Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kampung » Dicari Tim SAR, Warga Sanana Pulang Rumah dengan Selamat

Dicari Tim SAR, Warga Sanana Pulang Rumah dengan Selamat

  • account_circle
  • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
  • visibility 478

Seorang warga Desa Waihama Kecamatan Sanana  yang dilaporkan hilang saat  menggunakan perahu dari desanya  ke Desa Naflo  Kecamatan Mangole Timur hingga sempat dicari tim SAR gabungan ternyata telah pulang ke rumahnya.

Warga atasnama Salim Fatgehipon   (19)   tahun itu,    pergi  dari rumah menggunakan  perahu  dan  tak juga pulang Sabtu malam tadi. Karena pihak keluarga bersama warga kampung mencarinya menggunakan perahu dan tidak ditemukan,  keluarga lalu melaporkan   ke pihak BPBD dan  diteruskan ke Basarnas  Ternate.   

Novita Sari Fatgehipon kakak kandung Salim yang dihubungi dari Ternate menceritakan, adiknya keluar dari  rumah menggunakan perahu menuju ke desa Naflo di Mangole Timur sekira pukul 19.30 WIT. Karena tidak pulang maka mereka mencarinya. Karena usaha pencarian oleh keluarga dan warga tidak ditemukan, dia kemudian melaporkan ke pihak BPBD Sanana.

Menurut Novita Sari adiknya yang diketahui mengalami keterbelakangan  mental itu, mendayung tak sampai   ke Desa Naflo. Minggu (4/4) sekira pukul 02.00 WIT  dinihari dia balik  dan   singgah ke Desa  Baru  Kecamatan Sanana  Salim lalu diamankan warga dan pada Minggu (4/4/2021) pagi diantar pulang ke rumahnya di Waihama.   “Dia tidak sempat sampai ke Naflo tapi dia balik dan masuk ke Desa Baru. Pagi ini sudah diantar ke rumah,” jelas Novita Sari.

Salim saat ditemui Tim SAR Gabungan di Rumahnya Foto Tim SAR

Novi bilang awalnya Salim minta izin kepada ibunya mau ke kampung Naflo, meski tak diberi izin dia tetap berangkat. “Dia diam diam mengambil perahu dan berangkat ke Naflo. ng ada warga yang melihatnya   mendayung perahu,” katanya.Karena itu warga Bersama   keluarga berusaha mencarinya.

Bentanan Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kepulauan Sula  dihubungi dari Ternate menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari seorang warga  Waihama bernama Novita Sari Fatgehipon  yang tak lain adalah Kakak Salim pada  Sabtu’ (3/4 /2021)   malam sekira pukul 20.20 via hand phone. Dia mengabarkan bahwa adik kandungnya bernama Salim Fatgehipon minta ijin ke ibunya mau ke desa Naflo.Meski tak diberi izin dia diam diam pergi menggunakan perahu.   

Laporan ini kemudian diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS,red) di Ternate.  Atas laporan tersebut petugas dari Tim SAR Gabungan langsung bergerak Sabtu malam. Malam  tadi belum ada ada hasil  maka tim SAR  melanjutkan pencarian hari kedua Minggu (4/4). Sekira  pukul 07.00 Wit,   pencarian dengan 2 tim Search and Rescue Unit (SRU).  Sesuai  rencana operasi yang dibuat  SRU 1 menggunakan Rubber Boat melakukan penyisiran di bagian selatan sejauh 3 Nautical Mile (NM)  dari arah timur Pulau Naflow. SRU  2 menggunakan long boat masyarakat melaksanakan penyisiran di bagian selatan sejauh 3 Nautikal Mile (NM)  dari arah barat Pulau Naflow. Saat  pencarian  Tim SAR gabungan menerima informasi dari Polsek Desa Mangega bahwa  korban  telah di antar ke rumah keluarga korban.

“Tim SAR  gabungan  lalu menuju ke rumah korban  untuk memastikan bahwa korban telah selamat. Hasil pengecekan memang benar korban telah berada di rumah dalam keadaan selamat,” jelas   Kepala Basarnas Ternate Muhamad Arafah melalui rilis resmi  yang dikirim kepada media. Dengan demikian operasi pencarian dinyatakan selesai.(*)  

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisata Danau di Halmahera Ini Layak Dikunjungi

    • calendar_month Sel, 15 Des 2020
    • account_circle
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    Cerita dari  Ekspedisi Cinta Talaga  Rano   Wilayah Maluku Utara yang berada di kawasan  ring of fire atau cincin api, ternyata memiliki beberapa keistimewaan. Salah satunya, dari aktivitas vulkanis gunung api , ikut memunculkan  danau  di sekitarnya.  Danau yang ada menjadi potensi wisata yang sangat menjanjikan.  Data yang dirilis Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan […]

  • NGO Soroti Peluncuran Investasi JETP yang Tertunda

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 570
    • 1Komentar

    Pemerintah Republik Indonesia berencana melakukan peluncuran  investasi Just Energy Transition Partnership (JETP) pada 16 Agustus lalu, bertepatan dengan pidato Presiden RI sehari sebelum HUT Kemerdekaan RI ke- 78. Batalnya peluncuran rencana investasi transisi energi  dalam skema pendanaan JETP bisa menjadi kabar buruk sekaligus  kabar baik bagi masa depan transisi energi di Indonesia. Soal ini mendapat […]

  • KPK Apresiasi LHKPN DPRD Halsel dan Morotai

    • calendar_month Kam, 25 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Plt Jurubicara KPK Ipi Maryati

  • Koalisi CSO dan Masyarakat Sipil Kawal RUU Masyarakat Adat

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
    • account_circle
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Masyarakat Adat Tobelo Dalam di Hutan Halmahera Benteng Terakhir Hutan Halmahera foto Opan Jacky Polhut TNAL

  • Warga Gane Timur Minta Pemerintah Perhatikan Produksi Sagu

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • account_circle
    • visibility 507
    • 3Komentar

    Masyarakat Desa Kotalou Kecamatan Gane Timur, saat ini  banyak yang mengolah pohon sagu menjadi tepung.    Hasilnya  lalu  dijual ke daerah sekitar Halmahera Selatan dan Weda  Halmahera Tengah.    Dalam mengolah sagu warga tidak lagi melakukannya  secara manual tetapi  menggunakan  mesin penggilingan. Produksi sagunya  setiap orang menghasilkan 5 sampai 6 karung dalam sepekan. Sementara tiap karung […]

  • Kawasan Khusus Sofifi di Atas DAS Kritis

    • calendar_month Sel, 15 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 783
    • 0Komentar

    Rawan Banjir dan Berada di Daerah Pusat Gempa Ibu kota Provinsi Maluku Utara yang berada di Kota  Sofifi  Pulau Halmahera ternyata dibangun di atas Daerah Aliran  Sungai (DAS) yang kondisinya kritis. Karena itulah  DAS ini masuk dalam pemulihan. Ibukota Provinsi yang telah ditetapkan melalui Undang undang Pemekaran provinsi Maluku Utara no 46 Tahun 1999  itu, […]

expand_less