Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kampung » Dicari Tim SAR, Warga Sanana Pulang Rumah dengan Selamat

Dicari Tim SAR, Warga Sanana Pulang Rumah dengan Selamat

  • account_circle
  • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
  • visibility 232

Seorang warga Desa Waihama Kecamatan Sanana  yang dilaporkan hilang saat  menggunakan perahu dari desanya  ke Desa Naflo  Kecamatan Mangole Timur hingga sempat dicari tim SAR gabungan ternyata telah pulang ke rumahnya.

Warga atasnama Salim Fatgehipon   (19)   tahun itu,    pergi  dari rumah menggunakan  perahu  dan  tak juga pulang Sabtu malam tadi. Karena pihak keluarga bersama warga kampung mencarinya menggunakan perahu dan tidak ditemukan,  keluarga lalu melaporkan   ke pihak BPBD dan  diteruskan ke Basarnas  Ternate.   

Novita Sari Fatgehipon kakak kandung Salim yang dihubungi dari Ternate menceritakan, adiknya keluar dari  rumah menggunakan perahu menuju ke desa Naflo di Mangole Timur sekira pukul 19.30 WIT. Karena tidak pulang maka mereka mencarinya. Karena usaha pencarian oleh keluarga dan warga tidak ditemukan, dia kemudian melaporkan ke pihak BPBD Sanana.

Menurut Novita Sari adiknya yang diketahui mengalami keterbelakangan  mental itu, mendayung tak sampai   ke Desa Naflo. Minggu (4/4) sekira pukul 02.00 WIT  dinihari dia balik  dan   singgah ke Desa  Baru  Kecamatan Sanana  Salim lalu diamankan warga dan pada Minggu (4/4/2021) pagi diantar pulang ke rumahnya di Waihama.   “Dia tidak sempat sampai ke Naflo tapi dia balik dan masuk ke Desa Baru. Pagi ini sudah diantar ke rumah,” jelas Novita Sari.

Salim saat ditemui Tim SAR Gabungan di Rumahnya Foto Tim SAR

Novi bilang awalnya Salim minta izin kepada ibunya mau ke kampung Naflo, meski tak diberi izin dia tetap berangkat. “Dia diam diam mengambil perahu dan berangkat ke Naflo. ng ada warga yang melihatnya   mendayung perahu,” katanya.Karena itu warga Bersama   keluarga berusaha mencarinya.

Bentanan Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kepulauan Sula  dihubungi dari Ternate menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari seorang warga  Waihama bernama Novita Sari Fatgehipon  yang tak lain adalah Kakak Salim pada  Sabtu’ (3/4 /2021)   malam sekira pukul 20.20 via hand phone. Dia mengabarkan bahwa adik kandungnya bernama Salim Fatgehipon minta ijin ke ibunya mau ke desa Naflo.Meski tak diberi izin dia diam diam pergi menggunakan perahu.   

Laporan ini kemudian diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS,red) di Ternate.  Atas laporan tersebut petugas dari Tim SAR Gabungan langsung bergerak Sabtu malam. Malam  tadi belum ada ada hasil  maka tim SAR  melanjutkan pencarian hari kedua Minggu (4/4). Sekira  pukul 07.00 Wit,   pencarian dengan 2 tim Search and Rescue Unit (SRU).  Sesuai  rencana operasi yang dibuat  SRU 1 menggunakan Rubber Boat melakukan penyisiran di bagian selatan sejauh 3 Nautical Mile (NM)  dari arah timur Pulau Naflow. SRU  2 menggunakan long boat masyarakat melaksanakan penyisiran di bagian selatan sejauh 3 Nautikal Mile (NM)  dari arah barat Pulau Naflow. Saat  pencarian  Tim SAR gabungan menerima informasi dari Polsek Desa Mangega bahwa  korban  telah di antar ke rumah keluarga korban.

“Tim SAR  gabungan  lalu menuju ke rumah korban  untuk memastikan bahwa korban telah selamat. Hasil pengecekan memang benar korban telah berada di rumah dalam keadaan selamat,” jelas   Kepala Basarnas Ternate Muhamad Arafah melalui rilis resmi  yang dikirim kepada media. Dengan demikian operasi pencarian dinyatakan selesai.(*)  

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alokasi PS- TORA dan Pelepasan HPK-TP Perlu Kajian Mendalam

    • calendar_month Jum, 5 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Aktivitas menanam KTH Ake Guraci yang memperoleh Izin seluas 100 hektar foto Juliaty penyuluh Ps

  • Ayo Selamatkan Pulau Ini Sebelum Tenggelam

    • calendar_month Rab, 24 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 505
    • 2Komentar

    Kondisi PUlau Pagama saat ini. foto Wandi

  • Legu Tara No Ate 2025: Kolaborasi Budaya, Edukasi  dan Kampanye Lingkungan

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Ketua Panitia: Semua Kesiapan  Sudah Maksimal, Siap  Digelar Oktober   Pihak  Kesultanan Ternate  akan   menyelenggarakan Festival Legu Tara No Ate 2025. Kegiatan ini rencana dilaksanakan  pada  16  hingga 18 Oktober 2025. Acara ini akan dipusatkan di Lapangan Pelabuhan Perikanan Nusantara, Kelurahan Mangga Dua, Kota Ternate. Legu Tara No Ate 2025 ini sendiri merupakan Iven festival […]

  • Bacarita Pangan Lokal Maluku Utara

    • calendar_month Ming, 18 Okt 2020
    • account_circle
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Catatan dari Diskusi  Bersama Stakeholder Provinsi Maluku Utara yang terdiri dari pulau-pulau ini memiliki keragaman  pangan lokal. Dari banyaknya pangan local  yang dimiliki baik sagu, ubi-ubian maupun jenis biji-bijian  memiliki sejarah panjang.  Potensi sumber daya pangan itu diikuti berbagai tradisi dan  budaya dalam menyiapkannya. Selain kekayaan pangan, Bumi Maluku Utara juga punya kekayaan yang luar […]

  • HAM untuk Nelayan Kecil dan Awak Kapal Perikanan Lemah

    • calendar_month Kam, 3 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Upaya pemerintah dalam pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM) kepada nelayan kecil dan awak kapal perikanan sebagaimana diamanahkan di dalam UndangUndang No. 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam  terbilang lemah. Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan dalam rilisnya  Selasa (1/8/2023), menegaskan,  Pemenuhan HAM  kepada nelayan kecil dan awak kapal perikanan […]

  • Kebun Sagu Dijual, Cadangan Pangan Warga Sagea Hilang (1)

    • calendar_month Ming, 7 Jan 2024
    • account_circle
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Rintik hujan pada Minggu (26/11/2023) sekira pukul 17.00 WIT itu, tak menyurutkan semangat Abdurahman Jabir (50) dan Anwar Ismail (67). Keduanya bahu membahu dengan kedua tangan, mengangkat tepung sagu yang telah mengendap di dalam perahu–wadah penampung perasan pokok sagu.  Tepung terisi dalam tiga karung besar hasil perasan  empulur setengah batang pohon sagu, yang panjangnya kurang […]

expand_less