Breaking News
light_mode
Beranda » Laut dan Pesisir » Nelayan Kecil Belajar Standar Keselamatan di Laut

Nelayan Kecil Belajar Standar Keselamatan di Laut

  • account_circle
  • calendar_month Sab, 25 Feb 2023
  • visibility 897

Setiap hari para nelayan melakukan aktivitas menangkap ikan di laut. Meski begitu, tidak semua dari mereka memahami  standar dasar keselamatan ketika di laut. Karena itu pula para nelayan kecil di Kota Ternate, khususnya nelayan ikan tuna Kelurahan Kampung Makassar Timur Kota Ternate Maluku Utara, diberi pemahaman tentang standar  keselamatan di laut oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ternate yang difasilitasi oleh lembaga Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) yang selama ini melakukan pendampingan terhadap nelayan kecil di sejumlah tempat di Maluku Utara.

Para nelayan yang tergabung dalam program nelayan fair trade dan non fair trade itu, antusias mengikuti pelatihan Keselamatan di Laut Nelayan Tuna Fair Trade Ternate yang dipusatkan di aula Kantor Lurah Makassar Timur. Sementara  prakteknya di langsungkan di pantai  Lelong Makassar Timur Sabtu (24/2/2023).

Field Implementer MDPI Hidayat D Muhammad menjelaskan, dalam program nelayan fair trade yang dijalankan MDPI, salah satu standar persyaratannya itu adalah mengikuti dan memahami pelatihan keselamatan untuk nelayan kecil. Melalui pelatihan ini para nelayan diharapkan mendapatkan ilmu mengenai tekhnik bertahan hidup di laut saat menghadapi keadaan darurat, mendapatkan pelatihan dasar P3K serta memahami teknik navigasi. “Ini syarat  bagi nelayan fair trade  karena sangat bermanfaat ketika mereka menjalankan aktivitas melaut,” jelas Hidayat.   

Para nelayan melakukan warming up sebelum turun praktek penyelamatan di laut foto MDPI

Program MDPI  terkait training  atau pelatihan SAR    adalah persyaratan  latihan keselamatan  yang masuk dalam program.  Karena itu tiap nelayan wajib mengikuti.

“Kalau tidak ikut berarti  tidak bisa bergabung.   Kali ini  pesertanya  38 orang. Ada  28 orang anggota nelayan fair trade. Sisanya adalah nelayan  yang tertarik  dengan  pelatihan ini  dan ingin paham proses  pelatihan standar penyelamatannya seperti  apa,”jelas Hidayat lagi.   

Sementara   dari 38 peserta,  baik nelayan fair trade dan bukan fair trade,   mendapatkan  lima materi  belajar yang diberikan dua pelatih dari Kantor Pencarian  dan Pertolongan (SAR) Ternate. Dari lima materi  ada  dua trainer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ternate, masing masing Michael Janis dan Syarif Hidayat.  

Praktek pemberian pertolongan pertama ketika ada kejadian di laut, foto MDPI

Materi  yang diterima para nelayan masing-masing terkait dasar dasar navigasi laut,  survival at sea  atau bertahan hidup di laut, basic first aid atau pertolongan pertama, water rescue  pertolongan atau penyelamatan di air  dan terakhir  masalah  dehidrasi.

Saat disampaikan materi penyelamatan diri  dan cara bertahan di laut,  para peserta dilatih teknik penyelamatan  diri tanpa life jacket   dan menggunakan life jacket.  Termasuk cara mengambang atau survival self rescue menggunakan pakaian. Caranya dengan menjebak udara di bahu untuk membantu mengambang.

Selain itu, yang  menarik juga adalah materi mengenai  survival di laut. Dalam materi ini para nelayan diberikan pengetahuan dasar mengenai teknik mempertahankan diri dari keadaan darurat di laut.

“Ketika seseorang  sudah survival di laut 50 persen total keselamatan sudah ada,” kata Maikel Janis. Dalam hal ini kasus utamaya  seperti  dehidrasi, udara dingin, minum air laut dan bahaya terbesarnya adalah ketakutan dan panik. Ada juga beberapa bahaya dihadapi korban karena kondisi dingin. Misalnya hypothermia atau kehilangan panas tubuh akibat udara dingin, frostbite  yang disebabkan oleh angin dingin  yang membekukan tubuh  dan kaki yang kaku karena tidak digerakan dalam waktu yang lama di dalam air yang dingin.

Para nelayan mendapatkan bekal materi dari para trainer sebelum dilakukan praktek foto MDPI

Selain itu ada juga bahaya lain seperti mabuk laut diare, minum air laut dan bahaya lainnya.

Dalam pelatihan ini banyak pertanyaan diajukan para peserta terutama menyangkut upaya penyelamatan kawan nelayan atau yang lainnya saat ada kejadian.

Iskanda  Dano Dasim salah satu nelayan dari Kelurahan Kampung Makassar Timur mempertanyakan tata cara   menyelamatkan  teman  atau korban panik  apa yang harus dilakukan. Usai para peserta menerima materi dalam ruangan, para peserta dibekai dengan materi di dalam ruangan Bersama pelampung yang dimiliki melakukan praktek di laut pantai Kelurahan Makassar Timur. (*)   

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arah  Baru  Tata Kelola  Kota  Tidore  Kepulauan 

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle
    • visibility 769
    • 0Komentar

    Bawah Laut Tidore Kekayaan yang dieksplore untuk pembangunan daerah, foto Abdul Khalis Tidore

  • Perusahaan Tambang Wajib Punya PKKPRL

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 776
    • 0Komentar

    Kawasan-laut-di-depan-pulau-gebe-dan-fofao-kini-menjadi-tempat-parkir-kapal-dan-tongkang-yang-mengangkut-ore-tambang foto M ICI

  • 16 Hari Anti Kekerasan Perempuan dan Anak

    16 Hari Anti Kekerasan Perempuan dan Anak

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 846
    • 0Komentar

    Negara Harus Hadir Selamatkan Anak Bangsa Lebih dari 3.000 masyarakat suarakan anti kekerasan terhadap  anak dan perempuan bersama Koalisi  Masyarakat Sipil dan KemenPPPA yang digelar di Jakarta Minggu (7/12/2025). Tanda tangan dukungan dari berbagai kalangan masyarakat, anak-anak, remaja, orang tua, aktivis, hingga pegiat perlindungan anak,  bersatu   dalam acara bertajuk “Melangkah Bersama Lawan Kekerasan Seksual, Perkuat […]

  • Ada Apa, Ikan di Pesisir Ternate Mati Mendadak?

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2023
    • account_circle
    • visibility 939
    • 2Komentar

    Peristiwa tidak biasa terjadi di pantai Kelurahan Sasa Kota Ternate Selatan Kota Ternate Maluku Utara  Minggu (10/9/2023) pagi.  Warga di  kawasan pantai  RT05/RW02  itu digegerkan adanya ribuan ikan mati terdampar. Kawasan pantai  yang juga dipenuhi berbagai jenis sampah baik plastic dan  sisa aktivitas rumah tangga itu berserakan bangkai beberapa jenis ikan. Beberapa    yang diidentifikasi […]

  • Cerita Miris Warga Pulau Terluar Kota Ternate (2) Habis

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2023
    • account_circle
    • visibility 972
    • 1Komentar

    Dari Ibu Hamil Melahirkan di Perjalanan hingga Menelpon Harus Jalan 9 Kilometer    Terlalu banyak yang mesti direkam dari perjalanan jurnalistik 4 hari di Pulau Mayau Kecamatan Batang Dua akhir Agustus 2023 lalu. “Sebagai kecamatan yang berada di pulau terluar memiliki banyak masalah. Soal air, jalan sarana komunikasi sarana kesehatan dan banyak lagi,” kata Plt […]

  • Perkici dada-merah Sangat Terancam

    • calendar_month Kam, 29 Apr 2021
    • account_circle
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Nuri Ternate yang dilepasliarkan setelah di tempatkan di kandang transit Ternte

expand_less