Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Kampanye Hari  Air Sedunia Lewat Konten Digital

Kampanye Hari  Air Sedunia Lewat Konten Digital

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
  • visibility 625

Warga Lingkungan Ake Gaale Kelurahan Sangaji Kota Ternate Utara  akan merayakan Hari Air Sedunia 23 Maret nanti dengan beragam kegiatan. Diawali dengan kegiatan Workshop Makin Cakap Digital pada Selasa (14/3/2023) malam. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya memiliki pemahaman dan pengetahuan soal pemanfaatan dan penggunaan  media social dan alat digital. Tidak itu saja, warga terutama kaum milenial di lingkungan Ake Gaale juga diberikan pelatihan singkat pembuatan konten untuk kampanye terutama bertepatan dengan Hari Air Sedunia yang diperingati  warga sejak 2015 lalu itu.

“Workshop Makin Cakap Digital ini sebagai petanda dimulainya agenda Silaturahmi Akbar “Sangaji Pangge Pulang” atau Torang Orang Sangaji Bakudapa yang dihelat  sebulan penuh hingga acara Halal bi Halal usai lebaran idul fitri  nanti,” jelas koordinator Sangaji Pangge Pulang Abubakar Adam ST.

Memperingati Hari Air Sedunia ini sendiri merupakan rangkaian kegiatan Sangaji Pangge Pulang. Rangkaiannya  pada Sabtu nanti digelar parade atau konvoi motor  menyambut Hari Air Sedunia  oleh Komunitas Save Ake Gaale melibatkan masyarakat. Selain itu ada Sigofi Gam dan Sigofi Ake (bersih bersih kampung dan Air  Ake Gaale).

Ketua Komunitas Save Ake Gaale Alwan M Arif memandu acara ini menjelaskan, agenda  Hari Air Sedunia ini  diperingati warga  Ake Gaale berturut turut sejak 2015. Warga berpartisipasi penuh untuk kegiatan ini sebagai upaya, mengkampanyekan upaya penyelamatan air di Kota Ternate.   “Ake Gaale menjadi ikon penyelamatan air di Ternate sekaligus Sangaji  sebagai Kampung Air di Ternate,” jelas Alwan.  

Agenda Sangaji Pangge Pulang ini juga akan dihelat  kegiatan Kampung Ramadhan, salah satunya   warga  jualan kuliner khas Ramadhan  dan kegiatan keagamaan lain dipusatkan di kawasan jalan Kepiting Kelurahan Sangaji.

Thamrin Ibrahim sedang menyampaikan pengantar pentingya cakap digital di zaman sekarang ini, foto Opan Jacky

“Seluruh rangkaian acara, puncaknya nanti  di kawasan benteng Toloko.  Agendanya dibuat ada konektivitas antara Ake Gaale, Benteng Toloko dan Pantai Sangaji,” jelas Abubakar.

Kesempatan itu dia turut mengingatkan literasi digital ini adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Seluruh aktivitas  hidup manusia modern saat ini,  sudah sangat bergantung dengan fasilitas ini. Karena itu  semua orang mesti cakap digital yang mengarahkan pada pemanfaatan yang berguna membantu hidup manusia. “Soal digital itu sudah menjadi habit  apa saja aktivitas manusia saat ini selalu memanfaatkan  alat dan fasilitas ini.  Karena itulah penggunanya harus cakap,” tutupnya.

Sementara Thamrin Ali Ibrahim yang juga Project Manager Gerakan Nasional Literasi Digital Provinsi Maluku Utara, menyampaikan bahwa  ada 4 pilar membangun literasi digital harus dipahami oleh masyarakat. Yakni  Digital Culture, Digital Skills, Digital Ethics, dan Digital Safety.

 “Digital skill berkaitan dengan kemampuan individu mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras, perangkat lunak serta sistem operasi digital dalam kehidupan sehari-hari. Digital culture merupakan bentuk aktivitas masyarakat di ruang digital dengan tetap memiliki wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, dan kebhinekaan.  

Warga antusias mengikuti kegiatan workshop

Sementara, digital ethics adalah kemampuan menyadari mempertimbangkan dan mengembangkan tata kelola etika digital (netiquette) dalam kehidupan sehari-hari. Digital safety sebagai kemampuan masyarakat mengenali, menerapkan, meningkatkan kesadaran perlindungan data pribadi dan keamanan  digital.

Kesempatan itu Thamrin turut menyampaikan dukungannya dengan agenda Sangaji Pangge Pulang yang sudah mulai dilaksanakan dengan workshop cakap digital tersebut. Bentuk dukungannya nanti melibatkan para konten creator ikut membuat berbagai konten untuk disebarluaskan.   

Dalam workshop ini warga turut diberikan penguatan  bagaimana cakap digital termasuk belajar bikin konten untuk media social dengan alat gadget atau smartphone. Konten Kreator  Maluku Utara seperti Saya Ko dan Saya Kiri, bersama Sofyan Ansar atau biasa disapa Opan  Jacky yang juga vidoegrafer handal Maluku Utara turut memberi materi terkait cakap digital ini. Termasuk pembuatan konten sekaligus  mendorong anak muda  jadi konten creator.  Opan misalnya   turut menjelaskan beberapa teori dasar memulai sebuah konten.  Dari proses menemukan ide, pengambilan gambar hingga editing dan waktu ditayangkan  ke public melalui media social.

“Kita sudah belajar teorinya nanti agendakan pelatihan berikut belajar bikin konten melalui gadget  masing masing,” tutupnya.(*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • 75 Tahun Warga Gane Belum “Merdeka”

    • calendar_month Kam, 2 Jun 2022
    • account_circle
    • visibility 583
    • 1Komentar

    Jalan perusahaan di perkebunan sawit PT Korindo ini dimanfaatklan warga Gane Dalam dan Gane Luar untuk akses antar dua desa tersebut. foto M Ichi

  • Begini Cara Siapkan Warga Tubo Tanggap Bencana

    • calendar_month Rab, 22 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Kolaborasi Pertamina, IAGI, PRB dan PMI Kuatkan Warga Puluhan warga Tubo antusias mengikuti Simulasi Manajemen Posko dan Bantuan Pertama (First Aid) di sebuah tenda pengungsi di halaman Kantor Lurah Tubo Selasa (21/2/2-23). Mereka serius mendengar penjelasan dari para fasilitator. Sekdar diketahui warga Kelurahan Tubo di Kota Ternate Utara Ternate Maluku Utara ini,  rentan terhadap  bencana […]

  • Butuh Aksi Nyata Bebaskan Laut Malut dari Sampah Plastik

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2020
    • account_circle
    • visibility 615
    • 0Komentar

    Provinsi Maluku Utara memiliki luas mencapai 145.801 km2.  Terdiri dari 69,08 % merupakan lautan dan sisanya 30,92 adalah daratan. Secara geografis perairan Maluku Utara berada dalam Kawasan segitiga terumbu karang (coral triangle). Karena itu, perairan Maluku Utara memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi dan menjadi rumah bagi berbagai  spesies karang, jenis ikan, lumba-lumba dan penyu. […]

  • Setahun Prabowo–Gibran: Reformasi Hukum Mandek, Perjalanan Demokrasi Masih Tersendat

    Setahun Prabowo–Gibran: Reformasi Hukum Mandek, Perjalanan Demokrasi Masih Tersendat

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 836
    • 0Komentar

    Setahun perjalanan pemerintahan Prabowo Subianto Gibran Rakabuming Raka, diwarnai pasang surut   reformasi huku dan tersendatnya perjalanan demokrasi.  Bagi Kurawal sebuah yayasan yang bekerja untuk memperkuat praktik, lembaga, dan nilai-nilai demokrasi di Indonesia  dan kawasan Global South,serta mendorong persemaian ide baru dan eksperimentasi bagi terwujudnya tatanan demokrasi yang bermartabat dan bermaslahat bagi seluruh warga Negara, meihat […]

  • Cerita Miris Desa Terang di Pulau Kecil

    • calendar_month Sab, 8 Jan 2022
    • account_circle
    • visibility 845
    • 1Komentar

    Pemandangan dari atas Pulau Laigoma Halmahera Selatan foto M Ichi

  • Temuan Ngengat Baru, Matikan Cengkih Petani

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2024
    • account_circle
    • visibility 670
    • 1Komentar

    Kabar ini  menjadi warning bagi petani cengkih termasuk  di Maluku Utara.  Pasalnya ada temuan para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) beserta tim Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi  Manado berhasil mengidentifikasi  tiga jenis ngengat baru. Ketiganya adalah Cryptophasa warouwi, Glyphodes nurfitriae dan Glyphodes ahsanae.  Seperti dikutip dari https://brin.go.id/press-release/117548/peneliti-brin-temukan-tiga-ngengat-jenis-baru-salah-satunya-patut-diwaspadai-petani-cengkeh, BRIN merilis bahwa awal 2024 ini  beberapa […]

expand_less