Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kampung » Abrasi, Jalan Raya di Laiwui Obi Nyaris Putus  

Abrasi, Jalan Raya di Laiwui Obi Nyaris Putus  

  • account_circle
  • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
  • visibility 396

Desa pesisir di sejumlah pulau di Maluku Utara menghadapi masalah serius. Masalah diakibatkan oleh  adanya kenaikan permulaan air laut. Penulusuran kabarpulau.co.id/ di sejumlah pulau di Maluku Utara, menemukan  berbagai fasilitas rusak akibat adanya abrasi pantai. 

Di Pulau Obi misalnya,  fasilitas seperti  tanggul penahan ombak  patah. Bahkan jalan raya yang berada di tepi pantai juga  hancur dan nyaris putus. Jalan utama yang menghubungkan Desa Laiwui ke Desa Ake Gula  hingga  Desa  Baru tidak jauh dari kawasan pasar Laiwui   kondisinya sangat memprihatinkan.

Akibat tanggul penahan ombak yang panjangnya mencapai 50 meter hancur berkeping- keping  dihantam ombak  saat air pasang, jalan raya yang menjadi tempat lalu lalang kendaraan juga ikut hancur.   Bahkan di atas badan jalan,  nyaris tidak terlihat lagi aspal tetapi pasir dan kerikil yang  naik  akibat disapu  gelombang. Akibatnya   kendaraan yang lewat di jalan ini terpaksa memperlambat  kecepatannya.  Hancurnya jalan talud akibat abrasi parah yang terjadi di kampung ini, menurut warga setempat sudah terjadi sejak setahun lalu. Meski begitu belum mendapat perhatian dari pemerintah setempat.  “Talud hancur ini sudah terjadi sejak setahun lalu tapi belum mendapat perhatian,” jelas Suwarno  warga Laiwui. Dia menuturkan berbagai fasilitas  yang rusak akibat bencana alam seperti talud dan jalan yang rusak itu belum mendapat perhatian pemerintah.

Talud di kawasan ini sebenarnya sudah dibangun beberapa kali tetapi, hancur dihantam gelombang saat terjadi air pasang. Karena itu perlu ada cara lain   dilakukan sehingga bisa melindungi kawasan pantai Laiwui ini dari hantaman gelombang. “Pemerintah perlu segera mengatasi abrasi ini dengan cara lain. Karena ancamannya sudah sangat serius. Bahkan jalan raya juga nyaris putus,”kata Suwarno.  

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahan dan Para Pembuat Tikar Pandan yang Makin Langka

    • calendar_month Sen, 1 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 697
    • 0Komentar

    Elisa nusa menggulung daun buro buro yang nanti dibuat kokoya

  • Cerita Para Perempuan Dibo-dibo Ikan

    • calendar_month Jum, 5 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 374
    • 1Komentar

    Salah satu penjual ikan asal Sangaji Ternate saat mengambil stok ikan di PPI Dufa dufa untuk selanutnya dijual ke pasar/foto m ichi

  • Korban Lakalaut Tinggi, Butuh Kolaborasi Penanganan

    • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 304
    • 1Komentar

    Ketua POSSI dan SAR Ternate didampingi Danlanal Ternate menunjukan isi MoU yang telah ditandatantangani foto M Ichi

  • Pembangunan Ekonomi Belum Menghitung Kerusakan Lingkungan  

    • calendar_month Sen, 15 Jan 2024
    • account_circle
    • visibility 303
    • 1Komentar

    Implementasi “sustainability” dan mitigasi perubahan iklim bukan lagi pilihan tapi kewajiban. Itulah yang mendorong Indonesia ikut “Paris Agreement”, mencoba melakukan transisi energi menuju energi terbarukan, dan memiliki rencana “net zero emission” di 2060. Hanya saja untuk mencapai semua yang telah direncanakan sepertinya tak semudah membalikkan telapak tangan. Energi yang digunakan dalam pembangunan masih banyak menggunakan […]

  • SMART Patrol Tools Perlindungan dan Pemantauan Biodiversitas

    • calendar_month Kam, 23 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Sesuai Dokumen Rencana Aksi dan Strategi Biodiversitas Indonesia 2015-2020,  Indonesia  memiliki keunikan geologi dan ekosistem. Hal ini yang menyebabkan endemisitas satwa liar menjadi tinggi. Endemisitas jenis satwa liar ini tertinggi di dunia untuk kelas burung, mamalia, reptil dan amfibi. Satwa liar endemis Indonesia diperkirakan berjumlah masing-masing 270 jenis mamalia, 386 jenis burung, 328 jenis reptil […]

  • Ayo Selamatkan Pulau Ini Sebelum Tenggelam

    • calendar_month Rab, 24 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 560
    • 2Komentar

    Kondisi PUlau Pagama saat ini. foto Wandi

expand_less