Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Perkuat Ketahanan Masyarakat Pesisir, MDPI Gelar Festival Kesehatan dan Pelatihan Keselamatan di Pulau Buru

Perkuat Ketahanan Masyarakat Pesisir, MDPI Gelar Festival Kesehatan dan Pelatihan Keselamatan di Pulau Buru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
  • visibility 258

Kesehatan dan keselamatan nelayan menjadi semakin penting. Di tengah tingginya risiko kerja yang dihadapi saat melaut. Bagi keluarga nelayan, akses terhadap layanan kesehatan preventif yang rutin dan dekat dengan aktivitas sehari-hari menjadi kebutuhan mendasar dalam menjaga produktivitas dan keselamatan.

Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) memandang bahwa kesehatan dan keselamatan nelayan merupakan fondasi penting dalam membangun perikanan yang berkelanjutan. Nelayan yang sehat tidak hanya lebih produktif, tetapi juga lebih mampu beradaptasi dan terlibat aktif dalam pengelolaan sumber daya laut.

Sebagai  jawaban dari  tantangan  itu pada  Kamis 9/4/2026 dan  Jumat (10/4/ 2026, Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) menyelenggarakan Festival Kesehatan dan Keselamatan Berbasis Komunitas.Kegiatan ini dipusatkan  di Desa Wailihang  Kecamatan Waplau Kabupaten Buru Maluku. Kegiatan ini diikuti sekira 200 peserta yang merupakan keluarga nelayan dari Desa Wailihang, Waprea, dan Waepure.

Festival ini menghadirkan layanan kesehatan preventif langsung ke tengah masyarakat. Dari pemeriksaan kesehatan dasar, deteksi dini gangguan kesehatan seperti penglihatan dan penyakit kronis, hingga edukasi   perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.  Tidak  itu saja, kegiatan ini juga memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, baik di laut maupun di darat.

Sambutan Direktur MDPI, Yasmine Simbolon (Kamis, 9 April 2026)

Melalui pelatihan pertolongan pertama, masyarakat desa khususnya perempuan, didorong untuk memiliki kemampuan dasar dalam merespons kecelakaan dan kondisi darurat di tingkat komunitas.Direktur MDPI, Yasmine Simbolon, menegaskan pentingnya pendekatan yang menyeluruh dalam mendukung masyarakat pesisir.

“Kegiatan ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat fondasi kehidupan masyarakat pesisir, mulai dari kesehatan, keselamatan, hingga keberlanjutan sumber daya laut,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, MDPI berupaya melengkapi dan memperkuat layanan kesehatan yang telah tersedia, dengan menghadirkan pendekatan yang lebih dekat ke masyarakat serta mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Wakil Bupati Kabupaten Buru, Sudarmo,  turut hadir dan membuka  kegiatan ini, memberi  apresiasi   inisiatif yang dilakukan Yayasan MDPI.

Wakil Bupati Kabupaten Buru, Sudarmo, membuka Festival Kesehatan & Keselamatan Berbasis Komunitas di Desa Wailihang, Kecamatan Waplau (Kamis, 9 April 2026)

“Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Yayasan MDPI. Ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah  meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Harapannya, masyarakat tidak hanya semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan, tetapi juga  berperan dalam melestarikan lingkungan pesisir,” harapnya.

Mendekatkan Akses, Meningkatkan Kesadaran

Sesi pemeriksaan kesehatan bagi nelayan oleh dokter (Kamis, 9 April 2026)

Bagi banyak keluarga nelayan, layanan kesehatan preventif masih belum mudah dijangkau. Pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi kesehatan tetap terjaga, sehingga nelayan dapat terus beraktivitas dengan aman dan produktif.

Kepala Puskesmas Kecamatan Waplau, Hamid, menyampaikan, kegiatan ini turut membantu tenaga kesehatan dalam memetakan kondisi kesehatan masyarakat. “Melalui pemeriksaan seperti gula darah, kolesterol, dan asam urat, kami dapat melihat gambaran umum kondisi kesehatan masyarakat di tiga desa ini.Kegiatan  ini sangat membantu dalam upaya deteksi dini,” jelasnya.

Pendekatan berbasis komunitas, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan masyarakat pesisir melalui kesehatan dan keselamatan nelayan secara berkelanjutan. Tidak hanya melalui layanan sesaat tetapi juga sistem kesiapsiagaan jangka panjang.

Kegiatan ini  turut didukung oleh International Fund for Fishing Safety (IFFS) sebagai bagian dari upaya global dalam meningkatkan keselamatan nelayan skala kecil.

Sesi pemeriksaan kesehatan dasar bagi nelayan oleh tenaga kesehatan (Kamis, 9 April 2026) Kepala Puskesmas

Warga Merasa Terbantu 

Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Bagi mereka, kehadiran layanan kesehatan di desa menjadi pengalaman yang jarang sekaligus bermakna.

Umar Papalea nelayan tuna asal Desa Waprea mengaku terbantu dengan  pemeriksaan kesehatan ini.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Dari sini saya jadi lebih sadar bahwa menjaga kesehatan itu penting dan tidak bisa ditunda,” ujarnya.

Umar Papalia dalam sesi dialog dengan Wakil Bupati Kabupaten Buru (Kamis, 9 April 2026)

Hal serupa dirasakan Fatma Warhangan yang juga istri dari Umar Papalia.Kegiatan cek kesehatan itu  sangat membantu dirinya.

“Hasil cek kesehatan saya tadi alhamdulillah baik. Kegiatan  ini sangat membantu,”katanya.(nawala)

Catatan:

Tentang Yayasan MDPI
Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) didirikan pada tahun 2013 untuk mendorong kegiatan perikanan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan demi kesejahteraan komunitas nelayan dan sumber daya perikanan di seluruh Indonesia. Moto kami adalah “Happy People, Many Fish”. Organisasi kami dimulai dengan kepercayaan yang sederhana, bahwa masyarakat perikanan yang diberdayakan dan terjamin secara fi nansial adalah kunci dalam mencapai perikanan berkelanjutan. Kami bekerja dalam perikanan skala kecil untuk mendorong rantai pasok produk makanan laut yang berkelanjutan, adil dan dapat ditelusuri. Rangkaian program MDPI dirancang untuk hasil jangka panjang yang nyata dan kuat di kelompok masyarakat yang kami libatkan.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keppres Moratorium Sawit Segera Terbit?

    • calendar_month Jum, 26 Jan 2018
    • account_circle
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Ini Poin- poinnya   Ini kabar baik bagi warga Maluku Utara yang saat ini sedang  berjuang membebaskan daerahnya dari  industry perkebunan sawit. Pasalnya, saat ini  sedang digodok inpres yang mengatur tentang  moratorium perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Seperti dilansir )Mongabay.co.id http://www.mongabay.co.id/2018/01/25/moratorium-sawit-segera-terbit-berikut-poin-poin-draf-inpresnya/) Setelah hampir dua tahun—sejak April 2016– rencana pemerintah keluarkan aturan tunda sementara (moratorium) izin […]

  • Hilangnya Tradisi Padi Ladang di Halmahera (1)

    Hilangnya Tradisi Padi Ladang di Halmahera (1)

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Mahmud Ici
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Pukul 10.30 WIT jelang siang itu,  matahari belum begitu terik. Muddin Hasan (69) beristrihat sejenak di sebuah jojaga-rumah kebun, setelah sejak pagi menyiangi  padi yang ditumpangsarikan dengan jagung, cabe, terong dan kangkung. Hari itu meski suasana Idul Fitri belum sepenuhnya berakhir, dia tetap ke kebun merawat tanaman di kebunnya. “Torang pe karja  bakobong ini sudah. […]

  • Nikmati Tiga Mata Air di Hutan Mangrove Gamtala

    • calendar_month Jum, 4 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 727
    • 1Komentar

    Para pengunjung menikmati kawasan wisata hutan mangrove Gamtala

  • Banjir dan Longsor, Perparah Jalan Sayoang-Yaba

    • calendar_month Rab, 3 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 763
    • 1Komentar

    Berikut Ini Foto dan Videonya Kondisi jalan Sayoang-Yaba di Bacan Halmahera Selatan  tidak hanya rusak parah. Jika sebelumnya sempat tertutup longsor dan belum  diperbaiki, jalan tersebut kini kembali longsor hingga  badan jalan tertutup dan tak bisa dilewati kendaraan. Akibatnya, warga makin kesulitan menggunakan ruas jalan milik pemerintah Provinsi Maluku Utara ini. Longsor yang terjadi di […]

  • Pemerintah Rencana Produksi Bioetanol dari Seho

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle
    • visibility 1.248
    • 0Komentar

    Kekayaan sumber daya hutan tidak hanya dari kayu. Ada hasil hutan non kayu yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam  program energy terbarukan. Pohon arena atau orang Maluku Utara mengenalnya dengan Seho, adalah salah satu potensi besar yang dapat dikembangkan menjadi bio etanol. Hutan Halamhera dan beberapa pulau lainnya di Maluku Utara menyimpan potensi besar […]

  • Sektor Perikanan di Malut Dianaktirikan?

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 679
    • 2Komentar

    Nelayan kecil Pulau Obi yang menangkap tuna. Foto MDPI

expand_less