Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Nelayan Tidore Bakar Sate Tuna Terbanyak di Dunia  

Nelayan Tidore Bakar Sate Tuna Terbanyak di Dunia  

  • account_circle
  • calendar_month Sen, 11 Des 2023
  • visibility 544

Peringatan Hari Nusantara (Harnus) yang jatuh pada  13 Desember 2023 ini dipusatkan di Kota Tidore Provinsi Maluku Utara. Acara ini diisi berbagai kegiatan.  Salah satunya  Bakar Sate Ikan Tuna terbanyak.
Kegiatan ini termasuk salah satu agenda yang masuk  catatan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Bakar sate ikan tuna yang dilaksanakan Senin (11/12/2023) itu dipusatkan di  Kelurahan Tomolow Kota Tidore Utara Tidore Kepulauan. Dalam aksi bakar sate ini sebanyak 26.000 tusuk sate ikan tuna  menjadi hidangan makan siang warga Pemerintah Kota Tidore, Pemprov Maluku Utara dan pemerintah pusat yang hadir.  

Acara pemanggangan  sate ikan tuna itu  digelar di kawasan kuliner Kampung Nelayan Kelurahan Tomalou itu sejak sekira pukul 09.00 WIT hingga pukul 17.00 sore.  

Kegiatan ini turut melibatkan ratusan  neayan Kampung Nelayan Kelurahan Tomalou, Kota Tidore, Maluku Utara.  

Sajian sate ikan tuna dan makan bersama ini,  selain merupakan rangkaian HARNUS    juga sebagai bentuk kegiatan gemar makan ikan. Hal ini  karena Tomalou sendiri merupakan salah satu kampung nelayan  di Malut.

Sebelumnya,  ikan tuna dalam berbagai ukuran itu telah disiapkan para nelayan. Ikan yang telah dioah dan ditusuk tersebut, kemudian dipanggang di atas panggang yang  pajangnya mencapai  dua ratus meter. 

“Kami  sudah lakukan  verifikasi,  ada 26.000 tusuk sate tidak lebih tidak kurang. Sajian sate ikan tuna ini terbanyak di dunia dan telah kami catat sebagai rekor dunia” ujar Costumer Relation Manager Muri, Lutvi Syah Pradana, usai penyerahan piagam Muri.

Sajian sate ikan tuna  ini dibanjiri masyarakat lokal maupun wisatawan. Sepanjang kawasan kampung nelayan ini warga lokal yang memanggang ikan,  melayani setiap pengunjung yang akan mencicipi sate ikan tuna tersebut.

“Di sini ikannya enak, baru ditangkap langsung dibakar dan disajikan, luar biasa kota Tidore, saya sangat bersyukur bisa menghadiri kegiatan Hari Nusantara di Tidore ini,” ujar Iksan wisatwan asal Jakarta yang datang bersama sahabatnya di Kota Tidore.

Walikota Tidore, Capt Ali Ibrahim mengaku tak menyangka, sajian sate ikan tuna oleh nelayan di Kota Tidore berhasil masuk rekor dunia.

“Kami tidak menyangka  sajian 26 ribu tusuk sate ikan tuna oleh nelayan di Tidore ini masuk   rekor dunia.   Kami sangat berterimakasih kepada semua pihak yang ikut mensukseskan kegiatan ini”  kata Walikota Tidore  Capt Ali Ibrahim.

Rangkaian acara ini diakhiri dengan penyerahan  penghargaan  Rekor MURI  dari tim Muri Indonesia kepada Pemerintah Kota Tidore serta sponsorship.

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sektor Perikanan di Malut Dianaktirikan?

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 586
    • 2Komentar

    Nelayan kecil Pulau Obi yang menangkap tuna. Foto MDPI

  • Buku Adalah Subversif ?

    Buku Adalah Subversif ?

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Penulis: Syaiful Bahri Ruray Putra Wayabula A room without books is like body without soul (Cicero). Ditengah hiruk pikuk pandemik yang belum juga selesai, tiba-tiba saja jagad maya kita dikagetkan dengan tarik menarik soal buku. Dan itu berawal ketika ada postingan Anis Baswedan yang berkain sarung, sedang membaca How Democracies Die, buku karya Steven Levitsky […]

  • Ada Apa, Kecelakaan Nelayan Selalu Berulang?  

    • calendar_month Ming, 4 Jun 2023
    • account_circle
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Sebulan Tiga Orang  Jatuh dan Tewas  di Laut Tingkat kecelakaan nelayan makin mengkhawatirkan. Para nelayan  dengan perahu  kecil saat mencari ikan berulangkali  alami kecelakaan.  Terbaru  nelayan  Morotai yang keluar melaut selama tiga hari belum kunjung pulang. Laporan  yang diterima pihak Basarnas  nelayan bernama Kasmin Bangunan (45) asal Desa Tanjung Saleh Kabupaten  Pulau Morotai, Maluku Utara […]

  • Ada Apa, Kemarau tapi Hujan hingga Banjir?

    • calendar_month Sab, 15 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 638
    • 1Komentar

    Sepekan Tiga Wilayah di Malut Dihantam Banjir Meski saat ini masih dalam periode musim kemarau, kenyataanya hamper semua wilayah di Maluku Utara dilanda hujan lebat. Bahkan dampak hujan tersebut, dalam sepekan ini sejumlah daerah dilanda banjir besar hingga menimbulkan korban harta dan rusaknya fasilitas umum. Hingga Sabtu (15/7/2023), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun […]

  • Dari Togutil ke Tobelo Dalam: Jejak Sejarah dan Transformasi Suku Pedalaman Halmahera

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle
    • visibility 1.258
    • 0Komentar

    Penulis: Jamal Adam. Animal Keeper Taman Nasional Ake Tajawe Lolobata, Halmahera Pulau Halmahera di Maluku Utara tidak hanya kaya akan keanekaragaman hayati, tetapi juga menyimpan sejarah panjang masyarakat adat yang hidup berdampingan dengan alam. Salah satu   yang menarik untuk ditelusuri adalah perjalanan suku Togutil, yang kini dikenal sebagai suku Tobelo Dalam. Mereka bukan sekadar masyarakat […]

  • Kaya Tambang, Malut Primadona Investasi Asing

    • calendar_month Kam, 4 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 692
    • 1Komentar

    Bumi Maluku Utara benar- benar menjadi buruan investor asing menanamkan modalnya. Provinsi ini memiliki kekayaan  di darat  terutama bahan mineral serta  hasil hutannya. Sementara  di laut daerah ini punya potensi perikanan dan kelautanya yang benar benar membuat mata para investor tetuju ke  daerah ini. Tak hanya kaya bahan mineral dan hasil hutan,  negeri dengan 805 […]

expand_less