Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Malut » Gerakan Tanam Pohon Serentak, 760 Batang Ditanam di Domato Halbar

Gerakan Tanam Pohon Serentak, 760 Batang Ditanam di Domato Halbar

  • account_circle
  • calendar_month Jum, 5 Jan 2024
  • visibility 792

Program menanam pohon serentak di Indonesia oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga dilaksanakan di Maluku Utara. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Domato Kecamatan Jailolo Selatan  Kabupaten Halmahera Barat pada Jumat (30/12/2023).

Kegiatan  ini dipimpin oleh Tenaga Ahli Menteri LHK Bidang Subjek Politik Kebangsaan dan Sumber Daya Alam, Bpk. Ariyanto, dihadiri kurang lebih 166 peserta yang  melibatkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) KLHK di Provinsi Maluku Utara, seperti BPDAS Ake Malamo, BTN Aketajawe Lolobata, BKSDA Maluku, BPSKL Maluku Papua dan Pos Gakum Maluku Papua.  Kegiatan  itu juga melibatkan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara (Dinas Kehutanan, KPH Halmahera Barat dan KPH Ternate Tidore) dan Kabupaten Halmahera Barat (Dinas Lingkungan Hidup, Muspika Jailolo Selatan, Perangkat Desa Domato), Kesultanan Jailolo, Akademisi STPK Banau, Kelompok Tani KBR Bidadari, dan anggota masyarakat Domato, Green Ambassador (GA) dan Green Leader Indonesia (GLI) Maluku Utara serta para mitra lainnya.

“Kegiatan yang dilaksanakan 30 Desember lalu itu sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim, pemulihan kualitas lingkungan hidup dan percepatan rehabilitasi hutan dan lahan. Ini juga   bagian dari  upaya mengoptimalkan musim penghujan di sepanjang penghujung tahun 2023 dan awal tahun 2024,”kata ketua panitia kegiatan penanaman  yang juga Kepala Balai Daerah Aliran Sungai (BP-DAS)  Ake Malamo Ternate Maluku Utara Joko Widiyanto.  

Menututnya, penanaman pohon secara serentak ini merupakan arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan penanaman secara massif pada musim penghujan 2023/2024 dengan menggerakkan seluruh elemen masyarakat, sekaligus membangkitkan semangat dan motivasi masyarakat untuk terus menanam dan memelihara pohon.

Joko Widiyanto menyebutkan bibit pohon yang ditanam dalam Penanaman Serentak ini  ada 760 batang, terdiri atas pohon samama, binuang dan pala yang berasal dari persemaian Kebun Bibit Rakyat (KBR) KTH Bidadari Desa Domato yang ditanam di lokasi seluas 1,9 Ha.

“Ini bukan seremonial belaka, tetapi akan terus dilanjutkan dengan pemeliharaan dan didorong untuk terus mengajak peran serta masyarakat luas  semakin meningkatkan tutupan lahan. Hal ini mengingat pentingnya keberadaan pohon dan tutupan lahan yang baik akan meningkatkan daya dukung alam, ketahanan pangan, energi, dan tentunya kesejahteraan seluruh makhluk hidup,” jelasnya.

 Menteri LHK dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Tenaga Ahli Menteri LHK pada pelaksanaan penanaman  itu mengingatkan  bahwa sekarang ini dunia secara global sedang menghadapi triple planetary crisis, berupa perubahan iklim, polusi, dan ancaman kehilangan keanekaragaman hayati. Tiga hal tersebut saling terkait dan sangat mendesak untuk segera diatasi bersama dengan mengedepankan paradigma kolaborasi dan kerja sama semua pihak.

“Perubahan iklim telah nyata kita rasakan di tingkat tapak, regional dan global antara lain,” katanya. Pertama, keterlambatan musim tanam, gagal panen, meningkatnya wabah dan hama tanaman serta penurunan produktivitas tanaman; kedua, meningkatnya tinggi permukaan air laut dan hilangnya daratan; ketiga, meningkatkan kejadian bencana hidrometeorologis; dan keempat, meningkatkan ancaman hilangnya keanekaragaman hayati.

Karena itu, KLHK  mengajak semua pihak dan masyarakat luas terus menanam dan memelihara pohon serta meningkatkan tutupan lahan sebagai bagian dari komitmen menurunkan emisi dari sector kehutanan dan penggunaan lahan lainnya melalui Indonesia’s FoLU Net Sink 2030.

Di tempat yang sama  dilakukan penyerahan SK Menteri LHK No. 1221/2023 tentang Penetapan Green Ambassador (GA) kepada 1.994 pelajar dari 1.068 sekolah di seluruh Indonesia. Para GA ini merupakan generasi muda yang akan menjadi pioneer hebat, agen perubahan dan pemimpin masa depan yang penuh kreativitas, produktif, inovatif dan berdedikasi untuk melestarikan lingkungan hidup dan kehutanan. Para GA ini diharapkan dapat menjadi penggerak upaya pemulihan lingkungan dan kehutanan yang lebih massif, inklusif, dan inovatif, sehingga bumi dapat kembali pulih dan nyaman untuk ditinggali bagi semua.

Di  Maluku Utara sendiri terdapat 39 GA dari 20 sekolah di Ternate dan Sofifi, dari simpul belajar BPDAS Ake Malamo dan BTN Aketajawe Lolobata. Salah satu GA Kota Ternate terpilih sebagai Peserta Terbaik Nasional dan telah mengikuti Conference of the Parties (COP) ke-28 tahun 2023 di Dubai, Uni Emirat Arab pada 30 November-12 Desember 2023, atas nama Devaardhan Gandhi Hanafi, siswa SMA IT Nurul Hasan, Ternate.

Dia bilang upaya menjaga kelangsungan bumi dan kesejahteraan manusia, diadopsi dari The Earth for All – A Survival Guide for Humanity di sebuah Laporan tahun 2022, perlu melakukan lima lompatan, yaitu pengentasan kemiskinan, pengurangan kesenjangan, pemberdayaan perempuan, system pangan yang sehat untuk manusia dan ekosistem, serta mengubah system energy lebih efisien dan transisi menuju energy bersih. Upaya tersebut  perlu dikombinasikan dengan kecerdasan buatan, robotika, konektivitas dan bioteknologi yang terus berkembang.

“Karena alam adalah amanah bagi kita, maka perlu dikelola dengan baik dengan melindungi dan merawatnya dari kerusakan. Aksi konkret melalui penanaman pohon serentak ini melalui kolaborasi dan kerjasama semua pihak adalah salah satu upaya mewujudkan dunia yang lebih baik dan berkelanjutan,” katanya.

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuso Endemik Ternate, Terus Diburu untuk Dikonsumsi

    • calendar_month Sen, 5 Feb 2024
    • account_circle
    • visibility 1.362
    • 2Komentar

    Perburuan kuso mata biru yang juga salah satu hewan endemic pulau Ternate,  benar- benar massive. Akibatnya  hewan bermata unik ini semakin sulit ditemukan. Pengakuan sejumlah warga di Pulau Ternate yang bertempat tinggal di kawasan barat  pulau, menjelaskan bahwa kuso  ini sudah jarang terlihat sekarang. Jaib Sadek warga Sulamadaha Kota Ternate mengaku, dulu  hamper setiap saat […]

  • Pemerintah Sudah Tetapkan Acuan Harga Ikan  

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 1.067
    • 1Komentar

    Pendaratan Ikan di Pelabuhan Perikanan Dufa dufa Ternate foto M Ichi

  • KKR-MU Desak Presiden Cabut Perppu Cipta Kerja

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Aksi Protes UU Omnibus Law 2020 lalu foto Halmahera Post

  • Climate Right Internasional Desak Hentikan Sementara Tambang Nikel di Maluku Utara

    • calendar_month Ming, 5 Nov 2023
    • account_circle
    • visibility 1.008
    • 1Komentar

    Pemerintah pusat harus merespons rekomendasi Dinas Lingkungan Hidup atas pencemaran sungai  yang terjadi di Sagea Kabupaten Halmahera Tengah Maluku Utara.  Demikian rilis resmi yang dikeluarkan Climate Rights International (CRI) akhir September lalu. Sekadar diketahui CRI adalah organisasi pemantauan dan advokasi iklim dan hak asasi manusia internasional yang didedikasikan untuk mencegah dan menangani pelanggaran hak asasi […]

  • Ketika Bantuan Nelayan Ternate Dipersoalkan  

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 856
    • 2Komentar

    Alat tangkap milik nelayan sangaji yang rata rata dibuat sendiri foto M Ichi

  • Pasca Longboat Terbalik, Bupati Instruksikan PNS Sumbang Pelampung

    Pasca Longboat Terbalik, Bupati Instruksikan PNS Sumbang Pelampung

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2016
    • account_circle
    • visibility 2.194
    • 0Komentar

    Entah apa yang ada dalam benak Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Ahmad Hidayat Mus,  pasca tragedi kecelakaan longboat dari Mangole Tujuan Sanana pertengahan September lalu, dia lalu mengeluarkan instruksi untuk seluruh PNS daerah itu. Instruksi tegas mewajibkan untuk menyumbang tiap orang satu pelampung atau life jaket untuk diserahkan ke long boat atau alat transportasi lainnnya. Kecelakaan […]

expand_less