Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Warga Diimbau Jaga Pola Hidup Bersih

Warga Diimbau Jaga Pola Hidup Bersih

  • account_circle
  • calendar_month Sen, 14 Sep 2020
  • visibility 336

Pakativa -Mayana Tidore Gelar Penyuluhan Kesehatan

Pola Hidup bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku  yang dilakukan seseorang atas dasar kesadaran, sehingga dapat menolong dirinya sendiri  dan keluarganya,  serta berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat.

Hal ini disampaikann Dokter Ririn Hardianti dari Relawan Komunitas Mayana Kota Tidore Kepulauan   dalam penyeluhan kesehatan digagas oleh Perkumpulan Paka Tiva  dengan komunitas Mayana Tidore.

Di hadapan warga  kelurahan Jiko Cobo, Tidore Kepulauan, Minggu (13/9)  Ririn mendorong warga agar menciptakan lingkungan yang sehat dan mencegah masalah kesehatan lainnya.Hal penting lainya yakni rajin mencuci tangan menggunakan sabun supaya tak rentan dari berbagai penyakit.

“PHBS itu punya manfaat untuk keluarga dan akan membuat masyarakat  lebih produktif,” ujar   Ririn.  

Dia menambahkan,  perlu juga didukung dengan pola makan yang baik. Misalnya rajin mengonsumsi buah dan sayur. “Saya rasa untuk Kota Tidore Kepulauan sudah tidak sulit mendapatkan buah dan sayur,” tambahnya.

Kegiatan lain yang perlu dilakukan juga adalah melakukan aktifitas fisik dalam satu hari minimal 30 menit. Misalnya  jalan kaki selama 30 minit atau olah raga ringan. Dia juga menyinggung soal  PHBS di era new normal atau disebut tatanan gaya hidup baru yang dicanangkan Presiden RI. Di mana perlu melindungi diri dengan masker.

“Sekarang ini banyak yang menganggap enteng Covid-19. Saya ingatkan kita harus sering menggunakan masker,” harapnya.

Begitu juga  ketika bersin harus beretika, misalnya kedua telapak tangan menutup bagian hidung dan mulut. Bila perlu selalu menggunakan  masker agar penyebaran virus  tidak merugikan pihak lain.

Selama berlangsungnya penyuluhan, Ririn   mengajak audiens mempraktekan cara mencuci tangan yang baik dan benar dimulai dengan membasahi tangan, kemudian ke dua telapak tangan digosok dengan sabun dan dilanjutka ke punggung dan tangan. Setelah itu sela-sela jari tangan, ditambah unjung jari kiri ditempelkan ke telapak tangan kanan lalu diputar dan begitu juga sebaliknya. Terakhir membersihkan bagian ibu jari.

Di tempat yang sama  penyuluh kesehatan, Dokter Muhammad Isra yang diundang dalam penyuluhan itu  menjelaskan bahaya penyakiy diabetes melitus atau lebih dikenal penyakit gula/ kencing manis.

Dia bilang, penyakit gula diidap seseorang karena tingginya kadar gula di dalam darah akibat kekurangan hormon insulin yang berfungsi  mengatur kadar gula darah. Setiap manusia memiliki organ pankreas  di mana menghasilkan hormon insulin.

“Akibat usia lanjut dan kebiasan kurang bagus  mengganggu fungsi pankreas” jelas Isra.

Untuk mencegahnya sederhana saja. Yakni memperbaiki pola makan, mengurangi konsumsi makanan mengandung gula, dan konsisten menjaga  makan sesuai waktu yang ditentukan.  

Kesempatan itu pihak komunitas Mayana turut memberikan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis bagi yang mengikuti penyuluhan seperti asam urat, kolesterol dan gula darah.  Sebelum mereka diperiksa wajib melakukan pemeriksaan tekanan darah.  Peserta juga diberikan masker medis.(*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi Bumi Kian Mengkhawatirkan

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 412
    • 2Komentar

    Bencana Akibat Perubahan Iklim Makin Mangancam Bumi Rabu 23 Maret 2023 hari ini bertepatan dengan Peringatan Hari Meteorologi Dunia (HMD) ke-73. Sebagai informasi, peringatan HMD yang jatuh pada 23 Maret merupakan tanggal yang mengacu pada konvensi meteorologi 23 maret 1950. Konvensi tersebut merupakan rangkaian panjang dari berdirinya badan cuaca di bawah Perserikatan Bangsa-bangsa, yaitu Organisasi […]

  • Titik Nol Jalur Rempah Dunia (2) 

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 1.138
    • 1Komentar

    Rempah adalah Identitas dan Peradaban Sejarawan Universitas Khairun Ternate, Rustam Hasyim (2013), dalam Dari Cengkih ke Kerang Mutiara, Perdagangan di Keresidenan Ternate 1854-1930, menyebutkan Maluku Utara sendiri bukan saja menghasilkan rempah, namun telah memperdagangkan demikian banyak komoditi selain rempah, untuk dijual  ke manca negara. Rustam mencatat sirip hiu, mutiara, sirip penyu, kopra, kakao, tembakau, damar, […]

  • AIR

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 503
    • 1Komentar

    Sungai Tayawi di Taman Nasional Ake Tajawe Sofyan Ansar

  • Sampah Plastik dari Laut Malut Diserahkan ke PT Unilever

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle
    • visibility 671
    • 2Komentar

    PT Unilever Masuk Top 5 Penghasil Sampah Plastik LSM Internasional BreakFree From Plastic melaporkan  bahwa PT Unilever masuk dalam Top 5 plastic polluters  di Indonesia.  Dari laporan Break Free tersebut menyebutkan bahwa    produsen   sampah plastic terbesar pertama adalah The Coca-Cola Company,  Pepsi Co,  Nestle,  Unilever dan  Mondelez International. Tim Ekspedisi Sungai Nusantara (ESN) setelah mengunjungi […]

  • Nikmati Tiga Mata Air di Hutan Mangrove Gamtala

    • calendar_month Jum, 4 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 457
    • 1Komentar

    Para pengunjung menikmati kawasan wisata hutan mangrove Gamtala

  • Multiusaha Kehutanan, Konsep Berbasis Lanskap

    • calendar_month Jum, 17 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Sungai dan hutan di Bokimoruru ii tidak bisa menjadi sarana wisata masyarakat Halmahera Tengah foto M Ichi

expand_less