Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kampung » Warga Hasilkan Produk Pangan dari Sagu dan Enau

Warga Hasilkan Produk Pangan dari Sagu dan Enau

  • account_circle
  • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
  • visibility 675

Cerita KTH Mandiri Sejati Manfaatkan Hasil Hutan

Warga yang tergabung dalam kelompok tani hutan (KTH) memanfaatkan pohon sagu dan enau menghasilkan berbagai produk makanan sekaligus jadi sumber pendapatan warga.  

Seperti dilakukan oleh KTH  Mandiri Sejati  Ake Tobato Kelurahan Loleo Oba Tengah Kota Tidore Kepulauan  ini. Mereka mengolah dan menghasilkan beragam  produk bahan makanan dari dua jenis tanaman hutan ini. Selain mengembangkan aneka produk hasil olahan sagu juga Gula Merah Batu Jumbo. Produk-produk ini menjadi andalan dari desa ini dijual keluar.

KTH Mandiri Sejati diketuai oleh Sinen Esa dan merupakan salah satu binaan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH)  Tidore Kepulauan Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara  ini,  pernah mendapatkan bantuan Alat Ekonomi Produktif (AEP) dari Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara 2018 lalu. Setelah bantuan itiu dterima kini mulai dimanfaatkan dengan memproduksi bahan olahan yang siap dipasarkan.

“Aneka hasil olahan sagu dan gula merah batu jumbo itu merupakan inovasi dari anggota KTH dan Penyuluh Kehutanan. Selain menghasilkan sagu tumang, dan gula merah   serta produk ikutan lainnya  merupakan  upaya  memanfaatkan hasil sagu dan pohon enau yang berlimpah dan belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sekitar,” jelas Pendamping Penyuluh Kehutanan  Rusmiyanti Dano Yamin, S.Hut dalam rilisnya kepada kabarpulau.coid

Dijelaskan, dalam kunjungan lapangan dan berdiskusi dengan anggota KTH Mandiri Sejati, dia  ikut mendorong ibu-ibu dari anggota KTH  memanfaatkan tanaman sagu dan enau yang ada. Para ibu itu membantu  mengolah hasil dari tanaman sagu dan tanaman enau menjadi aneka bahan makanan. Mereka juga memproduksi  hasil ikutan lainnya seperti kue serut.  

“Apa yang dilakukan ini mendapat dukungan penuh dari KPH. Semua pihak di KPH sangat mendukung upaya -upaya yang dilakukan terutama dari penyuluh  pendamping, Kepala KPH Tidore Kepulauan Zulkifly Mansur, S.Hut  serta  para rimbawan dan rimbawati  menyangkut pendampingan produksi, promosi dan pemasaran,” katanya.

Model dukungan KPH Tidore Kepulauan itu  dengan langsung memasarkan produk  tersebut baik secara langsung maupun lewat media sosial.

“Produknya telah diproduksi dan dipasarkan kepada para konsumen di Kota Tidore baik secara langsung maupun lewat online dan sudah mulai merambah ke Kota Ternate dan daerah sekitarnya,” katanya.

Ada juga harapan dari  anggota KTH Mandiri Sejati agar produk yang mereka hasilkan yang siap dipasarkan mendapat tempat di hati para konsumen. Bagi masyarakat yang berminat dengan produk mereka bisa menghubungi  Penyuluh Kehutanan Pendamping KTH Mandiri  atau KPH Tidore. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • 65 Ekor Paruh Bengkok Pulang ke Habitatnya

    • calendar_month Jum, 2 Apr 2021
    • account_circle
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Bersiap siap untuk kegiatan lepasliaran. Berbagai pihak yang hadir bersiap melepas burung tersebut ke alam liar. Foto Seksi KSDA Wilayah Ternate

  • Nasib Reptil di Hutan dan Pulau di Maluku Utara 

    • calendar_month Jum, 24 Nov 2023
    • account_circle
    • visibility 1.518
    • 0Komentar

    Terus Diburu, Rawan Diselundupkan   Masa depan berbagai jenis reptile di hutan Halmahera dan pulau pulau lainya di Maluku Utara akan terus terancam. Terutama untuk jenis reptil yang memiliki harga jual tinggi. Sebut saja jenis kadal, biawak ular bahkan kura kura darat. Berulangkali jenis hewan   ini diamankan petugas karena dijual ke luar daerah dan diamankan […]

  • Halmahera Timur, Ayam Mati di Lumbung Padi?

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 813
    • 0Komentar

    Kaya Tambang, Kemiskinan Ekstrem dan Stunting Tinggi Pada November 2022 lalu, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)  mengeluarkan sebuah rilis  yang sangat menyayat hati. Rilis  itu mengangkat kondisi riil  kemiskinan ekstrem masyarakat Kabipaten Halmahera Tmur. Tidak itu saja r mengungkap kondisi anak anak yang angka stuntingnya  sangat tinggi di seluruh wilayah Maluku Utara.   Rilis […]

  • Kerusakan Hutan di Obi Cukup Serius

    • calendar_month Sen, 2 Jul 2018
    • account_circle
    • visibility 1.142
    • 0Komentar

    Temuan FWI 90 Persen Lahan Dikuasai Perusahaan Suara Muhammad  Risman terdengar lantang di pagi  menjelang siang pada Kamis (20/4) lalu. Dia bersuara  memprotes penderitaan  warga Pulau Obi yang hingga kini tak mendapatkan perhatian. Protes  ini cukup  beralasan karena  di Obi  saat ini  sedang terjadi eksploitasi  besaran- besaran oleh perusahaan tambang dan HPH. Sementara kondisi warganya […]

  • Di Musyawarah IKAPERIK, Bahas Perikanan Malut dan Tantangan Era 4.0

    • calendar_month Ming, 24 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Farid Terpilih Secara Aklamasi Ikatan Alumni Perikanan dan Kelautan (IKAPERIK) Universitas Khairun Ternate menggelar musyawarah memilih pengurus baru untuk masa jabatan 4 tahun ke depan Sabtu (22/1) kemarin.  Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gamalama Hotel Sahid  itu, turut diisi dengan seminar bertema   “Perikanan Maluku Utara dan Tantangan Industri era 4.0” Beberapa pemateri penting turut hadir yakni […]

  • TNAL Miliki Aset Wisata Gua Menakjubkan

    • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
    • account_circle
    • visibility 811
    • 1Komentar

    Lebatnya hutan Taman Nasional AkeTajawe Lolobata. Di dalam hutan ini tersimpan kekayaan flora dan fauna serta goa karst yang menakjubkan. Foto Sofyan Ansar TNAL

expand_less