Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » UGM akan Inventarisasi Eksosistem Mangrove di Maluku Utara    

UGM akan Inventarisasi Eksosistem Mangrove di Maluku Utara    

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 21

Halmaherapedia– Fakultas Kehutanan (FK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Kick Off Inventarisasi Ekosistem Mangrove dan Penyusunan Fungsi Ekosistem Mangrove dalam Kesatuan Lanskap Mangrove (KLM) di Provinsi Maluku Utara.

Dikutip dari website UGM https://fkt.ugm.ac.id/2026/09/29/fakultas-kehutanan-ugm-inisiasi-inventarisasi-ekosistem-mangrove-di-maluku-utara/ kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (28/9/2026) di Bela Hotel Ternate.  Ini merupakan langkah awal  pelaksanaan inventarisasi dan komputasi fungsi ekosistem mangrove sebagai bagian dari upaya mendukung pelestarian ekosistem mangrove secara berkelanjutan di Maluku Utara. Ini  juga adalah kerja sama antara Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Aset Fakultas Kehutanan UGM, Dr. Ir. Kaharuddin, S.Hut., M.Si. , IPU saat membuka kegiatan ini menyampaikan bahwa  Fakultas Kehutanan UGM menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mendukung inventarisasi dan pengelolaan ekosistem mangrove di Maluku Utara.

Pelaksanaannya melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pemerintah daerah, unit pelaksana teknis, perguruan tinggi, hingga tim pusat ahli dan enumerator. Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sekaligus memastikan proses inventarisasi mampu menangkap kondisi ekosistem mangrove secara komprehensif.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian dari  Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Darat (PPEPD), Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Puji Iswari, S.Hut., M.Si.

Sementara Ketua Tim Riset Ir. Ni Putu Diana Mahayani, S.Hut M.For., Ph.D dalam pertemuan itu memaparkan rencana teknis kegiatan inventarisasi ekosistem mangrove dan konservasi fungsi ekosistem mangrove di KLM di Provinsi Maluku Utara.

“Inventarisasi ekosistem mangrove merupakan tahapan penting untuk menyediakan dasar informasi mengenai kondisi dan karakteristik ekosistem mangrove. Melalui penyediaan fungsi ekosistem dalam kerangka Kesatuan Lanskap Mangrove, hasil kegiatan  ini diharapkan dapat mendukung perencanaan pengelolaan mangrove yang mempertimbangkan keterkaitan ekologis dalam satu kesatuan lanskap serta kebutuhan pengelolaan di tingkat daerah,” jelas wakil dekan.

Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan daerah juga menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Selain menghasilkan informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengelolaan, inventarisasi diharapkan dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta membangun basis pengetahuan bersama untuk mendukung perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove di Provinsi Maluku Utara.

Melalui kegiatan ini, Kehutanan UGM terus memperkuat kontribusinya dalam penerapan ilmu pengetahuan dan keahlian kehutanan untuk mendukung pelestarian ekosistem pesisir yang berkelanjutan, serta berkolaborasi dengan pemerintah Fakultas dan perguruan tinggi di daerah.

Dalam diskusi dimoderatori Reyna Ashari, S. Hut, M. Si, ahli ekologi mangrove dari Universitas Khairun disampaikan bahwa kegiatan ini jadi ruang menyamakan pemahaman mengenai kegiatan serta memperoleh masukan para pemangku kepentingan sebelum kegiatan lapangan dilaksanakan.

Kegiatan ini melibatkan tim Kehutanan UGM, tim ahli Universitas Khairun Ternate, serta enumerator dari kedua perguruan tinggi. Unsur pemerintah daerah dan UPT, perangkat daerah lain Provinsi dan kabupaten/kota, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), BPDAS Ake Malamo, BPKH/BPKHTL Wilayah Maluku dan Maluku Utara, BKSDA Maluku, Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata, serta UPTD Perikanan Wilayah IV Maluku Utara. (*)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hilangnya Tradisi Padi Ladang di Halmahera (1)

    Hilangnya Tradisi Padi Ladang di Halmahera (1)

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Mahmud Ici
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Pukul 10.30 WIT jelang siang itu,  matahari belum begitu terik. Muddin Hasan (69) beristrihat sejenak di sebuah jojaga-rumah kebun, setelah sejak pagi menyiangi  padi yang ditumpangsarikan dengan jagung, cabe, terong dan kangkung. Hari itu meski suasana Idul Fitri belum sepenuhnya berakhir, dia tetap ke kebun merawat tanaman di kebunnya. “Torang pe karja  bakobong ini sudah. […]

  • Ini Cara Menyiapkan Warga Adaptif Ketika Bencana (1)

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2020
    • account_circle
    • visibility 2.092
    • 0Komentar

    Penyiapan Pangan Warga Sangatlah Penting Bencana baik alam maupun non alam berdampak cukup serius bagi warga.  Pandemi Covid-19 misalnya, membuat hampir semua orang menjadi kurang produktif.  Pemenuhan kebutuhan hidup di masa pandemi pun  jadi tantangan.   Warga menjadi sangat rentan terutama  dalam memenuhi kebutuhan pangan. Karena itu perlu membangun  ketangguhan. Menata kembali kehidupan sosial dan lingkungan, […]

  • Selustrum Lara Pesisir dan Pulau Kecil di Malut  

    Selustrum Lara Pesisir dan Pulau Kecil di Malut  

    • calendar_month Sen, 1 Jan 2024
    • account_circle
    • visibility 895
    • 0Komentar

     Pakesang di Tahun “Policik” 2024 Sebuah video direkam seorang warga bernama Ikmal Yasir Warga Desa Maba Sangaji Halmahera Timur Maluku Utara pada  Senin (25/12 2023) sekira pukul 14.30 WIT.  Video ini viral di berbagai platform media social. Memperlihatkan laut  Halmahera Timur yang menghampar berwarna kuning kecoklatan. Sepanjang mata memandang air laut terkontaminasi  material ore hasil […]

  • Kisah Esau Sidemo yang Tak Hilang Harapan, 26 Hari Terombang-ambing di Samudera Pasifik

    Kisah Esau Sidemo yang Tak Hilang Harapan, 26 Hari Terombang-ambing di Samudera Pasifik

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Minum Air Laut, Makan Ikan Mentah hingga Ada Petunjuk dari Lumba-lumba   Fajar mulai menyingsing di ufuk Timur pada Selasa (7/07 2026).  Waktu menujukan pukul 04.30 WIT, Esau Sidemo (57 tahun) bersiap untuk melaut. Dia hendak mencari ikan untuk kebutuhan makan keluarga.Dia lantas menyiapkan berbagai peralatan mancing, mesin dan perahu berkapasitas 2 GT bersama bahan bakarnya. […]

  • Perjuangkan Sungai Sagea, Aksi Warga Ricuh  

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • account_circle
    • visibility 832
    • 2Komentar

    Warga Desa Sagea dan Kiya yang berada di lingkar tambang  kawasan industry  PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara menggelar aksi  Sabtu (28/10/2023) di Lipe Gate 3 PT IWIP, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIT. Aksi yang melibatkan massa yang datang dengan truk […]

  • Pengelolaan Pesisir dan Pulau Kecil Tak Berdasar Saintifik

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2024
    • account_circle
    • visibility 717
    • 0Komentar

    Ini Masukan Masyarakat Sipil untuk Capres dan Cawapres   Center of Maritim Reform for Humanity atau Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan mengingatkan semua pihak terutama para calon presiden dan wakil presiden  agar perlu memiliki ikhtiar yang kuat terhadap perbaikan bangsa terutama terkait isyu lingkungan hidup dan pertanahan dalam konteks pengelolaan perikanan dan sumberdaya agraria di […]

expand_less