Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Anak Muda Ternate akan Dapat Ilmu Gratis Soal Medsos

Anak Muda Ternate akan Dapat Ilmu Gratis Soal Medsos

  • account_circle
  • calendar_month Jum, 30 Nov 2018
  • visibility 564

Kolaborasi  Greeneration- Kedubes Amerika dan  Kabarpulau   

Sebuah kesempatan langka diperoleh anak muda Ternate dan sekitarnya. Di tengah perkembangan  internet yang luar biasa,  diikuti hadirnya media social  dalam keseharian hidup masyarakat,    sangat rugi jika  tidak menambah pengetahuan soal pemanfaatannya.

Untuk menambah pengetahuan itu tiga lembaga berkolaborasi mendatangkan pemateri untuk kegiatan tersebut.  Kerjasama Greeneration Foundation  Kedutaan Besar Amerika dan Kabarpulau.com menghadirkan  lokakarya Social Media for Social Good atau #SocMed 4SocGood di Ternate. Dengan    tema “The Role of Millenials in Promoting Culture & Diversity Through Social Media akan digelar Sabtu (1/12) pagi  di Aula Kantor Wali Kota Ternate.

Lalu  kenapa program ini  hadir?  Sebenrnya ini tidak terlepas dari peran pengguna internet yang semakin meningkat dan tingginya pengguna media sosial di Indonesia.    Akhyari Hananto – Founder Good News From Indonesia yang juga  nanti menjadi narasumber dalam    #SocMed4SocGood    pernah mengatakan bahwa,   pengguna internet di Indonesia mencapai  127 juta orang, di mana  55% nya  anak muda dengan rentang usia 18 sampai 25 tahun. Sedangkan total  pengguna media sosial di indonesia mencapai 110 juta pengguna. Sebuah perusahaan riset dan analisis dari Inggris, TNS, menyebutkan   Indonesia berada di peringkat ke-3 pengguna Instagram. Data lain menyebutkan   Indonesia merupakan pengguna terbesar ke-3 Twitter, dan pengguna terbesar ke-4 media social Facebook.

Survei yang dipresentasikan  Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII)  tercatat  sekitar 86,3 juta orang atau 65 persen dari angka total pengguna internet  2017 berada di Pulau Jawa. Begitu pun penggunaan media sosial yang masih didominasi kalangan anak muda dan di kawasan perkotaan seperti Jakarta dan beberapa kota besar lainnya di Pulau Jawa.

Sementara di daerah-daerah dan pulau lain pengguna media sosial masih relatif rendah, padahal di beberapa daerah  itu  memiliki potensi keberagaman budaya yang sangat menarik untuk dipromosikan. “Program ini hadir  mengajak dan memberikan wawasan kepada masyarakat lokal, baik individu maupun komunitas dari berbagai sektor dan latar belakang  memanfaatkan kekuatan teknologi digital sehingga mampu berperan dalam promosi budaya maupun mengatasi permasalahan local atau nasional yang dihadapi,” ujarnya.

Sebelumnya menurut Program Manager Greeneration Foundation Saiful Hamdi kegiatan yang sama dilaksanakan di  Banjarmasin, Bangka Belitung, Ambon, dan Medan.   Ternate merupakan kota terakhir  SocMed4SocGood pada tahun 2018. Kegiatan di Ternate ini  berkerjasama dengan Kabar Pulau sebagai mitra  dengan  mengundang 150 peserta yang merupakan pegiat media sosial di Ternate, yang mendaftar terlebih dahulu melalui form pendaftaran online. “Tahun lalu lokakarya ini sudah mengaktifkan 1.050 peserta #SocMed4SocGood 2017 di 7 kota, dengan menghadirkan lebih dari 12 narasumber gerakan sosial di Indonesia dan mencapai lebih dari 50 juta impresi di media social dengan tagar #SocMed4SocGood. “Harapan kami   lokakarya di 6 kota   tahun ini semakin banyak peserta yang ikut dan aktif di gerakan sosial di Indonesia, dimulai dari media sosial  kemudian  terwujud di kehidupan nyata,” tutupnya.(ici)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pulau Kecil, Kaya Biodiversitas Tapi Rentan

    • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 676
    • 0Komentar

    Pembangunan di pulau-pulau kecil tidak cukup sekadar membangun berbagai fasilitas, salah satunya seperti pariwisata. Keberadaan  fasilitas yang menunjang wisatawan  di satu sisi bisa menjadi ancaman kelestarian sumber daya alam. Karena itu  pemerintah perlu menyusun peta jalan pembangunan berkelanjutan untuk pulau-pulau kecil. “Perlu memerhatikan daya dukung lingkungan pulau-pulau kecil,’’kata Guru Besar Kelautan Universitas Mataram Prof Sitti […]

  • BMKG: Potensi Cuaca Laut  Ekstrem Terjadi  Desember hingga Februari

    BMKG: Potensi Cuaca Laut  Ekstrem Terjadi  Desember hingga Februari

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Terjadi Merata, Termasuk di Laut Halmahera dan Laut Maluku    Laut Halmahera dan laut Maluku yang berada di wilayah laut Maluku Utara masuk dalam potensi cuaca laut ekstrem yang terjadi Desember ini,Januari hingga Februari mendatang. Setidaknya peringatan  kondisi ini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kamis (4/11/2025). Dalam rilisnya  BMKG mengeluarkan peringatan cuaca laut […]

  • Cerita Warga Ibukota Malut Berjuang Dapatkan Air Bersih

    • calendar_month Sel, 4 Jan 2022
    • account_circle
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Ilustrasi kran yang airnya berjalan lancar

  • Tangkap Tuna Makin Jauh, Ukurannya juga Makin Kecil

    • calendar_month Sab, 20 Nov 2021
    • account_circle
    • visibility 493
    • 1Komentar

    Ikan Tuna yang ditangkap nelayan Ternate saat diturunkan di tempat pendaratan ikan dufa dufa foto M Ichi

  • Tambang Hadir, Kebun Hilang, Pangan Sulit 

    • calendar_month Rab, 1 Nov 2023
    • account_circle
    • visibility 1.037
    • 0Komentar

    Cerita dari Sagea dan Kiya Weda Utara Halmahera Tengah Ketika mobil yang saya tumpangi tiba di Desa Lukulamo Weda Halmahera Tengah Maluku Utara pada Selasa (10/10/20230) siang, mulai terasa memasuki kawasan industri tambang nikel yang sibuk. Kendaraan terlihat lalu lalang tak henti melewati jalan nasional poros Weda-Patani. Debu mengepul membungkus jalanan. Mobil menutup kaca jendela […]

  • Laut Obi Dalam Tekanan Destruktif Fishing dan Tambang?

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • account_circle
    • visibility 772
    • 0Komentar

    Laut Kepualaun Obi Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara kaya sumberdaya perikanan. Dari jenis ikan pelagis maupun demersal, setiap saat ditangkap  untuk menghidupi masyarakat setempat.  Tidak itu saja, ikan–ikan itu juga dijual antarpulau ke Ternate, untuk kebutuhan lokal  maupun  eksport. Seiring waktu, saat ini kondisi sumberdaya laut Obi tidak  baik-baik saja. Ada dua persoalan serious […]

expand_less