Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » BMKG: Awas Banjir dan Angin Kencang Mengintai

BMKG: Awas Banjir dan Angin Kencang Mengintai

  • account_circle
  • calendar_month Ming, 29 Nov 2020
  • visibility 658

Badan Meteorlogi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi (Stamet) Ternate mengingatkan warga di Provinsi Maluku Utara untuk mewaspadai perkembangan La Nina dengan   terjadinya hujan deras dan angin kencang beberapa hari ini.

Kepala Seksi Data dan Informasi (Kasdatin) Stamet Ternate Setyawan  menjelaskan,  sejak Kamis (26/11) lalu Stamet Ternate telah mengingatkan adanya perkembangan cuaca yang terjadi akibat dampak La Nina ini. 

Dijelaskan, secara umum berbagi wilayah   mengalami  atau berada pada kategori hujan sedang. Provinsi Maluku Utara  berada pada katagori hujan sedang.  Hanya saja menurut dia, ada daerah atau pulau  yang saat ini  mengalami curah hujan tinggi yakni Pulau Ternate.  Dihubungi via hand phone Minggu (29/11) siang dia biang curah hujan di Pulau Ternate  termasuk tinggi yakni sebesar 274 mm. Sementara di daerah lain   yakni  151 sampai 200 mm.

Karena kondisi ini, BMKG memperkirakan  adanya ancaman banjir di wilayah Ternate Tengah, Ternate Utara Ternate Selatan Pulau Ternate Oba Utara dan Pulau Batang Dua.

Sementara  utuk kondisi angin kencang,  terjadi juga di wilayah di Maluku Utara.  BMKG memperkirakan,  adanya sirkulasi eddy  yang terpantau di wilayah timur laut Maluku Utara,  akan menguat menjadi tekanan rendah yang memicu tarikan angin di wilayah sekitarnya. Untuk

diketahui, sirkulasi Eddy merupakan sirkulasi di atmosfer berupa pusaran angin dengan durasi harian, dan biasanya jika suatu daerah terdapat Eddy, maka cenderung akan turun banyak hujan.  

Fenomena ini menyebabkan beberapa daerah di Maluku Utara juga mengalami peningkatan kecepatan angin hingga 35 knot. ”Pola angin umumnya bertiup dari barat dengan kecepatan 5 sampai 20 knot. Karena kondisi ini BMKG mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat Maluku Utara agar mewaspadai potensi angin kencang lebih dari 30 knot di pulau Bacan, Pulau Obi, Kayoa Ternate, Tidore Jailolo dan sekitarnya,” jelas Setywan.  Ditambahkan akibatnya ada potensi dampak yang muncul  dari gelombong tinggi hingga pohon  tumbang.

Sebelumnya pada 25 November lalu Pemkot Ternate telah mengeluarkan peringatan bagi warga kota Ternate. Untuk wilayah kota Ternate peringatan bagi warga disampaikan Kepala BPBD Kota Ternate Arif Gani. Dia meminta warga mewaspadai banjir yang terjadi di kalimati atau barangka. Misalnya di Kelurahan Maliaro sampai Kelurahan Toboko, Kelurahan Tubo ke arah Akehuda dan Dufa-dufa serta Kelurahan Takome dan Togafo.” Perlu kita waspada kondisi hujan yang terjadi saat ini, juga mewaspadai cuaca ekstrim yang terjadi,” harapnya. (*)    

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Pulau Obi Rawan Tangkap dan Jual Paruh Bengkok

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2024
    • account_circle
    • visibility 916
    • 1Komentar

    Penangkapan dan penjualan satwa liar dilindungi di Maluku Utara untuk jenis burung,  masih saja berlangsung. Tahun 2023 burung paruh bengkok yang diamankan BKSDA ditambah penyerahan suka rela sebanyak 35 ekor. Burung-burung tersebut telah dilepasliarkan pada November 2023 di Pulau Obi. Sebelumnya pada 21 Oktober 2023 Kantor Karantina Tumbuhan dan Hewan Wilayah Kerja Sanana mengamankan 26 ekor […]

  • Lebah Raksasa Kembali Ditemukan di TNAL Resort Tayawi

    • calendar_month Rab, 21 Okt 2020
    • account_circle
    • visibility 1.101
    • 0Komentar

    Sarang dan lebah yang ditemukan Anton di TNAL Resort Tayawi Kota Tidore Kepulauan/foto Anton

  • Potensi Laut Malut Besar Tapi Minim Perhatian

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 1.491
    • 0Komentar

    Perairan Maluku Utara terbilang paling potensial.  Wilayah lautnya   bersinggungan langsung dengan empat Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI). Keempatnya adalah  WPPNRI 714 (meliputi perairan Teluk Tolo dan Laut Banda), 715 (perairan Teluk Tomini, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram, dan Teluk Berau), 716 (Perairan Laut Sulawesi dan sebelah utara Pulau Halmahera), dan 717 (Perairan […]

  • Begini Cara Siapkan Warga Tubo Tanggap Bencana

    • calendar_month Rab, 22 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 721
    • 0Komentar

    Kolaborasi Pertamina, IAGI, PRB dan PMI Kuatkan Warga Puluhan warga Tubo antusias mengikuti Simulasi Manajemen Posko dan Bantuan Pertama (First Aid) di sebuah tenda pengungsi di halaman Kantor Lurah Tubo Selasa (21/2/2-23). Mereka serius mendengar penjelasan dari para fasilitator. Sekdar diketahui warga Kelurahan Tubo di Kota Ternate Utara Ternate Maluku Utara ini,  rentan terhadap  bencana […]

  • Birokrasi Tahan Dana Iklim, Masyarakat Adat dan Kampong Hanya Terima Sekira 10 Persen

    Birokrasi Tahan Dana Iklim, Masyarakat Adat dan Kampong Hanya Terima Sekira 10 Persen

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 656
    • 0Komentar

    Ironi pendanaan iklim kembali mengemuka bersamaan dengan Konferensi Iklim COP 30 di Brasil. Penelitian International Institute for Environment and Development (IIED) menemukan hanya kurang dari 10 persen dana iklim global yang benar-benar sampai ke kampung-kampung dan Masyarakat Adat. Dikutip dari   Berita | SIEJ – COP30 – BELEM, BRAZIL dari total US$17,4 miliar yang disetujui untuk proyek […]

  • Kawasan Segitiga Terumbu Karang  Didorong  Dapat  Pendanaan Berkelanjutan  

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 905
    • 0Komentar

    Sejumlah Negara termasuk Indonesia yang masuk kawasan segitiga terumbu karang dunia mendapat perhatian khusus. Perhatian itu salah satunya adalah dalam bentuk pendanaan berkelanjutan. Saat ini Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong penguatan skema pendanaan berkelanjutan sebagai langkah strategis mencapai tujuan Regional Plan of Action (RPOA) 2.0 Coral  Triangle Initiative on Coral Reefs, […]

expand_less