Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kampung » Abrasi, Jalan Raya di Laiwui Obi Nyaris Putus  

Abrasi, Jalan Raya di Laiwui Obi Nyaris Putus  

  • account_circle
  • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
  • visibility 805

Desa pesisir di sejumlah pulau di Maluku Utara menghadapi masalah serius. Masalah diakibatkan oleh  adanya kenaikan permulaan air laut. Penulusuran kabarpulau.co.id/ di sejumlah pulau di Maluku Utara, menemukan  berbagai fasilitas rusak akibat adanya abrasi pantai. 

Di Pulau Obi misalnya,  fasilitas seperti  tanggul penahan ombak  patah. Bahkan jalan raya yang berada di tepi pantai juga  hancur dan nyaris putus. Jalan utama yang menghubungkan Desa Laiwui ke Desa Ake Gula  hingga  Desa  Baru tidak jauh dari kawasan pasar Laiwui   kondisinya sangat memprihatinkan.

Akibat tanggul penahan ombak yang panjangnya mencapai 50 meter hancur berkeping- keping  dihantam ombak  saat air pasang, jalan raya yang menjadi tempat lalu lalang kendaraan juga ikut hancur.   Bahkan di atas badan jalan,  nyaris tidak terlihat lagi aspal tetapi pasir dan kerikil yang  naik  akibat disapu  gelombang. Akibatnya   kendaraan yang lewat di jalan ini terpaksa memperlambat  kecepatannya.  Hancurnya jalan talud akibat abrasi parah yang terjadi di kampung ini, menurut warga setempat sudah terjadi sejak setahun lalu. Meski begitu belum mendapat perhatian dari pemerintah setempat.  “Talud hancur ini sudah terjadi sejak setahun lalu tapi belum mendapat perhatian,” jelas Suwarno  warga Laiwui. Dia menuturkan berbagai fasilitas  yang rusak akibat bencana alam seperti talud dan jalan yang rusak itu belum mendapat perhatian pemerintah.

Talud di kawasan ini sebenarnya sudah dibangun beberapa kali tetapi, hancur dihantam gelombang saat terjadi air pasang. Karena itu perlu ada cara lain   dilakukan sehingga bisa melindungi kawasan pantai Laiwui ini dari hantaman gelombang. “Pemerintah perlu segera mengatasi abrasi ini dengan cara lain. Karena ancamannya sudah sangat serius. Bahkan jalan raya juga nyaris putus,”kata Suwarno.  

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Morotai Dijadikan Rute Pelayaran Nasional

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2016
    • account_circle
    • visibility 2.409
    • 0Komentar

    DARUBA— Direktur SDM dan Umum PT. Pelayaran Nasional Indonesia Detep Purwa Saputera  baru-baru ini berkunjung ke Daruba Kabupaten Pulau Morotai. Kedatangan mereka disambut Pemkab Pulau Morotai  pihak Lanal Morotai dan Dishub Pulau Morotai  di ruang Kadis Pariwisata dan Kebudayaan. Kedatangan mereka dalam rangka survei ekspedisi Pelayaran Nasional Indonesia ke Morotai, karena Morotai akan dijadikan sebagai rute […]

  • Warga Kasubibi Kembangkan Padi Ladang

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle
    • visibility 724
    • 2Komentar

    Program TEKAD Dampingi dan Buat Sekolah Lapang Program pemerintah bernama Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) menunjukan hasil menggembirakan.  Program yang didanai APBN dan International Fund for Agriculture Development (IFAD)  ini,  di Maluku Utara  difokuskan di Kabupaten Halmahera Selatan, Halmahera  Barat  dan Halmahera Tengah di  4 kecamatan dan 20 desa.   Salah satu daerah dampingan TEKAD […]

  • Banjir Sumatera: Krisis Iklim yang Menuntut Aksi Nyata

    Banjir Sumatera: Krisis Iklim yang Menuntut Aksi Nyata

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Mahmud Ici
    • visibility 806
    • 0Komentar

    Krisis iklim menghantam  Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Per 3 Desember 2025: 3,3 juta orang terdampak, 753 tewas, 600 hilang, 2 juta orang mengungsi. Kerugian materiil mencapai Rp 68,67 triliun (CELIOS). Bantuan sulit masuk karena akses logistik terputus. Cyclone Senyar yang terjadi di Selat Malaka pada saat bencana terjadi merupakan fenomena langka di garis katulistiwa dan […]

  • Kembangkan Kreativitas Anak dan Perkenalkan Sumber Air dengan Mewarnai

    • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
    • account_circle
    • visibility 738
    • 1Komentar

    Salah satu peserta lomba mewarnai yang serius memberi warna pada gambarnya. foto M Ichi

  • Temuan KNTI, Masyarakat Pesisir Semakin Tersisih

    • calendar_month Rab, 12 Sep 2018
    • account_circle
    • visibility 634
    • 0Komentar

    Penyusunan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Peisisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) di semua provinsi, dinilai masih belum terbuka dan hanya melibatkan segelintir masyarakat pesisir yang menjadi stakeholder utama. Fakta itu diperkuat, dengan tidak adanya tahapan konsultasi mulai dari desa/kelurahan yang di dalamnya ada pulau-pulau kecil, kecamatan, hingga di kabupaten/kota. Kondisi yang sama juga terjadi di  Maluku Utara. […]

  • Sampah Plastik di Laut Malut Menghawatirkan

    • calendar_month Sen, 16 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 726
    • 0Komentar

    sampah plastik yang mengapung di laut antara Halmahera dan Tidore,foto/michi

expand_less