Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » BMKG: Waspadai Angin Kencang dan Gelombang

BMKG: Waspadai Angin Kencang dan Gelombang

  • account_circle
  • calendar_month Rab, 24 Feb 2021
  • visibility 678

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui stasiun meteorologi (Stamet) Ternate terus mengingatkan warga yang akan bepergian antarpulau  agar tetap mewaspadai kondisi cuaca yang berubah-ubah saat ini. Ini terutama  kondisi angin kencang  dan gelombang tinggi yang diprediksi mengantam beberapa wilayah di Maluku Utara.

Rilis resmi yang dikirimkan BMKG Stamet Ternate kepada kabarpulau.co.id/ menyebutkan, untuk kecepatan angin kencang hingga lebih dari 15 knot per jam.  

“Ini  peringatan dini  perlu diwaspadai adanya  angin kencang   hingga lebih dari 15 knot per jam.”jelas   Kepala Stasiun Meteorologi (Stamet) Ternate Joko Soemardiyono dalam rilisnya.

Melalui rilis itu dijelaskan bahwa, prakiraan cuaca di wilayah Maluku Utara, Rabu, (24/2/21) ini, pada pagi hingga siang umumnya terjadi hujan ringan dengan potensi hujan sedang hingga  lebat di wilayah Morotai, Maba,Jailolo,Ternate,Tidore,Sanana dan Taliabu

Sementara  siang hingga  sore hari, umumnya hujan ringan dengan potensi hujan sedang di wilayah Morotai, Maba, Tobelo, Weda, Bacan, Ternate,Tidore, Sofifi, Sanana dan Taliabu.  “ Saat ini   Suhu Udara : 27 ⁰C – 31 ⁰C dengan  Kelembaban udara : 65 – 85 %,” kata   Joko Sumardiono.  Sementara katanya untuk kondisi angin   yakni angin   barat laut – Timur laut ; 05 – 40 km/jam

Sementara  untuk   gelombang   laut perlu diwaspadai  potensi  gelombang tinggi  yang masih cukup signifikan  2.0  meter   terjadi di  perairan  Samudera  Pasifik  Utara   Halmahera, perairan  Morotai , perairan  barat Halmahera   dan perairan  Sula. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKR-MU Desak Presiden Cabut Perppu Cipta Kerja

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Aksi Protes UU Omnibus Law 2020 lalu foto Halmahera Post

  • Mari Saksikan Konser Hutan Merdeka

    Mari Saksikan Konser Hutan Merdeka

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2020
    • account_circle
    • visibility 647
    • 0Komentar

    Sekira 50,1% dari total daratan di wilayah Indonesia merupakan bentangan hutan. Berbagai hewan dan tumbuhan endemik tinggal di hutan-hutan Indonesia, membuat negara kita dijuluki sebagai zamrud khatulistiwa yang menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati.Hutan adalah sumber kehidupan yang menyediakan oksigen, air, menyimpan cadangan karbon, penyeimbang iklim dan sumber penghidupan bagi masyarakat adat yang tinggal di sekitarnya. […]

  • Buat Minyak Kelapa Kampong, Lawan Ketergantungan

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2020
    • account_circle
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Cerita Usaha Ibu- ibu dari  Samo Halmahera Selatan Pagi  di awal Agutus  lalu itu  masih gelap. Bulu kuduk juga belum kelihatan. Ketika melihat catatan waktu di hand phone  baru menunjukan pukul 5.40 WIT.  Meski masih pagi buta puluhan ibu  asal desa Samo Kecamatan Gane Barat Utara Halmahera Selatan itu sudah rame  di  belakang rumah ibu Jena […]

  • Nelayan Tidore Bakar Sate Tuna Terbanyak di Dunia  

    • calendar_month Sen, 11 Des 2023
    • account_circle
    • visibility 657
    • 3Komentar

    Peringatan Hari Nusantara (Harnus) yang jatuh pada  13 Desember 2023 ini dipusatkan di Kota Tidore Provinsi Maluku Utara. Acara ini diisi berbagai kegiatan.  Salah satunya  Bakar Sate Ikan Tuna terbanyak.Kegiatan ini termasuk salah satu agenda yang masuk  catatan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Bakar sate ikan tuna yang dilaksanakan Senin (11/12/2023) itu dipusatkan di  Kelurahan […]

  • Kerusakan Hutan di Obi Cukup Serius

    • calendar_month Sen, 2 Jul 2018
    • account_circle
    • visibility 1.172
    • 0Komentar

    Temuan FWI 90 Persen Lahan Dikuasai Perusahaan Suara Muhammad  Risman terdengar lantang di pagi  menjelang siang pada Kamis (20/4) lalu. Dia bersuara  memprotes penderitaan  warga Pulau Obi yang hingga kini tak mendapatkan perhatian. Protes  ini cukup  beralasan karena  di Obi  saat ini  sedang terjadi eksploitasi  besaran- besaran oleh perusahaan tambang dan HPH. Sementara kondisi warganya […]

  • Sampah Plastik di Laut Malut Menghawatirkan

    • calendar_month Sen, 16 Nov 2020
    • account_circle
    • visibility 655
    • 0Komentar

    sampah plastik yang mengapung di laut antara Halmahera dan Tidore,foto/michi

expand_less