Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kampung » Warga Obi Sulit Air Bersih, Tagih Janji Bupati  

Warga Obi Sulit Air Bersih, Tagih Janji Bupati  

  • account_circle
  • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
  • visibility 666

Air bersih menjadi kebutuhan paling urgen. Mulai dari makan minum hingga  mandi, cuci dan kakus (MCK). Setidaknya, hal ini juga sedang dialami warga  Desa Aer Mangga Kecamatan Obi Pulau Obi Halmahera Selatan.

Saat kabarpulau co.id mengunjungi Desa itu Senin (6/2/2023) pekan lalu, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat menyuarakan  keluhannya terkait masalah yang mereka hadapi saat ini. Yakni  kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Saat ini, warga   hanya berharap dengan air sungai. Karena itu ketika terjadi banjir mereka sangat kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. Tidak itu saja untuk mengambil air, warga terpaksa berjalan kaki hingga 1.5 kilometer.  Warga desa yang berjumlah mencapai 280 KK itu saat ini sangat bergantung dengan kondisi sungai. Apabila tidak ada banjir mereka  senang. Tetapi ketika datang banjir mereka kesulitan. Jalan satu satunya membeli air isi ulang ke desa lain seperti di Anggai atau Sambiki di desa tetangga mereka.  

“Kita di sini tidak bisa buat sumur karena daerah rawa dan di bawah tanah tidak mendapatkan air yang bersih,”   kata Wanleks Tenga STh tokoh agama desa Aer Mangga.

Menurut dia, karena kondisi tersebut masyarakat sangat membutuhkan sentuhan pembangunan sarana ini sehingga masyarakat terbebas dari persoalan yang mereka hadapi. “Hal yang paling urgen dihadapi masyarakat    adalah masalah air bersih. Karena itu kami minta ada perhatian dari pemerintah daerah terutama Bupati Kabupaten Halmahera Selatan,” kata Wanleks. Sementara tokoh masyarakat desa Aer Mangga Gotlia Silape pada kabarpulau.co.id/ mengaku, Bupati Halmahera Selatan H Usaman Sidik berkampanye saat pencalonan Bupati menjelaskan  bahwa  kala itu ada janji bupati ke masyarakat untuk mengadakan penyediaan air bersih bagi masyarakat jika dia terpilih. Hanya saja sampai saat ini janji tersebut belum direalisasikan.

“Kami mau bilang, Bupati Usman saat kampanye dia janjikan   untuk adakan pembangunan air bersih  itu. Saat pemilihan juga dia dengan pasangannya Pak Bassam menang di kampung ini. Jadi kalau  boleh kami minta kepada Pemkab Halsel untuk bisa membangun sarana air bersih ini karena sangat dibutuhkan masyarakat,” harapnya. (*)   

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Riuh Kepak Sayap Burung di Tanah Rempah:Catatan dari Pulau Tareba

    Menjaga Riuh Kepak Sayap Burung di Tanah Rempah:Catatan dari Pulau Tareba

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Pulau Tareba.  Mendengar namanya,  di benak saya adalah hampiran pulau kecil yang berada di seberang Ternate. Namun, kenyataanya kawasan ini ada di lereng Gunung Gamalama. Tepatnya  di sisi danau yang kaya  cerita rakyat, Danau Tolire di Kelurahan Takome, Ternate Barat Kota Ternate, Maluku Utara. Dari kawasan ini juga terlihat pantai dan laut biru,  memesona sejauh […]

  • Malut Kaya Kehati Rawan Perburuan, Butuh BKSDA

    • calendar_month Sab, 6 Nov 2021
    • account_circle
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Lebah Raja salah satu keaneragaman hayati yang pernah menghebohkan ketika ada peneliti barat mempublikasikannya

  • Joko Nugroho Kembangkan Batatas  Aksesi Lokal, Jadi Sumber Ekonomi Penting

    Joko Nugroho Kembangkan Batatas Aksesi Lokal, Jadi Sumber Ekonomi Penting

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Mahmud Ici
    • visibility 754
    • 1Komentar

    Minggu (21/8/2025) lalu, sejak pagi hingga jelang siang,Joko Nugroho  (55) mengawasi  dua pekerja bersama istri dan satu anak perempuan nya  panen batatas atau  umbi jalar,  di kebun miliknya. Di lahan seluas  50X50 meter persegi di desa  Sidodi Goal Sahu Timur Halmahera Barat itu, Joko mengembangkan batatas yang tidak sekadar  dimakan tetapi  juga  jadi  pangan lokal […]

  • KPK: Kampus Harusnya Kawal Perusahaan Tambang

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle
    • visibility 717
    • 2Komentar

    Sungai Wale di Halmahera Tengah yang terkontaminasi lumpur kerukan tambang PT BPN beberapa waktu lalu. foto M Ichi

  • Halmahera Kaya Jenis Anggrek,  Belum Ada Riset Khusus

    Halmahera Kaya Jenis Anggrek, Belum Ada Riset Khusus

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

    Kekayaan keanekaragaman hayati di Halmahera dan pulau-pulau  sekitarnya tidak tepermanai.  Tak hanya satwa, jenis tumbuhan terutama yang endemic juga masih butuh riset untuk menemukan lebih banyak jenisnya.  Salah satu jenis flora yang  belum juga mendapatkan perhatian dalam bentuk riset adalah jenis anggrek atau  Orchidaceae.  Dosen Jurusan Biologi Universiteras Khairun Ternate Dr Naser Tamalene yang banyak […]

  • Melihat Perempuan- perempuan Tangguh Pulau Kolorai

    • calendar_month Kam, 21 Feb 2019
    • account_circle
    • visibility 1.716
    • 0Komentar

    Bantu Suami Menjaring Ikan dan Menanam Rumput Laut    Fajar baru menyingsing di ufuk Timur Pulau Kolorai. Pulau kecil berpasir putih seluas 8 hektar  dengan laut tosqoea   subuh itu disapu angin  timur  yang dinginya  menusuk   hingga ke tulang- tulang.  Sepagi  itu, dalam suasana gelap dan dingin, ada seorang  perempuan berusia sekitar 38 tahun, tetap bangun pagi  membantu […]

expand_less