Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kampung » Di Mare akan Dikembangkan Jambu Mente

Di Mare akan Dikembangkan Jambu Mente

  • account_circle
  • calendar_month Kam, 8 Nov 2018
  • visibility 717

Pulau Mare Tidore Kepulauan  yang  menjadi pusat gerabah di Maluku Utara,   segera dikembangkan menjadi pusat produksi jambu mente di  Maluku Utara. Pihak Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Ternate- Tidore    berencana mengembangkan lahan hutan lindung  di  Pulau Mare ini dengan tanaman jambu mente. 

Data  Kesatuan Pengelolaan   Hutan (KPH) Ternate-Tidore  menunjukan dari luas hutan lindung Pulau Mare  31,31 hektar, areal penggunaan lain 67,72 hektar dan hutan produksi dikonversi 153,98 hektar akan segera dilakukan penanaman secara menyeluruh di pulau ini.Pulau yang tidak lagi memiliki hutan perawan dengan pepohonan besar ini segera   diubah menjadi salah satu pusat  jambu mente di Tidore bahkan Ternate.

Kepala KPH Ternate–Tidore Ibrahim Tuhateru kepada kabarpulau  Sabtu (2/11) mengatakan, kurang lebih ada 265 hektare   akan ditanami jambu mente. Luasan ini selain ditanami jambu mente juga akan ditanami jenis kayu lainnya untuk menghijaukan pulau ini yang terlihat gersang dan  penuh alang-alang itu.

Penanaman di  pulau Mare ini menurut Ibrahim merupakan program rehabilitasi lahan  yang akan dilakukan  Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP-DAS) Moloku Kie Raha. “Ini program BPDAS  yang segera dikerjakan dalam waktu dekat,” jelas Ibrahim. Untuk rencana penanaman  pihak KPH bersama BPDAS sudah   turun ke Mare untuk bertemu masyarakat dan pemerintah setempat.  

Sementara soal mengapa tanaman yang dipilih adalah jambu mente dan beberapa jenis tanaman kayu yang mudah tumbuh seperti kemiri, karena sesuai survey dan tanaman yang bisa hidup dan bertahan  di Mare adalah  tanaman ini. “Saat ini kita bisa lihat yang paling banyak itu adalah tanaman jambulang  dan beberapa jenis  tumbuhan perdu lainnya,” ujarnya. Selain program penanaman ini, ada juga akan dikembangkan   Mare melalui program  one village one commodity dari program dana desa yang saat ini sedang digulirkan.  Program ini katanya akan segera bergulir  di akhir 2018 ini.

Sekadar diketahui, kondisi  pulau Mare sendiri agak gersang  puncak gunungnya dan didominasi perdu  dan ilalang. Di Bilarung Makota atau tempat bermain rusa warga setempat menyebutnya didominasi ilalang dengan jambulang (Syzygium cumini).

Jambulang adalah sejenis pohon buah dari suku jambu- jambuan dengan buah sepat masam. Dalam bahasa lokal Ternate dan beberapa daerah lain di Maluku Utara disebut jambula.

Sementara sesuai Data  Kementerian Kelautan dan Perikanan, terkait pulau-pulau kecil menunjukkan, Mare adalah pulau berbatu yang sebagian hutan berubah jadi perkebunan. Sedang daerah landai untuk perkampungan.Pulau ini dulunya dihuni banyak rusa. Sayang seiring waktu   rusa-rusa itu telah punah..

Jika mereka yang pernah menginjakkan kakinya di pulau ini, perjalanannya  agak terhibur karena dari Puncak Mare pemandangan begitu indah. Kala memalingkan muka ke bagian timur terlihat laut indah dan Gunung Kie Matubu Tidore. Agak ke utara akan menyaksikan berjejer Pulau Maitara dan Ternate. Begitupun ke selatan , bisa melihat Halmahera memanjang dari utara dan selatan.Kala memandang ke barat bisa menyaksikan gugusan Pulau Moti Makian dan Kayoa seperti terapung- apung dari kejauhan.(ici)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaungkan Perikanan Berkelanjutan Melalui Jurnalisme   

    • calendar_month Jum, 6 Des 2024
    • account_circle
    • visibility 821
    • 0Komentar

    Perikanan berkelanjutan menjadi salah satu isu penting sekarang dan di masa depan. Hal ini juga  berhubungan dengan masalah pangan dari kelautan. Terutama ketersediaan ikan  yang saat ini menghadapi berbagai  masalah. Dari penangkapan yang bersifat destruktif,  budidaya dan perlindungan  untuk  generasi di masa depan. Hal ini juga menjadi salah satu tema penting dari Green Press Community […]

  • Ada Apa, Ikan di Pesisir Ternate Mati Mendadak?

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2023
    • account_circle
    • visibility 785
    • 2Komentar

    Peristiwa tidak biasa terjadi di pantai Kelurahan Sasa Kota Ternate Selatan Kota Ternate Maluku Utara  Minggu (10/9/2023) pagi.  Warga di  kawasan pantai  RT05/RW02  itu digegerkan adanya ribuan ikan mati terdampar. Kawasan pantai  yang juga dipenuhi berbagai jenis sampah baik plastic dan  sisa aktivitas rumah tangga itu berserakan bangkai beberapa jenis ikan. Beberapa    yang diidentifikasi […]

  • Mengunjungi Mayau, Pulau Terluar Kota Ternate (1)

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle
    • visibility 1.443
    • 1Komentar

    Merekam Masalah Infrastruktur hingga Layanan Dasar    Kamis (24/8/2023) lalu saya berkesempatan  mengunjungi Pulau Mayau di Kecamatan Batang Dua. Pulau ini secara adminstratif berada di wilayah pemerintahan Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Di kecamatan ini ada dua  pulau yakni Mayau dan Tifure  dengan 6 kelurahan. Di Pulau Mayau ada 4 kelurahan.Sementara di Tifure ada dua […]

  • Potensi Laut Malut Besar Tapi Minim Perhatian

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 1.310
    • 0Komentar

    Perairan Maluku Utara terbilang paling potensial.  Wilayah lautnya   bersinggungan langsung dengan empat Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI). Keempatnya adalah  WPPNRI 714 (meliputi perairan Teluk Tolo dan Laut Banda), 715 (perairan Teluk Tomini, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram, dan Teluk Berau), 716 (Perairan Laut Sulawesi dan sebelah utara Pulau Halmahera), dan 717 (Perairan […]

  • Perusahaan Tambang Wajib Punya PKKPRL

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 651
    • 0Komentar

    Kawasan-laut-di-depan-pulau-gebe-dan-fofao-kini-menjadi-tempat-parkir-kapal-dan-tongkang-yang-mengangkut-ore-tambang foto M ICI

  • Bangun Desa Harus Dimulai dari Tata Ruang

    • calendar_month Rab, 2 Des 2020
    • account_circle
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Membangun sumber sumber pangan desa. jga butuh tata ruang desa. foto mahmud ichi

expand_less