Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » WALHI Gelar Camping Kaum Muda Kepulauan

WALHI Gelar Camping Kaum Muda Kepulauan

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
  • visibility 418

Bangun Kesadaran Sejak Dini untuk Lingkungan

Pada Jumat hingga Minggu (03-05/11/ 2023) lalu Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara,  menggelar Camping Kaum Muda Kepulauan.

Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan wisata Pantai Kastela Kecamatan Pulau Ternate Maluku Utara.  Kegatan  itu mengusung tema “Selamatkan Ruang Hidup Rakyat Maluku Utara Dari Solusi Palsu Transisi Energi”  Kegiatan outdor ini mngusung konsep kegiatan  penyampaian materi sekaligus pameran foto bertajuk Kerusakan Lingkungan di  Maluku Utara.

“Kegiatan ini bertujuan agar kaum muda bisa memperkuat kesepahaman terkait kerusakan ekologi yang diakbiatkan industry nikel serta mengkonsolidasikan gagasan dalam menyuarakan dampak krisis iklim saat ini,” kata Nursin Gusao manager kampanye WALHI Maluku Utara. Camping Kaum Muda ini diikuti  para  mahasiswa  dari kawasan lingkar tambang Halmahera Tengah, Pulau Obi bersama sejumlah pelajar SMA sederajat di Kota Ternate dan Tidore. Siswa yang terlibat memiliki latar belakang sekolah berbeda. Mereka berasal dari SMA Al–Irsyad  Kota Ternate, SMK Pembangunan Kota Ternate, SMA Muhamadiyah Kota Ternate, SMAN 5 Tikep, SMKN 5 Tikep, SMKN 6 Tikep dan SMA Yasmu Tikep. “Kegiatan ini diisi materi dari direktur WALHI Malut, akademisi, wartawan, dan akivis perempuan dengan sub topic berbeda- beda. Mulai dari Advokasi Masyarakat Sipil Dalam Perlindungan Ruang Hidup di Maluku Utara, Masyarakat Pesisir dan Perubahan Ekonomi, Ancaman Industri Ekstraaktif Pertambangan Nikel (PSN) Terhadap Kawasan Pesisir Laut Saat Ini Kedepan (Biodiversity) dan Masyarakat, Ekologi Politik (Refleksi Gerakan Lingkungan Hidup di Maluku Utara), serta Perempuan dan Keadilan Hukum Lingkungan.

Acara ini juga diisi dengan live music yang dibawakan oleh Ivas Kacau  musisi asal Maluku Utara yang memiliki ciri khas lagu bertajuk kritik atas perampasan hak seperti “Indonesia Tanah Air Beta- Beta Gusur Sampai Rata” dan “Revolusi dari Pagi”. Lagu-lagu ini menceritakan problematika Indonesia terutama di Maluku Utara. Selain itu acara ini juga diselingi ice braking dan mini games bernuansa ekologi untuk mencairkan suasana.

Camping Kaum Muda ini memiliki output konsolidasi anak muda untuk terlibat dalam aksi- aksi penyelamatan lingkungan hidup termasuk kritik atas solusi palsu transisi energy yang ditawarkan pemerintah lewat proyek strategis nasional. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7.280 Pulau di BANUSRAMAPA Terancam

    • calendar_month Rab, 22 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Ancaman Perubahan Iklim sangat nyata fot M Ichi

  • Titik Nol Jalur Rempah adalah Soal Geopolitik (3)

    • calendar_month Jum, 28 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 546
    • 1Komentar

    Untuk menentukan Titik Nol Rempah, bukan lagi sekedar soal romantisme sejarah masa lalu, namun ia adalah soal identitas, nasionalisme, dan soal geopolitik global, untuk menentukan pada titik manakah Indonesia harus memainkan peranannya dalam percaturan global dewasa ini. Jika menoleh apa yang dilakukan China sepeninggalnya Mao Tze Tung, Deng Xiao Ping telah berani mengangkat identitas masa […]

  • MUI: Haram Buang Sampah ke Sungai, Laut dan Danau

    MUI: Haram Buang Sampah ke Sungai, Laut dan Danau

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Mahmud Ici
    • visibility 650
    • 0Komentar

    Munas Majelis Ulama Indonesia (MUI) XI Tahun 2025 di Jakarta pada 20-23 November lalu ternyata turut membahas salah satu persoalan lingkungan  krusial yakni masalah sampah. Munas  itu kemudian menghasilkan fatwa bagi  warga yang membuang sampah sembarangan di sungai, danau dan laut. “Membuang sampah ke sungai, danau dan laut hukumnya haram karena dapat mencemari sumber air […]

  • Perkici dada-merah Sangat Terancam

    • calendar_month Kam, 29 Apr 2021
    • account_circle
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Nuri Ternate yang dilepasliarkan setelah di tempatkan di kandang transit Ternte

  • Raja Ampat dan Halmahera, Surga yang Terluka di Timur Indonesia

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle
    • visibility 674
    • 0Komentar

      Penulis Badrun Ahmad Dosen Universitas Khairun Di ujung  timur Indonesia, terbentang  gugusan pulau karang nan memesona: Raja Ampat. Hamparan atol dan atolnya yang berkilau di atas lautan biru jernih menjadikannya salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia. Lebih dari 500 spesies karang dan ribuan spesies ikan menjadikan Raja Ampat sebagai laboratorium […]

  • Dua Hari yang Sunyi di Bumi Maluku Utara 

    • calendar_month Rab, 22 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 575
    • 3Komentar

    Peringatan Hari Air Sedunia oleh Komunitas Save Ake Gaale

expand_less