Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kampung » Kelompok Tani Hutan di Tidore Kembangkan Minyak Kelapa

Kelompok Tani Hutan di Tidore Kembangkan Minyak Kelapa

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
  • visibility 524

Tulisan Kiriman  Andy Taufik Marasabessy Dishut Malut

Sumberdaya kelapa yang melimpah di bumi Maluku Utara menjadi berkah. Selain dibuat kopra juga diolah menjadi minyak kelapa kampong.

Seperti yang dilakukan Kelompok Tani Hutan (KTH)   Balibunga Lestari Kelurahan Rum  Kota Tidore. Mereka mengolah buah kelapa menjadi minyak. Dari hasil olahannya   dijual ke pasar serta dikonsumsi.

Untuk pengembangan usaha ini  pada Selasa (19/1/2020)

KTH Balibunga Lestari  Kelurahan Ru Balibunga menerima bantuan Sarana prasarana ekonomi produktif tahun 2020 dari Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara. Bantuan itu berupa alat dan mesin pembuatan minyak kelapa.

“Ini adalah bentuk usaha KTH Balibunga Lestari Kelurahan Rum Kota Tidore Utara bergiat menuju sejahtera dengan mengerahkan anggota KTH mengumpulkan buah kelapa sebagai bahan baku minyak kelapa yang nanti diolah  dan dimanfaatkan menjadi minyak kelapa.

Mereka  memanfaatkan langsung alat dan mesin bantuan  sarana  prasarana ekonomi produktif ini,”  jelas Penyuluh Kehutanan Pendamping KTH Balibunga Bahrun Marsaoly S.Hut. Kesempatan itu Bahrun juga melaporkan bahwa KTH Balibunga Lestari Kelurahan Rum binaannya pada Januari ini telah bergiat dengan memanfaatkan semua alat dan mesin bantuan Dishut   Maluku Utara itu. Pemnfaatan alat itu  dimaksudkan untuk membuat minyak kelapa yang akan dijual ke pasar  dalam  memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota KTH Balibunga Lestari.

PPK Sapras Ekonomi Produktif 2020 Andy Taufik Marasabessy, S.Hut  yang juga Kasie Bina Lembaga Desa Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara menyampaikan terima kasih atas kinerja penyuluh   yang memiliki semangat kerja dalam menjalankan tugasnya mendampingi  KTH binaannya. Dia berharap  bantuan Sapras Ekonomi Produktif  ini  dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin demi  kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan yang tergabung dalam KTH Balibunga Lestari.

“Arahan dan Pesan Kadishut Provinsi Maluku Utara agar bantuan Negara kepada KTH melalui KemenLHK, Pemprov Malut dan Dinas Kehutanan Prov Malut  dari dana DAK  ini semoga  dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota,”katanya.  

Sebelumnya penyerahan sarana prasarana ekonomi kreatif ini juga diberika kepada KTH Cipta Karya Kelurahan Tomagoba Kota Tidore Kepulauan Rabu, (13/1/2021). Bantuan di awal tahun itu diterima  KTH Cipta Karya Kelurahan Tomagoba  juga  berupa alat  dan mesin pembuatan minyak kelapa.

Penyuluh Kehutanan Pendamping Asnawia Kasim S.Hut.  menyampaikan laporan bahwa KTH Cipta Karya  binaannya pada awal Januari 2021 telah memanfaatkan semua alat dan mesin bantuan dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara tahun 2020. Pemanfaatnya  untuk membuat minyak kelapa yang akan di jual ke pasar   memenuhi kebutuhan masyarakat sebagai konsumen potensial sekaligus meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan  anggota. (*)  

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelola Sampah untuk Kesejahteraan

    • calendar_month Sab, 18 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 516
    • 1Komentar

    Sampah di Pulau pulau yang belum dikelola jadi masalah cukup pelik foto M Ichi

  • Transportasi Sumbang 5 Persen Emisi Karbon

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
    • account_circle
    • visibility 771
    • 0Komentar

    Ternate Punya 157873 Unit Kendaraan  Penulis Mahmud Ichi/Mubarak Falahi Penggunaan transportasi sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari, terutama masyarakat yang berada di perkotaan. Ketergantungan akan transportasi ketika berpindah dari satu tempat ke tempat lain, membuat transportasi menjadi faktor signifikan pada besarnya jejak karbon yang dikeluarkan setiap individu.   Jejak karbon adalah jumlah karbon atau gas emisi […]

  • Potensi Laut Malut Besar Tapi Minim Perhatian

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 1.147
    • 0Komentar

    Perairan Maluku Utara terbilang paling potensial.  Wilayah lautnya   bersinggungan langsung dengan empat Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI). Keempatnya adalah  WPPNRI 714 (meliputi perairan Teluk Tolo dan Laut Banda), 715 (perairan Teluk Tomini, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram, dan Teluk Berau), 716 (Perairan Laut Sulawesi dan sebelah utara Pulau Halmahera), dan 717 (Perairan […]

  • Cara Tangkap Tuna Nelayan Maluku Utara Dipresentasikan di World Expo 2025

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle
    • visibility 1.304
    • 0Komentar

    Indonesia  membawa isu keberlanjutan perikanan tuna dalam  World Expo 2025  di Osaka, Jepang. Isu ini muncul karena tuna adalah komoditas penting bagi Indonesia, terutama para nelayan kecil dan tradisional.  World Expo 2025 Osaka  sendiri adalah pameran dunia  yang diselenggarakan di Osaka, Jepang, dari 13 April hingga 13 Oktober 2025 dengan  tema “Merancang Masyarakat Masa Depan untuk Kehidupan […]

  • Produksi Sagu Melimpah, Butuh Bantuan Pemasaran

    • calendar_month Sab, 13 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 728
    • 2Komentar

    Tepung sagu yang telah diisi kedalam tumang atau wadah tepung sagu foto Rusdiyanti/KPH Tidore

  • Perkumpulan Pakatifa Ikut Kampanyekan Perlindungan Satwa Laut

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2020
    • account_circle
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Pagi pukul 04.30 WIT Sahman Hasyim (40) warga Desa Samo Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara turun ke pantai hendak menyiapkan jaringnya   dipasang di kawasan laut kampung itu. Saat menuju ke perahu yang berisi jaring, di sampingnya  ada seekor penyu jenis lekang sedang bertelur. Karena kebiasaan sebagian warga desa ini mengkonsumsi daging penyu, […]

expand_less