiri adalah pemilik Indotan Halmahera Bangkit dan NHM Gosowong Gold Mine. Indotan mengambil alih kepemilikan mayoritas PT Nusa Halmahera Minerals yang mengoperasikan Tambang Emas Gosowong, dari pemilik sebelumnya Newcrest Mining Ltd. pada awal tahun 2020.

Diketahui, Pemegang saham utama Petrosea kini adalah PT Caraka Reksa Optima, perusahaan Indonesia yang menjalankan kegiatan usaha di bidang aktivitas keuangan dan asuransi, serta aktivitas profesional, ilmiah dan teknis.

Caraka Reksa Optima adalah konsorsium yang dipimpin oleh Anggara Suryawan. Konsorsium ini terdiri dari beberapa investor yang disponsori oleh Haji Romo Nitiyudo Wachjo.

Pasca pengambilalihan kuasa oleh Haji Romo tersebut, kini PTRO tengah menggalakkan diversifikasi perusahaan ke sektor emas. Untuk pertama kalinya, PTRO memfasilitasi produksi emas dore bullion di proyek trailing management untuk PT Santana Rekso Nindhana.

Dikutip dari (https://www.cnbcindonesia.com/market/20230404112059-17-427161/haji-romo-crazy-rich-halmahera-yang-bikin-petrosea-cuan-gede) dalam keterangan resmi  Rabu, (4/4/2023), Petrosea mencatatkan pendapatan Perusahaan mencapai US$ 476,32 juta atau Rp7,1 triliun. Angka ini naik 14,57% dari tahun 2021.

Salah satu faktor pendukungnya adalah peningkatan kegiatan operasional di lini bisnis bidang kontrak pertambangan, rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC) yang tumbuh sebesar 35,15% dan Kontrak Pertambangan yang tumbuh 13,75%.

Presiden Direktur Petrosea, Romi Novan Indrawan mengatakan, pihaknya optimis bahwa strategi diversifikasi dan pengembangan usaha ke sektor emas dan mineral lainnya merupakan modal yang kuat dalam menghadapi seluruh tantangan.

Sekadar diketahui, bumi Halmahera  dan Maluku Utara umumnya terbilang sangat kaya dengan bahan mineral. Terutama emas dan nikel  yang saat ini dieksploitasi. Sumber mineral yang memenuhi perut Halmahera ini, turut memberi andil menambah pundi-pundi kekayan para  pengusaha ini hingga  anak cucu mereka.

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKP Janji 20 M ke 10 Kampung di Tiga WPP

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 683
    • 0Komentar

    Foto Pengukuran ikan tuna dalam program fair trade foto MDPI

  • Sampah Plastik di Laut Malut Menghawatirkan

    • calendar_month Sen, 16 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 721
    • 0Komentar

    sampah plastik yang mengapung di laut antara Halmahera dan Tidore,foto/michi

  • Petaka Perubahan Iklim Global Ancam Bumi

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 731
    • 1Komentar

    Kenaikan Permukaan air laut menyebabkan abrasi dan pengikisan daratn foto Asrul Lamunu

  • Anak Muda Pulau Bacan Dorong Literasi, Konservasi dan Ekonomi

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle
    • visibility 871
    • 0Komentar

    Bentuk Komunitas, Kampanye Lindungi  Satwa, Buat Perdes dan  Kelompok Tani Suasana di kawasan zero point pusat Kota Labuha Halmahera Selatan terlihat sibuk. Jumat (11/7/2025) siang  itu  sejumlah anak muda tengah menyiapkan acara pendukung kegiatan Merayakan Hari Keragaman Burung Indonesia  (MKBI) yang dilaksanakan  LSM Burung Indonesia.  Kegiatan ini  adalah bagian dari Festival Konservasi Satwa  Liar Maluku […]

  • Dampak Kemarau: Dari Singkong Mati, Hutan Sagu Terbakar hingga Inflasi 5,72 Persen

    Dampak Kemarau: Dari Singkong Mati, Hutan Sagu Terbakar hingga Inflasi 5,72 Persen

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Kemarau yang melanda Indonesia sudah memasuki bulan keenam. Kondisi ini benar-benar memukul petani dan warga umumnya. Di Maluku Utara, yang wilayahnya terdiri dari pulau-pulau kecil, dampaknya terasa sangat luar biasa. Warga, di pulau-pulau kecil, mengalami kesulitan pangan dan air bersih. Di sejumlah pulau air pun mulai sulit didapatkan. Dalam urusan pangan, mereka hanya berharap pada […]

  • Tambang di Pulau Kecil, Langgar Undang-undang Tapi Aman Saja

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle
    • visibility 2.662
    • 0Komentar

    Jumlah  pulau di Maluku Utara (Malut) berdasarkan data Pemerintah Provinsi Maluku Utara  ada 805 pulau. Dari jumlah itu, hanya  Halmahera, Obi, Taliabu dan Morotai masuk kategori pulau sedang. Selebihnya pulau kecil yang luasnya tidak lebih dari 2000 hektar. Pulau sebanyak itu, 82 diantaranya berpenghuni dan sebagian besar tidak berpenghuni. Terutama pulau kecil dan sangat kecil. […]

expand_less