Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Negara Pulau dan Kepulauan akan Gelar Kongres

Negara Pulau dan Kepulauan akan Gelar Kongres

  • account_circle
  • calendar_month Jum, 21 Jul 2023
  • visibility 307

Bahas Masalah Lingkungan dan Climate Change  

Indonesia yang tergabung dalam Forum Negara Pulau dan Kepulauan berencana  menggelar Forum Negara Pulau dan Kepulauan (Archipelagic and Island States/Ais Forum)  yang rencana diselenggarakan di Bali pada 10-11 Oktober 2023. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi atau Kemenko Marves menyebut, forum tersebut akan menghadirkan delegasi dari 51 negara anggota Ais Forum.

“Forum ini dibentuk untuk mendorong kolaborasi antar negara pulau dan kepulauan seluruh dunia untuk bersama-sama mengatasi tantangan dan juga permasalahan yang dihadapi, khususnya pada sektor pembangunan kelautan, mitigasi perubahan iklim, dan penanggulangan pencemaran di laut.  Sekretaris Kemenko Marves Ayodhia  G. L. Kalake dalam konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, (20/7/2023) menjelaskan, Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT Ais Forum merupakan mandat dari pertemuan keempat tingkat menteri AIS Forum yang telah dilaksanakan di Bali pada 5 Desember 2022 lalu. Adapun KTT Ais Forum akan digelar pada 11 Oktober 2023 di Bali, diadakan pararel bersama pertemuan tingkat  menteri AIS Forum pada 10 Oktober 2023. 

“Penyenggaraanya  KTT AIS forum ini   di Nusa Dua Bali dengan  mengundang 51 negara partisipan AIS Forum,”  jelasnya. “Dia berharap akan ada kepala negara yang hadir.” Sementara Plt. Asisten  Deputi  Delimitasi Zona Maritim dan Kawasan Perbatasan Kemenko Marves  Sora Lokita mengatakan, negara pulau dan kepulauan memiliki tantangan yang sama, seperti konektivitas, climate change, dan sebagainya. Oleh sebab itu, tidak ada jalan selain kerja sama.

“Apa bedanya Ais Forum dengan inisitiaf seperti forum-forum lain, Ais  tidak  hanya  bahas ide, tapi implementasikan ide  yang konkret,” ujarnya, Dia pun mencontohkan pelatihan keramba di Fiji. Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan yang pertama di seluruh Pasifik.

Sementara dikutip dari https://maritim.go.id sebelumnya Indonesia telah  menjadi tuan rumah pertemuan para menteri sahabat dari negara pulau dan kepulauan yang diselengarakan di Bali  pada 5 Desember 2022 lalu.

Dalam pertemuan itu mereka menyatakan  dukungannya untuk penyelenggaraan Pertemuan Tingkat Tinggi Forum Negara Pulau dan Kepulauan (Archipelagic and Island State Forum-AIS Forum) di Indonesia di tahun 2023 ini. 

Lepas dari pandemi Covid-19, Forum Negara Pulau dan Kepulauan yang diinisiasi Indonesia tahun 2017 lalu itu  bersemangat setelah menelurkan banyak kegiatan konkret dalam 3 tahun terakhir. Tahun ini negara partisipan sepakat mengajak meningkatkan dan memperluas kerangka kerja sama melalui program nyata, dan mengundang para Kepala Negara/Pemerintahan saling ketemu di Indonesia tahun depan.

“Program dan aktivitas kita harus menyentuh para islanders di Samudra Atlantik, Pasifik, dan Hindia. Manfaatnya harus dirasakan penduduk pulau di Kawasan Karibia dan pulau-pulau di Afrika,” demikian ajakan Indonesia yang dikemukakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan di Bali, Selasa (06-12-2022).

Dalam pertemuan yang dihadiri 24 perwakilan dari negara sahabat dan organisasi internasional, Menteri Pertahanan Madagaskar, Leon Jean Richard Rakotonirina menyampaikan dalam Bahasa Indonesia yang mengalir, “Mari satukan upaya kita dan eratkan kolaborasi untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan masa depan yang lebih baik. ”Menempuh perjalanan dua hari dari pulau terbesar di tenggara Afrika, Menteri lulusan Lemhanas ini sumringah bisa pulang kampung ke rumah ke duanya di Indonesia.

Kemudian Menteri Perdagangan, Industri, dan Energi Republik Cabo Verde di Samudera Atlantik, Alexandre Dias Monteiro menyampaikan “AIS Forum harus lebih kuat mendorong pembangunan infrastruktur digital untuk memudahkan komunikasi dan menghubungkan seluruh masyarakat pulau dan kepulauan di dunia. Kami juga sangat mendukung pelibatan perempuan dan pemuda sebagai prinsip utama.”

Menteri Luar Negeri dan Perdagangan negara tetangga Papua Nugini, Justin Tkatchenko, mengingatkan “ Pandemi Covid-19 mengingatkan kita bahwa tidak ada negara yang bisa berjalan sendirian. AIS Forum adalah wadah yang tepat untuk berkolaborasi, membuka akses negara pulau dan kepulauan kepada pengetahuan, sains, inovasi, dan pembiayaan kolaboratif untuk memecahkan 3 masalah utama laut: perubahan iklim, pencemaran laut, dan ancaman hilangnya keanekaragaman hayati.”

Menteri dari Sri Lanka Tharaka Ramanya Balasuriya dari Samudera Hindia menyatakan bahwa “AIS Forum adalah tempat kita bekerja sama mendorong perlindungan keanekaragaman hayati dari asidifikasi laut, pencemaran laut, dan peningkatan temperatur dan muka air laut; serta mewujudkan penggunaan sumber daya hayati laut secara berkelanjutan.”

Menteri Luar Negeri dan Kerja sama Timor-Leste, Adaljiza Albertina Xavier Reis Magno menyatakan “Kami sangat optimis memandang momentum, komitmen, dan kemajuan konkret AIS Forum. Kami percaya pada kekuatan politik negara pulau dan kepulauan bila dapat bekerja dan bergerak bersama dalam semangat solidaritas, kebersamaan, dan timbal balik. Negara pulau dan kepulauan harus menjadi sumber pertukaran solusi cerdas dan inovatif untuk kemajuan bersama. No man should be left behind.”

AIS Forum atau Forum Negara Pulau dan Kepulauan itu sendiri adalah platform kerja sama konkret yang dibentuk untuk mewadahi 47 negara pulau dan kepulauan di seluruh dunia untuk bersama-sama mengatasi tantangan dan permasalahan yang dihadapi, khususnya pada sektor pembangunan kelautan yang sehat dan berkelanjutan.
 
Para Duta Besar dari Fiji, Amenatave Vakasavuwaqa Yauvoli dan Kepulauan Solomon, Salana Kalu, yang telah konsisten mendukung perkembangan Forum AIS sejak didirikan tahun 2018, mengingatkan bahwa di tahun  2023 ini, Sekretariat AIS Forum yang berkantor di Jakarta diberi mandat menguatkan jaringan dengan organisasi regional lain di dunia, seperti Aliansi Negara-negara Pulau Kecil (AOSIS), Komunitas Karibia (Caricom), Negara Pulau Kecil dan Berkembang (SIDS), Melanesian Spearhead Group (MSG), Forum Pembangunan Pulau-Pulau Pasifik (PIDF), dan Forum Pulau-Pulau Pasifik (PIF). Seperti dinyatakan perwakilan Palau, Mr. Keith Sugiyama dalam pertemuan  itu, bahwa gagasan AIS Forum sangat visioner dan revolusioner karena merangkul seluruh negara pulau dan kepulauan di dunia tanpa batasan wilayah, kawasan, ukuran, dan tingkat pembangunan ekonomi.

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dokumen RTRW Halmahera Tengah Memihak Industri (1)

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle
    • visibility 2.060
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah pada 5 September 2024 lalu telah mengesahkan perubahan Peraturan Daerah  Kabupaten Halmahera Tengah Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Halmahera Tengah 2012-2032 menjadi Perda nomor 3 Tahun 2024. Masa berlaku Perda Perubahan tersebut hingga 2043 mendatang. Dokumen setebal 241 halaman dengan lampiran-lampirannya itu, telah dinyatakan berlaku sejak […]

  • Pemerintah Sudah Tetapkan Acuan Harga Ikan  

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 463
    • 1Komentar

    Pendaratan Ikan di Pelabuhan Perikanan Dufa dufa Ternate foto M Ichi

  • Pasca Longboat Terbalik, Bupati Instruksikan PNS Sumbang Pelampung

    Pasca Longboat Terbalik, Bupati Instruksikan PNS Sumbang Pelampung

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2016
    • account_circle
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Entah apa yang ada dalam benak Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Ahmad Hidayat Mus,  pasca tragedi kecelakaan longboat dari Mangole Tujuan Sanana pertengahan September lalu, dia lalu mengeluarkan instruksi untuk seluruh PNS daerah itu. Instruksi tegas mewajibkan untuk menyumbang tiap orang satu pelampung atau life jaket untuk diserahkan ke long boat atau alat transportasi lainnnya. Kecelakaan […]

  • TFFF Dorong Pembiayaan Skala Besar untuk Konservasi Hutan Tropis

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Pemerintah Brasil dan United Nations Development Programme (UNDP)  bersama-sama menyelenggarakan lokakarya regional tentang Tropical Forest Forever Facility (TFFF) bersama Negara-negara Anggota ASEAN dan para pemangku kepentingan di Jakarta Senin (20/10/2025). Lokakarya ini adalah milestone penting untuk memperkuat kerja sama multilateral dan membangun momentum menjelang peluncuran resmi TFFF pada Leaders’ Summit COP30 di Belém, Brasil, pada […]

  • Inggris Dukung Pendanaan Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • account_circle
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) mendapat dukungan penuh proses Pemerintah Negara Inggris. Dukungan itu diberikan melalui program Blue Planet Fund Country Plan yang merupakan dukungan pendanaan oleh Pemerintah Inggris untuk pengelolaan kawasan konservasi dan sumber daya alam perikanan secara berkelanjutan di Indonesia. Terkait KKP di Maluku Utara saat ini telah ditetapkan 6 kawasan konservasi yakni […]

  • BMKG: Waspada, Hujan Hebat hingga 21 Januari

    • calendar_month Ming, 17 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Kondisi-jenbatan-yang-putus-di-hantam-banjir-di-Galela-Barat-Halmahera-Utara/ foto-warga-Galela

expand_less