Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Peringati Hari Primata dengan Mengedukasi Siswa

Peringati Hari Primata dengan Mengedukasi Siswa

  • account_circle
  • calendar_month Sen, 29 Jan 2018
  • visibility 265

Hari Primata Indonesia (HPI) yang diperingati setiap  30 Januari   dirayakan juga di Maluku Utara dengan beragam  kegiatan. Seperti yang dilaksanakan ProFauna Indonesia yang bekerjasama dengan pemerintah Kota Tidore dan Ternate dalam dua hari ini. Dalam peringatan itu turut dilaksankaan kampanye  sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat terutama siswa  agar bisa paham  tentang upaya perlindungan primate di Indonesia.

Koordinator ProFauna Provinsi Maluku Utara Eka Kaaba pada  Kabarpulau usai menggelar kampanye di sekolah  di Kota Tidore Kepulauan menjelaskan,  realisasi dalam memperingati HPI tersebut pihaknya menggelar aksi  di  SDN Tomagoba Kota Tidore yang diikuti  78 murid/ Kegiatan yang sama juga dilaksanakan di  SDN Cobadoe  yang diikuti 28 murid di  SDN Goto  diikuti 56 murid. Kegiatan ini juga kita kerjasamakan dengan  Dinas Lingkungan Hidup Kota Tikep di mana 3 sekolah tersebut merupakan sekolah binaan DLH Tikep.

Menurutnya di  Maluku Utara  untuk kelompok primate   yakni Yaki (Macaca nigra), meski cuma di hutan Bacan.  Macaca di  daerah ini  asalnya  kata dia adalah hadiah untuk Sultan Bacan, yang dilepas ke hutan. Akhirnya beranak pinak. Selain itu yaki  di Maluku Utara juga dipelihara dan diperdagangkan. Karena itu penting edukasi ini dilakukan untuk memberikan penyadaran   agar mereka yang memelihara dapat melepasnta ke alam bebas.

“ Kita  akan  mengedukasi lagi di SDN I Maitara    dilanjutkan dengan Kampanye HPI sore hari di Kota Ternate,” jelasnya.

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Muda Bicara Problem Pembangunan Halmahera Selatan

    • calendar_month Ming, 5 Jun 2022
    • account_circle
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Warga di Gane hanya bisa memanfaatkan jalan perusahaan sawit untuk akses mereka. Hingga kini jalan belum dibangun pemerintah di ujung selatan Halmahera tersebut, foto M Ichi

  • Regenerasi Nelayan Terancam

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Nelayan Ikan Tuna Madapolo Pulau Bisa
    foto MDPI

  • Bank dan Investor Besar Ikut Dorong Deforestasi Hutan Tropis

    • calendar_month Sab, 12 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Setidaknya ada 50 bank dan investor terbesar di dunia ikut mendorong terjadinya deforestasi, melalui investasi besar dan kebijakan yang lemah pada komoditas..  Menurut penelitian   Forests & Finance –– sebuah koalisi riset yang terdiri dari organisasi masyarakat sipil Amerika Serikat, Indonesia, Belanda, Brazil dan Malaysia menemukan bahwa bank bank dan para investor besar memiliki andil besar […]

  • Tiga Persen APBD Harus Dialokasikan Atasi Sampah

    • calendar_month Sen, 16 Des 2024
    • account_circle
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Gubernur/Bupati Wali Kota Didesak Buat Aksi Nyata Kepala Daerah di Indonesia termasuk Provinsi Maluku Utara  dan Kabupaten/kota  didesak segera melakukan aksi nyata  atasi sampah yang  makin tidak bisa tertangani  saat ini. Aksi nyata  yang harus dilakukan kepala daerah  Gubernur maupun Bupati dan Wali Kota itu, disampaikan Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), […]

  • Liberika Bacan, yang Tersisa dari Warisan Belanda

    • calendar_month Sen, 17 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Salah satu daerah di Maluku Utara yang memiliki sejarah masa lalu  di bidang perkebunan kopi  ada   pulau Bacan Halmahera Selatan. Sisa sisa  perkebunan tersebut masih ada  hingga sekarang. Produksi perkebunan  zaman  Belanda itu sudah mulai dibudidayakan kembali, yakni   jenis  Liberika.  Kehadiran kopi  ini di Bacan Halmahera Selatan   memiliki sejarah panjang. Diambil dari Afrika […]

  • Daya Dukung Halmahera Tengah Terlampaui,  Tambang Perlu Dibatasi

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2024
    • account_circle
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Komunitas Fakawele: Warga Sagea Butuh Sungai dan Laut  Bersih Bukan Nikel Akhir Juli 2024, Kabupaten Halmahera Tengah mengalami banjir terparah dalam beberapa tahun terakhir. Kejadian ini  menyebabkan kerugian besar bagi warga karena akses jalan terputus, rumah terendam air, 1.726 orang mengungsi, dan menghilangkan satu nyawa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara mencatat tujuh […]

expand_less