Breaking News
light_mode
Beranda » Lingkungan Hidup » Aksi Iklim BRI,akan Setop Danai Batu Bara

Aksi Iklim BRI,akan Setop Danai Batu Bara

  • account_circle
  • calendar_month Jum, 27 Mei 2022
  • visibility 444

Jadi Contoh Bagi Bank Lainnya di Indonesia

Bank Rakyat Indonesia (BRI) salah satu Bank BUMN tertua  di Indonesia dalam aksi iklimnya menyatakan akan tak  membiayai investasi untuk batu bara.  Hal ini mendapat dukungan kuat dari beberapa lembaga yang selama ini menyuarakan pentingnya investasi hijau dan upaya menghentikan pendanaan untuk energy.  Seperti disuarakan oleh 350.org dalam rilisnya kepada kabarpulau.co.id/  Kamis (26/5 2022).  

Jeri Asmoro, Indonesia Digital Campaigner   350.org dalam rilisnya menjelaskan, Aksi Iklim Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang akan menghentikan pendanaan ke proyek batu bara dan minyak bumi perlu diapresiasi,” ujar Interim Indonesia Team Leader, 350.org itu,  

“Langkah progresif BRI ini perlu dicontoh bank-bank lainnya yang masih mendanai energi kotor batu bara.”jelasnya.

Dia bilang 350 Indonesia bersama-sama organisasi masyarakat sipil lainnya yang tergabung dalam koalisi “Bersihkan Bankmu”, selama ini mendesak bank-bank di Indonesia,  termasuk BRI untuk menghentikan pendananaan ke energi kotor batu bara. “Setelah BRI menyatakan menghentikan pendanaan ke energi batu bara, kini tinggal Bank Mandiri dan BNI yang masih mendanai energi kotor batu bara.   Jika Bank Mandiri dan BNI tidak segera mengikuti langkah BRI untuk menghentikan energi kotor batu bara, cepat atau lambat kedua bank BUMN itu akan ditinggalkan nasabahnya, yang makin meningkat kesadarannnya terhadap lingkungan hidup.”jelasnya lagi.

Seperti diberitakan di berbagai media massa, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sunarso menegaskan bahwa BRI menyetop penyaluran kredit pada sektor energi yang dinilai merusak lingkungan, seperti batu bara dan minyak bumi. Hal tersebut disampaikan Sunarso secara daring dari acara konferensi World Economic Forum di Davos, Swiss, Rabu (25/5/2022).

“Pernyataan Direktur BRI akan menjadi aksi iklim yang berkelanjutan jika kemudian menjadi kebijakan atau peraturan perusahaan secara resmi. Sehingga akan menjadi legacy yang baik untuk dibaca dan dilaksanakan oleh seluruh jajaran, tidak hanya ketika periode kepemipinan beliau saja namun hingga setelahnya juga” ujar  Jeri Asmoro, Menurutnya  upaya pendanaan BRI ke energi bersih dan proyek-proyek yang ramah lingkungan lainnya tidak sekedar pencitraan.”

Selama ini, bank-bank di Indonesia mengklaim telah meningkatkan pendanaan ke energi terbarukan namun di sisi lain masih terus mendanai energi kotor batu bara. “Tanpa menghentikan pendanaan ke energi kotor batu bara terlebih dahulu, klaim green banking itu hanya semacam greenwashing.  “Aksi iklim BRI ini menunjukan bahwa menghentikan pendanaan ke energi kotor tidak akan menganggu bisnis bank.

Dia bilamng setidaknya jika belum bisa menjadi bagian penting dari solusi jangan menjadi bagian dari masalah krisis iklim dan lingkungan. Pendanaan ke sektor batu bara jelas adalah bentuk climate-change denial yang tidak percaya akan sains, dan ini berbahaya karena perbankan punya kekuatan besar pendanaan di sini. Perbankan dapat menjadi pihak yang mendanai kerusakan atau mendanai perbaikan iklim.

Langkah BRI menghentikan pendanaan ke batu bara, lanjut Jeri Asmoro, menjadi pijakan awal bagi perwujudan praktik perbankan hijau. “Bank-bank lainnya, seperti Bank Mandiri dan BNI, jika benar-benar ingin menjadi perbankan hijau harus mengikuti langkah BRI menghentikan pendanaan ke energi kotor batu bara. Inilah aksi iklim yang sesungguhnya, wujud nyata kepemimpinan iklim BRI di sektor keuangan khususnya perbankan.” jelas Jeri Asmoro.(*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Lima Pemenang LiveWIRE Energy Solutions 2024

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2024
    • account_circle
    • visibility 563
    • 0Komentar

    Shell Indonesia memberikan penghargaan kepada lima pengusaha muda di bidang energi sebagai pemenang Shell LiveWIRE Energy Solutions 2024. Pemilihan untuk pemenang program pengembangan kewirausahaan ini telah melalui serangkaian proses seleksi dan pelatihan sejak awal tahun hingga penilaian akhir yang melibatkan panelis dari pimpinan perusahaan investasi, ahli, dan akademisi pada Juli 2024 di Mandalika, Lombok, Nusa […]

  • Hadapi Krisis Air dengan Pengelolaan Sumberdaya Berkelanjutan

    • calendar_month Kam, 14 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Menanam pohon adalah salah satu jawaban atas persoalan krisis air yang mulai melanda bumi foto Duta Kreator Indonesia (DKI)

  • Stadion Gelora Kie Raha

    Stadion Gelora Kie Raha

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Stadion Gelora Kie Raha yang telah direnovasi di Ternate, Maluku Utara, Minggu (24/11/2024).Stadion yang berkapasitas 15 ribu penonton itu sudah mulai digunakan Klub Malut United FC untuk latihan dan pertandingan liga satu, menyusul telah rampungnya renovasi stadion pada akhir Oktober 2024 oleh PT. Mineral Trobos.FOtO/ADEX  

  • Mangrove di Maluku Utara Makin Terdesak

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • account_circle
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Butuh Kolaborasi Multi Pihak Selamatkan Mangrove Berdasakan data terbaru one map mangrove yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Maluku Utara memiliki hutan mangrove  mencapai 41.228,7 hektar. Dari luasan itu, kondisinya semakin hari semakin terdesak. Baik oleh pemukiman, industri ekstraktif, perkebunan, tambak bahkan perluasan kota. Mangrove juga menjadi sumber bahan bakar  sebagian masyarakat  di […]

  • Penemuan Lebah pluto di Halmahera Jadi Perbincangan Ilmuan Dunia

    Penemuan Lebah pluto di Halmahera Jadi Perbincangan Ilmuan Dunia

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
    • account_circle
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Penemuan kembali lebah raksasa Wallace atau lebah pluto (Megachile pluto Smith 1861) di Maluku Utara menjadi perbincangan hangat di kalangan ilmuwan, terutama bidang zoologi. Rilis resmi yang dikeluarkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI  (Vhttp://lipi.go.id/siaranpress/penemuan-kembali-lebah-megachile-pluto-di-maluku-utara/21545), menyebutkan,   bahwa  lebah dengan rahang bawah (mandibula) yang sangat besar ini dikoleksi oleh Alfred Russel Wallace pada  1859 dan […]

  • Akibat Tambang Nikel, Pesisir dan Sawah di Halmahera Timur Tercemar

    Akibat Tambang Nikel, Pesisir dan Sawah di Halmahera Timur Tercemar

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 367
    • 0Komentar
expand_less