Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Warga Diimbau Jaga Pola Hidup Bersih

Warga Diimbau Jaga Pola Hidup Bersih

  • account_circle
  • calendar_month Sen, 14 Sep 2020
  • visibility 242

Pakativa -Mayana Tidore Gelar Penyuluhan Kesehatan

Pola Hidup bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku  yang dilakukan seseorang atas dasar kesadaran, sehingga dapat menolong dirinya sendiri  dan keluarganya,  serta berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat.

Hal ini disampaikann Dokter Ririn Hardianti dari Relawan Komunitas Mayana Kota Tidore Kepulauan   dalam penyeluhan kesehatan digagas oleh Perkumpulan Paka Tiva  dengan komunitas Mayana Tidore.

Di hadapan warga  kelurahan Jiko Cobo, Tidore Kepulauan, Minggu (13/9)  Ririn mendorong warga agar menciptakan lingkungan yang sehat dan mencegah masalah kesehatan lainnya.Hal penting lainya yakni rajin mencuci tangan menggunakan sabun supaya tak rentan dari berbagai penyakit.

“PHBS itu punya manfaat untuk keluarga dan akan membuat masyarakat  lebih produktif,” ujar   Ririn.  

Dia menambahkan,  perlu juga didukung dengan pola makan yang baik. Misalnya rajin mengonsumsi buah dan sayur. “Saya rasa untuk Kota Tidore Kepulauan sudah tidak sulit mendapatkan buah dan sayur,” tambahnya.

Kegiatan lain yang perlu dilakukan juga adalah melakukan aktifitas fisik dalam satu hari minimal 30 menit. Misalnya  jalan kaki selama 30 minit atau olah raga ringan. Dia juga menyinggung soal  PHBS di era new normal atau disebut tatanan gaya hidup baru yang dicanangkan Presiden RI. Di mana perlu melindungi diri dengan masker.

“Sekarang ini banyak yang menganggap enteng Covid-19. Saya ingatkan kita harus sering menggunakan masker,” harapnya.

Begitu juga  ketika bersin harus beretika, misalnya kedua telapak tangan menutup bagian hidung dan mulut. Bila perlu selalu menggunakan  masker agar penyebaran virus  tidak merugikan pihak lain.

Selama berlangsungnya penyuluhan, Ririn   mengajak audiens mempraktekan cara mencuci tangan yang baik dan benar dimulai dengan membasahi tangan, kemudian ke dua telapak tangan digosok dengan sabun dan dilanjutka ke punggung dan tangan. Setelah itu sela-sela jari tangan, ditambah unjung jari kiri ditempelkan ke telapak tangan kanan lalu diputar dan begitu juga sebaliknya. Terakhir membersihkan bagian ibu jari.

Di tempat yang sama  penyuluh kesehatan, Dokter Muhammad Isra yang diundang dalam penyuluhan itu  menjelaskan bahaya penyakiy diabetes melitus atau lebih dikenal penyakit gula/ kencing manis.

Dia bilang, penyakit gula diidap seseorang karena tingginya kadar gula di dalam darah akibat kekurangan hormon insulin yang berfungsi  mengatur kadar gula darah. Setiap manusia memiliki organ pankreas  di mana menghasilkan hormon insulin.

“Akibat usia lanjut dan kebiasan kurang bagus  mengganggu fungsi pankreas” jelas Isra.

Untuk mencegahnya sederhana saja. Yakni memperbaiki pola makan, mengurangi konsumsi makanan mengandung gula, dan konsisten menjaga  makan sesuai waktu yang ditentukan.  

Kesempatan itu pihak komunitas Mayana turut memberikan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis bagi yang mengikuti penyuluhan seperti asam urat, kolesterol dan gula darah.  Sebelum mereka diperiksa wajib melakukan pemeriksaan tekanan darah.  Peserta juga diberikan masker medis.(*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebah Raksasa Kembali Ditemukan di TNAL Resort Tayawi

    • calendar_month Rab, 21 Okt 2020
    • account_circle
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Sarang dan lebah yang ditemukan Anton di TNAL Resort Tayawi Kota Tidore Kepulauan/foto Anton

  • Tak Ada Zonasi Wilayah jadi Problem Ekowisata

    • calendar_month Sab, 16 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Kawasan ekowisata Taman Love di puncak Moya dikuatirkan memunculkan masalah baru soal keterbukaan akses yang bisa memicu ikutya pemukiman ke kawasan ini yang masuk kawasan rawan bencana III.

  • Hari Peduli Sampah Nasional Sepi Agenda  

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 313
    • 1Komentar

    KLHK: 2030 Tak Ada Lagi TPA Baru Pada 21 Februari setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Hari penting ini   bertujuan  mengingatkan semua pihak bahwa persoalan sampah harus menjadi perhatian utama. Upaya penanganan dan pengelolaan sampah harus melibatkan seluruh komponen masyarakat yang meliputi Pemerintah baik Pusat dan Daerah, akademisi, aktivis, komunitas, dunia usaha, […]

  • Legu Tara No Ate 2025: Kolaborasi Budaya, Edukasi  dan Kampanye Lingkungan

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Ketua Panitia: Semua Kesiapan  Sudah Maksimal, Siap  Digelar Oktober   Pihak  Kesultanan Ternate  akan   menyelenggarakan Festival Legu Tara No Ate 2025. Kegiatan ini rencana dilaksanakan  pada  16  hingga 18 Oktober 2025. Acara ini akan dipusatkan di Lapangan Pelabuhan Perikanan Nusantara, Kelurahan Mangga Dua, Kota Ternate. Legu Tara No Ate 2025 ini sendiri merupakan Iven festival […]

  • Kayanya KKP Kepulauan Sula di Maluku Utara

    • calendar_month Ming, 18 Okt 2020
    • account_circle
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Pantai dan kawasan laut pulau Pagama Kepulauan Sula yang masuk KKP Kepsul

  • Nelayan Lingkar Tambang KI IWIP Was-was

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • account_circle
    • visibility 689
    • 0Komentar

    Wilayah Tangkapan Makin Jauh, Ikan juga Sulit Didapat Penulis Sofyan A Togubu/Wartawan Dari Sofifi menuju Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara,  butuh waktu kurang lebih 3 jam 15 menit.  Lama waktu perjalanan itu jika menggunakan kendaraan roda empat. Sementara saya hari itu dengan sepeda motor, menghabiskan waktu tempuh kurang lebih 2 jam […]

expand_less