Breaking News
light_mode
Beranda » Lingkungan Hidup » Mari Saksikan Konser Hutan Merdeka

Mari Saksikan Konser Hutan Merdeka

  • account_circle
  • calendar_month Sab, 29 Agu 2020
  • visibility 367

Sekira 50,1% dari total daratan di wilayah Indonesia merupakan bentangan hutan. Berbagai hewan dan tumbuhan endemik tinggal di hutan-hutan Indonesia, membuat negara kita dijuluki sebagai zamrud khatulistiwa yang menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati.
Hutan adalah sumber kehidupan yang menyediakan oksigen, air, menyimpan cadangan karbon, penyeimbang iklim dan sumber penghidupan bagi masyarakat adat yang tinggal di sekitarnya. Sayang, berbagai ancaman hingga kini masih menghantui kelestarian hutan, termasuk penebangan hutan untuk kepentingan industri.

Untuk mengkampanyekan perlindungan terhadap hutan dan keanekaragaman hayatinya. EcoNusa bersama kabarpulau.co.id/ sebagai salah satu media partner menggelar Konser Hutan Merdeka #BeradatJagaHutan . Econusa adalah yayasan yang berfokus pada upaya peningkatan berbagai inisiatif tingkat lokal dan internasional dalam rangka pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang berkelanjutan di wilayah Maluku/Malut dan Papua. 

EcoNusa menjalankan peran penting sebagai jembatan komunikasi antar pemangku kepentingan di wilayah timur Indonesia (Tanah Papua dan Maluku/Malut) dan mempromosikan nilai-nilai kedaulatan pengelolaan SDA dan konservasi kepada pengambil kebijakan di daerah dan pusat. mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk gotong royong melindungi hutan Indonesia yang masih tersisa dan melindungi masyarakat adat yang terdampak Covid-19.

Saksikan Konser Hutan Merdeka #BeradatJagaHutan di Channel Youtube EcoNusa TV, hari Sabtu 29 Agustus 2020 pukul 17.00 WIT/18.00 WITA/19.00 WIT.
Saatnya kita turut serta berkontribusi melindungi hutan-hutan Indonesia dan masyarakat adat di sekitarnya. Sudah siapkah kamu?

konserhutanmerdeka #econusa #konserhutanmerdekaeconusa#beradatjagahutan

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNAL Miliki Aset Wisata Gua Menakjubkan

    • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
    • account_circle
    • visibility 480
    • 1Komentar

    Lebatnya hutan Taman Nasional AkeTajawe Lolobata. Di dalam hutan ini tersimpan kekayaan flora dan fauna serta goa karst yang menakjubkan. Foto Sofyan Ansar TNAL

  • Kayanya KKP Kepulauan Sula di Maluku Utara

    • calendar_month Ming, 18 Okt 2020
    • account_circle
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Pantai dan kawasan laut pulau Pagama Kepulauan Sula yang masuk KKP Kepsul

  • Percepat Pengakuan Hutan Adat, Pemerintah Daerah Harus Proaktif

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2018
    • account_circle
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Pengakuan  dan perlindungan hak-hak masyarakat adat masih minim di negeri ini. Dalam dua tahun terakhir, kurang dari 50.000 hektar hutan adat mendapatkan penetapan dari 9,3 juta hektar pemetaan partisiatif yang diserahkan Badan Registrasi Wilayah Adat. Untuk itu, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota diminta lebih aktif demi percepatan ini.  Di Provinsi Maluku Utara sendiri saat ini diusulkan […]

  • Nelayan Kecil Belajar Standar Keselamatan di Laut

    • calendar_month Sab, 25 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Para nelayan mempraktikan cara menyelematkan korban di lautan foto MDPI

  • Berapa Banyak Ikan yang Dicuri dari Laut Kita?

    • calendar_month Sel, 6 Jun 2023
    • account_circle
    • visibility 717
    • 0Komentar

    Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang didominasi oleh lautan, potensi kelautan dan perikanan di Indonesia sudah tidak perlu diragukan lagi. Dilansir dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia (KKP), pada tahun 2019, nilai hasil ekspor perikanan Indonesia mencapai Rp73.631.883.000 dan termasuk salah satu sektor yang sangat diandalkan untuk pembangunan nasional.   Namun,  kita sering mendengar […]

  • Mudik Orang Pulau, Sebuah Coretan yang Tercecer

    Mudik Orang Pulau, Sebuah Coretan yang Tercecer

    • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
    • account_circle
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Fenomena mudik kaum urban, terkadang memantik perdebatan panjang. Selain mengundang  keprihatinan, di mana mudiknya kaum urban ikut melibatkan negara dengan segala risiko,  mudik itu juga melibatkan jumlah yang demikian massif yang justru memang menimbulkan tantangan tersendiri, di mana emosi dan segala perhatian tertumpah di sana. Tak ada perhatian ekstra keras yang dilakukan pemerintah jelang hari-hari […]

expand_less