Breaking News
light_mode
Beranda » Lingkungan Hidup » Ini 7 Mitigasi Awal Perubahan Iklim di Malut

Ini 7 Mitigasi Awal Perubahan Iklim di Malut

  • account_circle
  • calendar_month Sab, 25 Feb 2023
  • visibility 620

Sebagai Upaya Mendukung Program FOLU Net Sink 2030

Setelah melalui proses panjang selama  dua hari Rabu (22/2/2023) dan Kamis (23/2/2023)  menggelar seminar dan diskus, i para pihak yang terlibat dalam workshop Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Sub Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 di Provinsi Maluku Utara menetapkan sejumlah  poin simpulan  yang akan ditindaklanjuti. Salah satunya yaitu 7 Rencana Operasional (RO) yang dirahkan untuk mitigasi awal perubahan iklim dalam mendukung  program FOLU Net Sink 2030 di Maluku Utara.  

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Pusat  Standarisasi  Instrumen  Pengelolaan Hutan  Berkelanjutan Dr. Wening Sri Wulandari.Sebagiaman tertuang dalam simpulan  workshop, bahwa sejalan dengan kebijakan Folu Net Sink 2030, workshop Penyusunan Rencana Kerja Sub Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi antar stakeholder terkait data dan implementasi aksi mitigasi di tingkat Sub Nasional  di  Provinsi Maluku Utara. “Tujuannya adalah  untuk menyusun rencana kerja Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 di tingkat Provinsi Maluku Utara dengan melibatkan para pihak,”  demikian  naskah hasil simpulan  yang diterima kabarpulau.co.id/.  

Karena itu Workshop ini diharapkan dapat memberikan masukan dan/atau materi kepada Tim ahli dan para pihak untuk dapat segera melakukan penyusunan rencana kerja Sub Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 Provinsi Maluku Utara, serta diperoleh kesepakatan tata waktu dan target capaian sebelum digea;rWorkshop ke 2.

Menyangkut misi Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara berupa ‘Membangun Perekonomian Daerah yang Inklusif dan Berkualitas dengan Orientasi pada Nilai Tambah dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan’, dengan strategi pembangunan antara lain meningkatkan kualitas penutupan lahan terutama melalui kegiatan rehabilitasi lahan kritis, melakukan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, dan meningkatkan kualitas dan fungsi Daerah Aliran Sungai.

Pengelolaan hutan mangrove salah satu fokus mitigasi perubahn iklim di Maluku Utara foto Opan Jacky

Untuk  Peta Peta Arahan Pelaksanaan Aksi Mitigasi Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 merupakan peta hasil yang ditujukan untuk dipergunakan sebagai referensi keruangan dari rencana operasional Indonesia’s FOLU Net Sink. Peta ini diperoleh dengan menggunakan tiga data utama berupa informasi spasial indeks biogeofisik, informasi spasial tentang arahan optimasi pemanfaatan kawasan hutan dan informasi spasial tipologi kelembagaan pada tingkat tapak dengan pemutakhiran dari beberapa peta tematik yang menggambarkan kondisi kekinian (updated) suatu wilayah.

Menyangkut dengan arahan pelaksanaan aksi mitigasi awal diarahkan  di 7 Rencana Operasional (RO) yaitu: Pencegahan Deforestasi Konsesi, Penerapan Pengkayaan Hutan Alam, Penerapan RIL C,  Pencegahan Cadangan Carbon Dengan Rotasi,   Pencegahan Cadangan Carbon Tanpa Rotasi, Perlindungan Area Konservasi Tinggi dan  Pengelolaan hutan Mangrove.

“Berdasarkan  7 rencana tersebut Pemerintah Provinsi Maluku Utara diharapkan dapat memperkuat data dan informasi terkait Areal Penggunaan Lain untuk mempermudah dalam analisis spasial dan klasifikasi peta arahan lokasi Folu Net Sink 2030 sesuai dengan RO yang telah ditetapkan.”  Tulis simpulan tersebut.  

Dijelaskan juga bahwa kegiatan yang sudah direncanakan untuk tahun 2023 dapat digunakan sebagai baseline. Untuk penyusunan rencana kerja mengacu pada baseline tersebut dan ditambahkan dengan kegiatan-kegiatan lain yang di mungkinkan untuk mempercepat pencapaian pengurangan emisi.

Dalam pertemuan selama dua hari itu disimpulkan untuk monitoring dan evaluasi implementasi rencana kerja sub nasional,  perlu didukung dengan metode dan system untuk mempermudah dalam validasi dan verifikasi ke system registrasi nasional.

Terkait program rehabilitasi gambut di mana Maluku Utara tidak memilikinya maka Strategi Pengelolaan Ekosistem Gambut tetap dimasukkan dalam rencana kerja sub nasional Provinsi Maluku Utara dengan penjelasan yang disesuaikan kondisi di wilayah Maluku Utara. Sementara  Pelaksanaan kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) mengacu pada kriteria lahan kritis dan RO RHL yang telah ditetapkan oleh Ditjen PDASRH serta kegiatan penanaman mangrove mengacu pada Peta Mangrove Nasional.

Terakhir dari simpulan tersebut turut mengusulkan  tahapan penyusunan rencana kerja Sub Nasional Provinsi Maluku Utara. Mulai dari  Penyusunan Tim Penyusun Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 Provinsi Maluku Utara, melakukan pengumpulan Data dan Informasi  untuk pelaksanaan program FOLU Net Sink 2030 di Maluku Utara. (*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Titik Nol Jalur Rempah Dunia:(1)

    • calendar_month Sel, 11 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 985
    • 0Komentar

    Cengkih Afo cengkih tertua di dunia. Foto ini adalah gambar cengkoh afo generasi kedua yang sempat diabadikan gambarnya.

  • Peringati Hari Primata dengan Mengedukasi Siswa

    Peringati Hari Primata dengan Mengedukasi Siswa

    • calendar_month Sen, 29 Jan 2018
    • account_circle
    • visibility 654
    • 0Komentar

    Hari Primata Indonesia (HPI) yang diperingati setiap  30 Januari   dirayakan juga di Maluku Utara dengan beragam  kegiatan. Seperti yang dilaksanakan ProFauna Indonesia yang bekerjasama dengan pemerintah Kota Tidore dan Ternate dalam dua hari ini. Dalam peringatan itu turut dilaksankaan kampanye  sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat terutama siswa  agar bisa paham  tentang upaya perlindungan primate di […]

  • Kiprah KTH Ake Guraci Marikurubu Ternate

    • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
    • account_circle
    • visibility 801
    • 3Komentar

    Bibit yang siap ditanam di lokasi izin KTH Ake Guraci Marikurubu/foto FB Juliaty Rahma Tuhulel

  • Di Musyawarah IKAPERIK, Bahas Perikanan Malut dan Tantangan Era 4.0

    • calendar_month Ming, 24 Jan 2021
    • account_circle
    • visibility 598
    • 0Komentar

    Farid Terpilih Secara Aklamasi Ikatan Alumni Perikanan dan Kelautan (IKAPERIK) Universitas Khairun Ternate menggelar musyawarah memilih pengurus baru untuk masa jabatan 4 tahun ke depan Sabtu (22/1) kemarin.  Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gamalama Hotel Sahid  itu, turut diisi dengan seminar bertema   “Perikanan Maluku Utara dan Tantangan Industri era 4.0” Beberapa pemateri penting turut hadir yakni […]

  • SMART Patrol Tools Perlindungan dan Pemantauan Biodiversitas

    • calendar_month Kam, 23 Feb 2023
    • account_circle
    • visibility 817
    • 0Komentar

    Sesuai Dokumen Rencana Aksi dan Strategi Biodiversitas Indonesia 2015-2020,  Indonesia  memiliki keunikan geologi dan ekosistem. Hal ini yang menyebabkan endemisitas satwa liar menjadi tinggi. Endemisitas jenis satwa liar ini tertinggi di dunia untuk kelas burung, mamalia, reptil dan amfibi. Satwa liar endemis Indonesia diperkirakan berjumlah masing-masing 270 jenis mamalia, 386 jenis burung, 328 jenis reptil […]

  • Kampus Wajib Implementasikan Pendidikan Antikorupsi

    • calendar_month Jum, 11 Jun 2021
    • account_circle
    • visibility 638
    • 1Komentar

    Kegiatan seminar antikorupsi oleh KPK dan kampus di Bali, foto KPK

expand_less