Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Malut » Pasca Longboat Terbalik, Bupati Instruksikan PNS Sumbang Pelampung

Pasca Longboat Terbalik, Bupati Instruksikan PNS Sumbang Pelampung

  • account_circle
  • calendar_month Jum, 19 Agu 2016
  • visibility 2.203

Entah apa yang ada dalam benak Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Ahmad Hidayat Mus,  pasca tragedi kecelakaan longboat dari Mangole Tujuan Sanana pertengahan September lalu, dia lalu mengeluarkan instruksi untuk seluruh PNS daerah itu. Instruksi tegas mewajibkan untuk menyumbang tiap orang satu pelampung atau life jaket untuk diserahkan ke long boat atau alat transportasi lainnnya. Kecelakaan yang menyebabkan  16  penumpang   hilang  dan 9 penumpang tewas dan kebanyakan anak-anak dan perempuan itu, bukannya melahirkan kebijakan baru. Misalnya,  perbaikan transportasi laut dan  pengetatan pengawasan. Bupati malah membuat kebijakan  yang menimbulkan pro dan kontra di kalangan  PNS.

Sebagaimana dikutip dari  Harian Malut Post, pada November ini Bupati  mewajibkan tiap PNS menyumbangkan satu buah  pelampung. Hal ini,  memunculkan penolakan.  Sahrul  salah satu  PNS mengatakan, mestinya hal itu menjadi tanggung jawab dinas terkait atau  pengusaha angkutan laut. Sebab pengusaha yang memperoleh keuntungan dari aktivitas angkutan barang dan penumpang. Misalnya kata dia,  menjadi tanggung jawab  pemerintah dan dianggarkan melalui APBD. Meski adanya keluhan dari PNS, Bupati kukuh mewajibkan sumbangan itu pada PNS. Bahkan Wakil Bupati Kepsul Safi Pawah, memberikan dukungan dan meminta seluruh pimpinan SKPD menindaklanjuti instruksi Bupati melalui surat edaran itu. Dia meminta para PNS tak mengeluhkan masalah sumbangan, karena bantuan itu untuk keselamatan masyarakat. ‘Saya berharap pimpinan masing- masing SKPD dapat menindaklanjuti instruksi itu  pada seluruh PNS. Dia turut meminta  PNS tak memberikan  alas an. Misalnya  gaji kecil   dan lainnya karena kondisi laut di Sula yang menjadi ancaman serius. Dia juga meminta  semua pihak menjadikan cermin,  kecelakaan laut beberapa waktu lalu hingga puluhan masyarakat meninggal dunia.(*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Padi Ladang yang Hilang di Halmahera (3) Habis

    Tradisi Padi Ladang yang Hilang di Halmahera (3) Habis

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Bisakah Kedaulatan Pangan Desa Dihidupkan Kembali? Kedaulatan pangan  desa  harus dihidupkan lagi. Tentu dengan berbagai upaya harus dilakukan. Untuk  tradisi menanam padi, Arsyad Hasyim salah satu penyuluh pertanian yang bertugas di Desa Samo memulainya dengan membentuk beberapa kelompok  tani  padi ladang termasuk tanaman perkebunan.  Kelompok itu  difokuskan menanam padi untuk memunuhi kebutuhan  mereka. “Dua kelompok […]

  • Cadangan Nikel Habis 6 Tahun Lagi  

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle
    • visibility 868
    • 0Komentar

    Asosiasi Penambang Nikel Indonesia menuturkan bahwa cadangan bijih nikel bermutu tinggi di Indonesia, selaku negara produsen utama, mungkin akan habis dalam waktu sekitar 6 tahun.  Bijih Nikel Indonesia yang memiliki kadar tinggi sebesar 1,7% terutama digunakan untuk produksi nickel pig iron (NPI), yakni bahan baku baja tahan karat berisiko mengalami kekurangan bahan.  Adapun, bijih nikel […]

  • Suarakan Regulasi PRL di Forum Internasional Lewat Zonasi

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    Penataan ruang laut  (PRL) adalah dasar dari seluruh pemanfaatan ruang yang ada di wilayah pesisir dan laut, agar tercipta keselarasan antara pengembangan ekonomi dan pelestarian ekosistem pesisir dan laut. Ini adalah salah satu  komitmen  Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal ini  disampaikan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan mewakili Indonesia  dalam  forum internasional […]

  • Gurango Haga Pilihan Wisata Bawah Laut di Sail Tidore 2022 

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle
    • visibility 971
    • 0Komentar

    H halmahera yang Ditemui di Perairan Pelabuhan Trikora Goto
    foto Tim Survey DKP Tikep

  • Ekowisata di Punggung Gamalama

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2020
    • account_circle
    • visibility 806
    • 0Komentar

    Menikmati  Keindahan  Ternate dari  Puncak Hutan Pala dan Cengkih  Pagi jelang siang di pertengahan Juli lalu, ketika udara hutan pala dan cengkih masih  segar, saya  coba menyusuri  punggung Gunung Gamalama. Lokasi ini berada tepat di kawasan puncak Kelurahan Moya Kota Ternate Tengah Maluku Utara. Lokasi ini dalam beberapa  bulan belakangan  menjadi salah satu spot paling […]

  • Nelayan Lingkar Tambang KI IWIP Was-was

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • account_circle
    • visibility 1.283
    • 0Komentar

    Wilayah Tangkapan Makin Jauh, Ikan juga Sulit Didapat Penulis Sofyan A Togubu/Wartawan Dari Sofifi menuju Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara,  butuh waktu kurang lebih 3 jam 15 menit.  Lama waktu perjalanan itu jika menggunakan kendaraan roda empat. Sementara saya hari itu dengan sepeda motor, menghabiskan waktu tempuh kurang lebih 2 jam […]

expand_less