Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kampung » Ruas Jalan Botonam–Saketa Halmahera Selatan Hancur

Ruas Jalan Botonam–Saketa Halmahera Selatan Hancur

  • account_circle
  • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
  • visibility 418

Salah satu sarana membuka keterisolasian akses dan ekonomi masyarakat adalah tersedianya infrastruktur jalan yang memadai. Ternyata, infrstruktur dan sarana ini   masih sangat memprihatinkan di sejumlah tempat terutama di Halmahera dan pulau  kecil lainnya di Maluku Utara.

Di Halmahera terutama di bagian selatan, akses jalan daratnya belum terbuka secara keseluruhan. Tidak itu saja wilayah yang sudah dibuka aksesnya  juga  sudah mulai hancur.     

Saat kabarpulau.co.id/ menyusuri jalan di selatan Halmahera dari   Gane Timur sampai Saketa di Gane Barat, Minggu  (29/1/2023)  baru baru ini  merasakan sensasi  jalanan rusak parah di kawasan itu.

Kondisi jalan rusak parah  bisa disaksikan dari Desa Batonam Gane Timur sampai Saketa di Gane Barat. Bahkan di satu titik  tak jauh dari desa Tanjong Jere    Gane Timur jalanan menjadi seperti kubangan. Saat mobil melewati   kubangan di tengan jalan itu, berjalan sangat lambat.

Kondisi ruas Jalan Gane Timur Saketa yang sudah mulai hancur foto M Ichi

Sensasi jalan rusak tidak di situ saja. Perjalanan akan melambat sampai masuk ke desa-desa  di Gane Barat karena kerusakan badan jalan  yang menganga.  Beberapa pengendara yang berpapasan di area jalan rusak itu terpaksa harus memberi kesempatan kendaraan lain  lewat lebih dulu karena  jalan yang berbecek dan bagian  yang baik  semakin sempit.

Seorang pengendara motor saat melewati jalanan rusak tak jauh dari Tanjung Jere dan melihat kabarpulau.co.id/   mengabadikan foto, mengatakan jalan rusak ini perlu diperhatikan pemerintah. Pasalnya jika semakin lama dibiarkan, jalan yang sudah hancur ini semakin parah. 

Ruas jalan Gane Timur Saketa ini jika diperhatikan secara seksama dari warna cat marka jalannya kuning,  mengindikaskan  bahwa ruas   ini merupakan jalan negara atau jalan nasional  yang dibangun belum cukup 10 tahun ini. Meski begitu jalan sudah mengalami kerusakan cukup parah. Beberapa pengendara  yang ditemui  di sepanjang   jalan rusak ini berharap ada perhatian dari pemerintah terkait ruas jalan yang sudah mulai rusak ini. “Tolong difoto dan disebarkan agar jalan ini segera diperbaki,” teriak Ibu Masria salah satu warga Gane Timur saat melintasi jalan rusak tak jauh dari desa Botonam.(*)    

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Greenpeace: Wajib Lindungi Laut 30×30 2030

    • calendar_month Jum, 24 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Para aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk bertuliskan pesan “LINDUNGI LAUT SELAMANYA” di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat,  Kamis, 23 Februari 2023. Aksi  ini sebagai bentik desakan kepada pemerintah Indonesia untuk meningkatkan komitmen melindungi lautan. Aksi ini berlangsung bersamaan dengan diselenggarakannya  perundingan untuk Perjanjian Laut Internasional atau Global Ocean Treaty di kantor Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), […]

  • Saatnya Pariwisata Go Digital

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Cry Jailolo Ramaikan Ultah GenPI dan Pasar Teluk   Pada 25 November 2020 lalu,  Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Halmahera Barat dan Pasar Teluk, genap berusia dua tahun.  Dalam perayaan ulang tahun kedua itu banyak atraksi ditampilkan. Salah satunya seni tari Cry Jailolo  yang sudah go internasional itu. Rilis yang dikirimkan GenPi kepada kabarpulau.co.id/ menyebutkan, dengan […]

  • Ternate, Tidore  dalam Muhibah Budaya Jalur Rempah  

    • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
    • account_circle
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Rombongan Muhibah Budaya Jalur Rempah saat mengunjungi Benteng Oranye Ternate

  • Jumlah Pulau di Maluku Utara Bertambah

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2023
    • account_circle
    • visibility 805
    • 1Komentar

    Dari 805 Jadi 1080 Pulau, Terbanyak di Halmahera Selatan Julukan negeri seribu pulau bagi Maluku Utara  benar adanya. Pasalnya jumlah pulau di daerah ini yang sebelumnya sesuai data resmi pemerintah hanya 805,   telah berubah menjadi 1080 pulau. Data ini berubah berdasarkan hasil revisi yang  dilakukan Badan Informasi Geospasial (BIG). Perubahan data jumlah pulau ini, juga […]

  • Hari Peduli Sampah Nasional Sepi Agenda  

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 311
    • 1Komentar

    KLHK: 2030 Tak Ada Lagi TPA Baru Pada 21 Februari setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Hari penting ini   bertujuan  mengingatkan semua pihak bahwa persoalan sampah harus menjadi perhatian utama. Upaya penanganan dan pengelolaan sampah harus melibatkan seluruh komponen masyarakat yang meliputi Pemerintah baik Pusat dan Daerah, akademisi, aktivis, komunitas, dunia usaha, […]

  • Patgulipat  Harga Tanah di Lingkar PSN, Banyak Pihak Ikut Bermain (3) Habis

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle
    • visibility 863
    • 0Komentar

    Persoalan  pelik daerah lingkar Proyek Strategis Nasional (PSN), Weda Hamahera Tengah Maluku Utara,  adalah  lahan.  Saat ini lahan produktif untuk pertanian nyaris habis. Warga yang  dulu bertani  tak lagi bertani. Sebagian besar beralih menjadi pekerja tambang, serabutan  hingga juragang rumah sewa/kosan. Lepasnya lahan  karena kebutuhan mendesak, juga kuatnya pengaruh berbagai pihak. Harga  lahan kebun  terbilang […]

expand_less