Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Malut » Gelar Program Save The Small Island, Warga dan Walhi Malut Tanam Mangrove

Gelar Program Save The Small Island, Warga dan Walhi Malut Tanam Mangrove

  • account_circle
  • calendar_month Jum, 19 Agu 2016
  • visibility 1.648

LABUHA – Masyarakat Desa Gane Dalam Kecamatan Gane Barat Selatan Halmahera Selatan, melakukan gerakan menanam 20  ribu anakan pohon mangrove. Aksi menanam di lahan-lahan mangrove yang rusak akibat perambahan orang tidak bertanggungjawab itu,  dilakukan selama  dua hari Rabu (5/11) dan Kamis (6/11) lalu. Program selamatkan lingkungan dengan menanam mangrove ini,  dilakukan bersama  LSM Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Maluku Utara.

Manager Kampanye WALHI Maluku Utara Abd Haris Doa  menjelaskan program menanam mangrove ini dilakukan oleh masyarakat, tua muda, laki-laki perempuan, anak-anak juga ikut terlibat langsung. Proses penanamannya dilaksanakan di teluk Gane Desa Gane Dalam. Warga  turun tangan melakukan penamaman  ulang  mangorve. Lokasi yang dipilih untuk proses penanaman itu adalah Lahan-lahan mangrove yang habis karena eksploitasi. Penanaman kembali ini  dilakukan  di  lahan  seluas kurang libuh 10 hektar yang tersebar di sejumlah tempat di Gane Dalam. “Masyarakat Gane Dalam yang dilibatkan dalam kegaiatan ini ada kurang lebih 100 orang,” ujar Abdulharis. 

Dikatakan langkah ini adalah sebuah upaya sadar yang dilakukan WALHI bersama warga di Teluk Gane Dalam untuk melakukan perbaikan lahan sekaligus mengkampanyekan melindungi mangrove dari penjarahan orang tak bertanggungjawab.  “Ini adalah upaya perbaikan lahan mangrovie di daerah Gane Dalam yang rusak akibat illegal logging hutan mangrove,” kegiatan ini juga   bagian dari program yang dicanangkan WALHI Maluku Utara Save the Small  Islands save Our Future. Sementara Faisal Ratuela yang memimpin langsung  aksi menanam itu  mengatakan, kegiatan ini adalah partisipasi penuh masyarakat terutama penyediaan bibit dan proses penanamannya.(ici)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hemiscyllium halmahera Terancam, Perlukah Perlindungan?  

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle
    • visibility 877
    • 0Komentar

    Hemyscillium-halmahera yang-ditemukan-di-laut-Ternate-foto-Nasijaha-Dive Center

  • Peneliti BRIN Temukan 1.583 Spesies  Baru Indonesia    

    Peneliti BRIN Temukan 1.583 Spesies  Baru Indonesia   

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Indonesia sebagai salah satu negara megabiodiversitas dunia memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan mengelola kekayaan hayatinya secara berkelanjutan. Penemuan spesies baru bukan sekadar capaian akademik, tetapi bagian penting dari upaya perlindungan lingkungan dan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan. Setidaknya ini menjadi komitmen Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam upaya mengungkap kekayaan hayati Indonesia. Saat […]

  • Penemuan Ikan Purba Coelacanth Hidup Pertama di Perairan Maluku Utara

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle
    • visibility 1.826
    • 0Komentar

    Ekspedisi ilmiah yang dilakukan Underwater Scientific Exploration for Education (UNSEEN), Universitas Pattimura, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Udayana, dan Universitas Khairun berhasil menemukan ikan purba coelacanth (Latimeria menadoensis) di perairan Maluku Utara. Penemuan langka ini merupakan bagian dari kolaborasi internasional yang didukung Blancpain Ocean Commitment, berfokus pada penelitian ekosistem terumbu karang  mesofotik (kedalaman […]

  • Perjuangkan Sungai Sagea, Aksi Warga Ricuh  

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • account_circle
    • visibility 800
    • 2Komentar

    Warga Desa Sagea dan Kiya yang berada di lingkar tambang  kawasan industry  PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara menggelar aksi  Sabtu (28/10/2023) di Lipe Gate 3 PT IWIP, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIT. Aksi yang melibatkan massa yang datang dengan truk […]

  • Halua Kenari, Sumber Pendapatan Ibu-ibu Suma

    • calendar_month Ming, 29 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 854
    • 0Komentar

    Ibu Ainun (jilbab hijau) melepas tempurung kenari dari isinya dengan cara dipukul dengan batu

  • Nasib Miris PLTS di Halmahera Selatan (2) Habis

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 768
    • 0Komentar

    Tak Cuma Bangun, Butuh Perawatan untuk Keberlanjutan Provinsi Maluku Utara dengan 805 pulau memiliki banyak desa di pulau kecil. Dari total desa, 898 ada di tepi laut  sementara bukan di tepi laut  ada 305  desa. Mayoritas desa di pesisir dan pulau, memikul beban  ketersediaan energi listriknya. Di pulau kecil yang memiliki penghuni belum semua tersedia […]

expand_less