Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Malut » Morotai Dijadikan Rute Pelayaran Nasional

Morotai Dijadikan Rute Pelayaran Nasional

  • account_circle
  • calendar_month Jum, 19 Agu 2016
  • visibility 1.785

DARUBA— Direktur SDM dan Umum PT. Pelayaran Nasional Indonesia Detep Purwa Saputera  baru-baru ini berkunjung ke Daruba Kabupaten Pulau Morotai.

Kedatangan mereka disambut Pemkab Pulau Morotai  pihak Lanal Morotai dan Dishub Pulau Morotai  di ruang Kadis Pariwisata dan Kebudayaan.

Kedatangan mereka dalam rangka survei ekspedisi Pelayaran Nasional Indonesia ke Morotai, karena Morotai akan dijadikan sebagai rute pelayaran nasional. Ini merupakan program pemerintah pusat. Selain itu, sasarannya mendukung sektor pariwisata, perhubungan dan perikanan.

Detep Purwa Saputera dalam pertemuan itu, mengatakan, Morotai merupakan daerah strategis dalam membangun tiga sektor tersebut. Misalnya, morotai didorong sebagai sektor pariwisata dan layak sebagai destinasi dunia.  Ini karena Morotai memiliki nilai sejarah dan keindahan  dengan letaknya  yang sangat strategis.

Setelah itu, dia bersama rombongan berkunjung ke beberapa lokasi objek wisata  dan situs sejarah, seperti di museum Perang Dunia ke II, air kaca, Bandara Pitu dan ke Pulau Dodola sekaligus diving  melihat bawah laut. Mereka juga mencari tahu titik labuh dan rute masuk Kota Daruba. Hasil survei itu akan dilaporkan ke Kementerian Perhubungan untuk mengeluarkan jadwal rute pelayaran.

Bagi Pemkab  Morotai  mereka menyambut baik program Pemerintah Pusat yang akan menjadikan sebagai rute pelayana nasional. Artinya, Pemkab Pulau Morotai saat ini terus berupaya mendorong  daerah ini berkembang seperti daerah- daerah lain di Indonesia. 

Sektor wisata dan mengsinkronkan program dengan Kementerian Perikanan. Morotai sebagai basis maritim dan kami tetap berkomitmen mengangkat potensi objek wisata di pulau Morotai. Jika rute pelayaran nasional sudah berjalan, akan menguntungkan bagi daerah ini. 

Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Disparbud Pulau Morotai Arafik menambahkan, pihaknya memanfaatkan kunjungan itu, dengan membagikan spot-spot diving dalam bentuk brosur dan buku promosi pariwiata, sebagai referensi bahwa Morotai  memiliki kekayaan alam begitu banyak bias dijual ke kancah nasional maupun internasional.

.”Di bidang promosi kami bekerja sama dengan PT.Pelni bagian IT, dalam rangka mempromosikan potensi wisata di beberapa titik pelayaran nasional  ,”pungkasnya. (end/ici)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kondisi Jalan Sayoang -Yaba Pulau Bacan

    • calendar_month Sel, 19 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 820
    • 0Komentar

    Kondisi Kiometer 07 Jalan Sayoang Yaba Pulau Bacan Tak cukup dua meter lagi jalan ini akan putus dihantam banjir di Sungai kawasan Ake Rica. Jalan yang ambrol ini panjangnya sekira 20 meter. Foto Nahrawi Rabul warga Bacan Timur

  • Didukung AMSI  Redaksi Kabarpulau.co.id Belajar Manfaatkan Teknologi AI

    Didukung AMSI Redaksi Kabarpulau.co.id Belajar Manfaatkan Teknologi AI

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Asosiasi  Media Siber Indonesia (AMSI) mendorong media -media yang  menjadi anggotanya untuk  menggunakan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses produksi jurnalistiknya. Kabarpulau.co.id sebagai sebagai salah satu media konstituen AMSI turut melaksaksanakan pelatihan yang didukung oleh AMSI pada Selasa (11/2/2026) malam yang digelar di kafe Kofia kawasan Sabia Ternate Utara. Dalam pelatihan ini  para […]

  • Pulau Moor di Halmahera Tengah  Mau Dierjualbelikan?

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle
    • visibility 1.632
    • 0Komentar

    Yusuf Haruna:   Langgar Konstitusi dan Hak-hak Warga Lokal Pulau Moor  yang terletak di Wilayah Kecamatan Patani Kabupaten  Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, merupakan pulau kecil seluas sekitar 3 km² yang saat ini dihuni sebagian petani kelapa, nelayan dan dimanfaatkan oleh masyarakat   tujuh desa Patani  dan  sekitarnya. Rencana penjualan pulau Mour  kepada pihak swasta, yaitu pengusaha […]

  • Kampung di Tengah Kaldera, Talaga di Tidore dan Aogashima di Jepang  

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 1.216
    • 0Komentar

    Mengagumkan jika terdapat kampung atau pemukiman di tengah kaldera gunung berapi.  Baik  yang masih aktif maupun  yang sudah tidak lagi.  Benar saja ternyata kampung di tegah kaldera itu ada. Di Pulau Tidore Maluku Utara ada kampung bernama Talaga,  berada di tengah kaldera gunung api yang tidak aktif lagi. Sementara  di Negeri Sakura Jepang, terdapat  di tengah […]

  • Safri Bubu, Pahlawan Konservasi Mamua dari Galela Halmahera

    • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
    • account_circle
    • visibility 875
    • 1Komentar

    “Saya hanya ingin suatu saat generasi  dari Galela, Maluku Utara bahkan dunia,  pada 50 atau 100 tahun mendatang masih bisa menyaksikan burung mamua/ bertelur dan berkembang biak di pantai Simau. Ini jadi dasar saya memperjuangkan dengan segala upaya konservasi burung Mamua ini. Konservasi ini saya gagas meski awalnya  dicemooh. Akhirnya semua orang di kampong ini  […]

  • Sampah dan Krisis Air Masalah Serius Ternate

    • calendar_month Rab, 25 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 756
    • 0Komentar

    Sampah yang muncul di kawasan pelabuhan Bastiong usai hujan

expand_less