Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Malut » Jurnalisme Lingkungan, Jalan Pulang Melihat Isu  Publik

Jurnalisme Lingkungan, Jalan Pulang Melihat Isu  Publik

  • account_circle
  • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
  • visibility 253

AMSI-BBC Media Action Program Kerjasama  

Isu lingkungan  mestinya menjadi jalan pulang para jurnalis untuk melihat apa yang lebih dibutuhkan publik saat ini. Bukan sekadar traffic dan pageview atau  pengunjung. Pasalnya, dalam tren jurnalisme viral, banyak informasi penting yang terlewatkan untuk dikonsumsi publik.

Pesan ini disampaikan oleh  Wenseslaus Manggut Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI, saat membuka Training of Trainers (ToT) for Indonesian Senior Journalists  yang merupakan kerjasama AMSI dengan BBC Media Action atau (BBC MA)  Senin (3/7/2023)  di Jakarta. TOT yang dilaksanakan selama tiga hari sejak 3 Juli hingga 5 Juli tersebut, menghadikan 10 jurnalis, dari berbagai platform media  di Indonesia. 

AMSI  dengan dukungan BBC Media Action (BBC MA) menggelar Training of Trainers (ToT) for Indonesian Senior Journalists,  melatih para calon pelatih   dari Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bengkulu, Gorontalo, dan Maluku Utara.

 ToT ini,   menghadirkan juga Mary Morgan, Capacity Strengthening Lead BBC MA London, Inggris. Mary sendiri sebelumnya telah banyak memfasilitasi  training  jurnalis  di Afrika  dan Eropa. “ToT ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam menghasilkan konten atau artikel yang menarik dan efektif untuk isu terkait.

“Selama tiga hari pelatihan, kami berharap 10 senior jurnalis yang menjadi peserta kegiatan  bisa percaya diri  berbagi ilmu sebagai trainer pada setiap program yang terkait isu-isu green growth,” kata Mary.

Berbagai rancangan kegiatan terangkum dalam proyek kerja sama antara BBC MA dan AMSI termasuk ToT untuk jurnalis senior, pelatihan jurnalistik untuk jurnalis muda lokal, 6 seri webinar, dan fellowship untuk memproduksi konten terkait isu lingkungan hijau.

“Jadi, ketika kita memberikan informasi tentang green journalism, seperti yang hari ini kita lakukan, maka akan menjadi langkah awal yang baik untuk mengubah mindset pembaca dari mengkonsumsi berita yang penting viral, ke berita dengan value atau nilai penting,” kata  Wenseslaus.

Baginya isu lingkungan hidup adalah konten yang sangat dibutuhkan publik. Sayangnya  isu seputar lingkungan  hidup jarang menjadi perhatian utama media. Hal ini katanya  karena saat ini  tren media lebih memilih follow the traffic. Akibatnya kemudian, jurnalis  saat ini jarang  punya keahlian paripurna.

Dia contohkan, ada jurnalis di pagi hari menulis ekonomi, siang menulis politik, dan seterusnya. Istilahnya tahu sedikit dari yang banyak. Padahal, menjadi jurnalis dengan keahlian yang purna  adalah sebuah kebutuhan.

 “Program ini akan menjadi jalan pulang bagi jurnalis untuk melihat isu apa yang lebih dibutuhkan publik, bukan sekedar traffic dan pageview,” katanya.

Dalam tren jurnalisme viral, banyak informasi penting terlewatkan untuk dikonsumsi publik. Jadi, ketika memberikan informasi tentang green journalism, seperti  yang  kita lakukan, maka akan menjadi langkah awal yang baik untuk mengubah mindset pembaca dari mengkonsumsi berita yang penting viral ke berita dengan value penting,”  ujar  Wenseslaus Manggut.

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dengan dukungan BBC Media Action (BBC MA) menggelar Training of Trainers (ToT) for Indonesian Senior Journalists. Pelatihan untuk calon pelatih ini diselenggarakan di Jakarta pada 3-5 Juli 2023, melibatkan 10 jurnalis senior dari berbagai wilayah Indonesia.  Yakni Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bengkulu, Gorontalo, dan Maluku Utara. Melalui training ini juga menghadirkan Mary Morgan, Capacity Strengthening Lead BBC MA dari London, Inggris.

Selain berfokus pada peningkatan pemahaman isu-isu lingkungan, Capacity Strengthening Lead BBC MA, Mary Morgan, mengatakan, ToT ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam menghasilkan konten atau artikel yang menarik dan efektif untuk isu terkait.

“Selama tiga hari pelatihan, kami berharap 10 senior jurnalis  sebagai peserta kegiatan ini dapat dengan percaya diri berbagi ilmu sebagai trainer pada setiap program yang terkait isu-isu green growth,” kata Mary.

Dalam kerjasama ini berbagai rancangan kegiatan terangkum dalam proyek kerja sama  BBC MA dan AMSI, termasuk ToT jurnalis senior, pelatihan jurnalistik untuk jurnalis muda lokal, 6 seri webinar, dan fellowship untuk memproduksi konten terkait isu lingkungan hijau.

Sementara itu, Head of Project BBC MA, Helena Rea, memberikan gambaran tentang proyek For the People. proyek yang didanai oleh Norad ini secara garis besar bertujuan untuk memberikan penguatan ekosistem informasi dan komunikasi media dalam meningkatkan keterlibatan publik pada isu lingkungan di Indonesia.

“Proyek For the People diharapkan dapat merangkul anak muda dalam membawa perubahan pandangan dan lebih peduli pada isu lingkungan serta memahami budaya masyarakat adat,” katanya.(*)


  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuso Endemik Ternate, Terus Diburu untuk Dikonsumsi

    • calendar_month Sen, 5 Feb 2024
    • account_circle
    • visibility 649
    • 2Komentar

    Perburuan kuso mata biru yang juga salah satu hewan endemic pulau Ternate,  benar- benar massive. Akibatnya  hewan bermata unik ini semakin sulit ditemukan. Pengakuan sejumlah warga di Pulau Ternate yang bertempat tinggal di kawasan barat  pulau, menjelaskan bahwa kuso  ini sudah jarang terlihat sekarang. Jaib Sadek warga Sulamadaha Kota Ternate mengaku, dulu  hamper setiap saat […]

  • KLHK Sosialisasikan FOLU Net Sink 2030 di Maluku Utara

    • calendar_month Rab, 22 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Indonesia Forestry and Other Land Uses (FOLU) Net-Sink 2030 merupakan suatu kondisi dimana tingkat serapan karbon sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya sudah berimbang atau bahkan lebih tinggi dari tingkat emisi yang dihasilkan sektor tersebut pada tahun 2030 merupakan   Komitmen Indonesia  untuk mendorong tercapainya tingkat emisi GRK sebesar -140 juta ton CO2e pada tahun 2030 […]

  • Ketika Orang Hiri Menuntut Merdeka

    • calendar_month Kam, 17 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 304
    • 1Komentar

    Ingatkan  Pemerintah, Kibarkan Bendera Setengah Tiang   Hari masih pagi, sekira pukul 07.50 WIT sebuah speedboat mengangkut pegawai yang bekerja di Kecamatan Pulau Hiri Kota Ternate Maluku Utara. Mereka adalah pegawai yang akan gelar upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Kamis (17/08/2023). Pegawai lelaki dan perempuan berbaju Korpri  itu  rata rata […]

  • Potensi Laut Malut Besar Tapi Minim Perhatian

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 839
    • 0Komentar

    Perairan Maluku Utara terbilang paling potensial.  Wilayah lautnya   bersinggungan langsung dengan empat Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI). Keempatnya adalah  WPPNRI 714 (meliputi perairan Teluk Tolo dan Laut Banda), 715 (perairan Teluk Tomini, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram, dan Teluk Berau), 716 (Perairan Laut Sulawesi dan sebelah utara Pulau Halmahera), dan 717 (Perairan […]

  • Tumbuhnya Tambang, Tumbangnya Pulau

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Oleh: Herman Oesman Dosen Sosiologi FISIP UMMU Pulau-pulau kecil di Indonesia telah lama menjadi ruang hidup masyarakat pesisir yang menggantungkan kehidupan pada laut, hutan, dan tanah. Namun, dalam dua dekade terakhir, pesona kandungan mineral yang terkubur di dalam perut bumi pulau-pulau itu menjelma menjadi kutukan. Ekspansi tambang besar-besaran yang didorong oleh kepentingan ekonomi nasional justru […]

  • Titik Nol Jalur Rempah Dunia (2) 

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 972
    • 1Komentar

    Rempah adalah Identitas dan Peradaban Sejarawan Universitas Khairun Ternate, Rustam Hasyim (2013), dalam Dari Cengkih ke Kerang Mutiara, Perdagangan di Keresidenan Ternate 1854-1930, menyebutkan Maluku Utara sendiri bukan saja menghasilkan rempah, namun telah memperdagangkan demikian banyak komoditi selain rempah, untuk dijual  ke manca negara. Rustam mencatat sirip hiu, mutiara, sirip penyu, kopra, kakao, tembakau, damar, […]

expand_less