Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Warga Diimbau Jaga Pola Hidup Bersih

Warga Diimbau Jaga Pola Hidup Bersih

  • account_circle
  • calendar_month Sen, 14 Sep 2020
  • visibility 656

Pakativa -Mayana Tidore Gelar Penyuluhan Kesehatan

Pola Hidup bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku  yang dilakukan seseorang atas dasar kesadaran, sehingga dapat menolong dirinya sendiri  dan keluarganya,  serta berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat.

Hal ini disampaikann Dokter Ririn Hardianti dari Relawan Komunitas Mayana Kota Tidore Kepulauan   dalam penyeluhan kesehatan digagas oleh Perkumpulan Paka Tiva  dengan komunitas Mayana Tidore.

Di hadapan warga  kelurahan Jiko Cobo, Tidore Kepulauan, Minggu (13/9)  Ririn mendorong warga agar menciptakan lingkungan yang sehat dan mencegah masalah kesehatan lainnya.Hal penting lainya yakni rajin mencuci tangan menggunakan sabun supaya tak rentan dari berbagai penyakit.

“PHBS itu punya manfaat untuk keluarga dan akan membuat masyarakat  lebih produktif,” ujar   Ririn.  

Dia menambahkan,  perlu juga didukung dengan pola makan yang baik. Misalnya rajin mengonsumsi buah dan sayur. “Saya rasa untuk Kota Tidore Kepulauan sudah tidak sulit mendapatkan buah dan sayur,” tambahnya.

Kegiatan lain yang perlu dilakukan juga adalah melakukan aktifitas fisik dalam satu hari minimal 30 menit. Misalnya  jalan kaki selama 30 minit atau olah raga ringan. Dia juga menyinggung soal  PHBS di era new normal atau disebut tatanan gaya hidup baru yang dicanangkan Presiden RI. Di mana perlu melindungi diri dengan masker.

“Sekarang ini banyak yang menganggap enteng Covid-19. Saya ingatkan kita harus sering menggunakan masker,” harapnya.

Begitu juga  ketika bersin harus beretika, misalnya kedua telapak tangan menutup bagian hidung dan mulut. Bila perlu selalu menggunakan  masker agar penyebaran virus  tidak merugikan pihak lain.

Selama berlangsungnya penyuluhan, Ririn   mengajak audiens mempraktekan cara mencuci tangan yang baik dan benar dimulai dengan membasahi tangan, kemudian ke dua telapak tangan digosok dengan sabun dan dilanjutka ke punggung dan tangan. Setelah itu sela-sela jari tangan, ditambah unjung jari kiri ditempelkan ke telapak tangan kanan lalu diputar dan begitu juga sebaliknya. Terakhir membersihkan bagian ibu jari.

Di tempat yang sama  penyuluh kesehatan, Dokter Muhammad Isra yang diundang dalam penyuluhan itu  menjelaskan bahaya penyakiy diabetes melitus atau lebih dikenal penyakit gula/ kencing manis.

Dia bilang, penyakit gula diidap seseorang karena tingginya kadar gula di dalam darah akibat kekurangan hormon insulin yang berfungsi  mengatur kadar gula darah. Setiap manusia memiliki organ pankreas  di mana menghasilkan hormon insulin.

“Akibat usia lanjut dan kebiasan kurang bagus  mengganggu fungsi pankreas” jelas Isra.

Untuk mencegahnya sederhana saja. Yakni memperbaiki pola makan, mengurangi konsumsi makanan mengandung gula, dan konsisten menjaga  makan sesuai waktu yang ditentukan.  

Kesempatan itu pihak komunitas Mayana turut memberikan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis bagi yang mengikuti penyuluhan seperti asam urat, kolesterol dan gula darah.  Sebelum mereka diperiksa wajib melakukan pemeriksaan tekanan darah.  Peserta juga diberikan masker medis.(*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  •  “Nagari Beta Yang Gulana”

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
    • account_circle
    • visibility 778
    • 1Komentar

    mendung terus sepanjang hari.. mentari seakan enggan beranjak, tegar bersembunyi dibalik awan.. seiring hujan kian merintik bagai menandai duka anak bangsa yang terlilit nasib diantara antrian nan panjang untuk sebutir nasi demi sesuap dan.. disudut sana di kotaraja prawira nagara ketawa ketiwi berdecak kagum berbagi bintang dipundak, dalam jejak penuh tetesan darah.. darah anak negeri […]

  • Saatnya Pariwisata Malut Genjot Wisatawan Domestik

    • calendar_month Sel, 19 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 701
    • 0Komentar

    Talaga Rano Halbar salah satu destinasi wisata alam di Maluku Utara

  • Ketika Warga Gemia Patani Utara Inisiasi Perdes Konservasi Penyu  

    Ketika Warga Gemia Patani Utara Inisiasi Perdes Konservasi Penyu  

    • calendar_month Ming, 27 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Kades Wahyudin Majid: Ini adalah Warisan untuk Anak Cucu Pemerintah Desa Gemia Kecamatan Patani Utara, menginsiasi sebuah Peraturan Desa (Perdes) yang bertujuan menjaga dan melindungi sumber daya laut mereka dari berbagai ancaman. Perdes itu berkaitan dengan upaya konservasi penyu yang merupakan salah satu kekayaan alam laut di desa mereka yang saat ini terancam oleh berbagai […]

  • Dampak Industri Ekstraktif di Malut Sangat Serius

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2024
    • account_circle
    • visibility 990
    • 0Komentar

    BRIN: Kelestarian dan Kelangsungan Ekosistem Pulau-pulau Makin Terancam   Dampak industry ekstraktif bagi kelestarian dan kelangsungan ekosistem  terutama di pulau pulau kecil seperti di Maluku Utara sangat serius. Kehadiran industry padat modal  terutama pertambangan mineral diberbagai tempat termasuk di Maluku Utara disebut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)  mengancam lingkungan, biodiversitas dan manusia di dalamnya. […]

  • Pemerintah Tetapkan Kawasan Konservasi Perairan PABISAY Halteng-Haltim

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle
    • visibility 1.070
    • 2Komentar

    Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia resmi merilis penetapan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Patani – Bicoli – Pulau Sayafi yang disingkat Pabisay  18 Juni 2025 lalu.  Dikutip dari laman KKP. go.id tanggal 11 Juli 2025  keputusan  itu  telah ditandatangani secara elektronik oleh Menteri KKP Sakty Wahyu Trenggono. Di dalam SK itu diputuskan terkait beberapa […]

  • KLHK Diminta Seriusi Dugaan Cemaran Nikel di Halmahera 

    • calendar_month Sel, 7 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 862
    • 1Komentar

    Kondisi sungai Wale yang tercemar kerukan tambang pada 2019 lalu foto M Ichi

expand_less