Home / Kabar Kampung

Rabu, 10 Maret 2021 - 12:39 WIT

“Oji” Si Yakis Bacan akan Dikembalikan ke Alam Liar

Seekor monyet atau “yakis Bacan” berjenis kelamin laki-laki yang dipelihara oleh salah satu warga Guraping Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan, akhirnya diamankan pihak petugas Taman Nasional Ake Tajawe Lolobata. Yakis Bacan ini   selanjutnya diserahkan ke Balai Konservasi Sumber daya Alam (BKSDA) untuk dirawat sebelum dilepas ke alam liar.

Pengambilan  satwa dilindungi ini dilakukan petugas dari TNAL Resort Kabi kabi dipimpin oleh  Yusra Abdul Kadir bersama petugas polisi kehutanan, Saat dijemput diserahkan secara sukarela oleh pemiliknya kepada petugas.   

Monyet  atau yakis Bacan jenis macaca ini diberi nama  Oji oleh pemiliknya. Yakis ini didapat dari  salah satu   desa di Gane Barat Halmahera Selatan.  

Baca Juga  Pengelolaan Kawasan Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut Harus Efektif

“Yaki ini berasal dari Saketa Gane Barat Halmahera Selatan. Dibeli  oleh warga Guraping itu karena dijual pemiliknya di Saketa yang saat itu butuh uang. Warga Guraping tersebut membelinya karena rasa iba ke penjual,” jelas Akhmad David salah petugas yang turut serta dalam penejemputan yakis tersebut.

Dia bilang,  monyet ini baru dibeli sepekan lalu dan dirawat di rumah.   Akhmad juga bilang alasan diserahkan dengan sukarela yakis ini, salah satunya adalah agar bisa  segera dikembalikan ke alamnya. Termasuk  agar tidak membahayakan  putri mereka yang masih kecil.

Baca Juga  Harusnya Maluku Utara Miliki Balai KSDA
Petugas Taman Nasional saat menjemput yakis yang dipelihara oleh waga

“Yakis tersebut berkelamin jantan dan diberi nama Oji oleh pemilik yang baru. Sayang mereka tak tahu pasti ,  umurnya ,” jelas Akhmad lagi.

Kepala  Resort Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA)  Ternate Abas Hurasan dikonfirmasi soal pengamanan jenis satwa dilindungi ini mengaku segera mengambil dan mengecek kondisi hewan ini. Jika sudah diperiksa dan kondisinya baik akan dirawat lagi selanjutnya akan dilepas Kembali ke habitatnya.

“Kita akan lakukan pemeriksaan dan perawatan monyet tersebut. Jika sudah ok kondisinya selanjutnya kita  kembalikan ke habitat aslinya,” jelas Abas.(*)  

Share :

Baca Juga

Kabar Kampung

Melihat Perempuan- perempuan Tangguh Pulau Kolorai

Kabar Kampung

Warga Bahalo Sagu di Festival Kampung Pulau

Kabar Kampung

Ini Potret Desa Sumber Pangan di Pulau Morotai

Kabar Kampung

Dulu Tebang, Sekarang Tanam

Kabar Kampung

Literasi Lingkungan dari Pulau Tulang Halmahera

Kabar Kampung

Tanam Mangrove agar “Merdeka” dari Abrasi

Kabar Kampung

Kolaborasi Dorong Perdes Pesisir dan Laut Kayoa

Kabar Kampung

Ini Rencana Pesta Pesisir dan Pulau-pulau Kecil di Malut