Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Kota Pulau » Warga Diimbau Jaga Pola Hidup Bersih

Warga Diimbau Jaga Pola Hidup Bersih

  • account_circle
  • calendar_month Sen, 14 Sep 2020
  • visibility 209

Pakativa -Mayana Tidore Gelar Penyuluhan Kesehatan

Pola Hidup bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku  yang dilakukan seseorang atas dasar kesadaran, sehingga dapat menolong dirinya sendiri  dan keluarganya,  serta berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat.

Hal ini disampaikann Dokter Ririn Hardianti dari Relawan Komunitas Mayana Kota Tidore Kepulauan   dalam penyeluhan kesehatan digagas oleh Perkumpulan Paka Tiva  dengan komunitas Mayana Tidore.

Di hadapan warga  kelurahan Jiko Cobo, Tidore Kepulauan, Minggu (13/9)  Ririn mendorong warga agar menciptakan lingkungan yang sehat dan mencegah masalah kesehatan lainnya.Hal penting lainya yakni rajin mencuci tangan menggunakan sabun supaya tak rentan dari berbagai penyakit.

“PHBS itu punya manfaat untuk keluarga dan akan membuat masyarakat  lebih produktif,” ujar   Ririn.  

Dia menambahkan,  perlu juga didukung dengan pola makan yang baik. Misalnya rajin mengonsumsi buah dan sayur. “Saya rasa untuk Kota Tidore Kepulauan sudah tidak sulit mendapatkan buah dan sayur,” tambahnya.

Kegiatan lain yang perlu dilakukan juga adalah melakukan aktifitas fisik dalam satu hari minimal 30 menit. Misalnya  jalan kaki selama 30 minit atau olah raga ringan. Dia juga menyinggung soal  PHBS di era new normal atau disebut tatanan gaya hidup baru yang dicanangkan Presiden RI. Di mana perlu melindungi diri dengan masker.

“Sekarang ini banyak yang menganggap enteng Covid-19. Saya ingatkan kita harus sering menggunakan masker,” harapnya.

Begitu juga  ketika bersin harus beretika, misalnya kedua telapak tangan menutup bagian hidung dan mulut. Bila perlu selalu menggunakan  masker agar penyebaran virus  tidak merugikan pihak lain.

Selama berlangsungnya penyuluhan, Ririn   mengajak audiens mempraktekan cara mencuci tangan yang baik dan benar dimulai dengan membasahi tangan, kemudian ke dua telapak tangan digosok dengan sabun dan dilanjutka ke punggung dan tangan. Setelah itu sela-sela jari tangan, ditambah unjung jari kiri ditempelkan ke telapak tangan kanan lalu diputar dan begitu juga sebaliknya. Terakhir membersihkan bagian ibu jari.

Di tempat yang sama  penyuluh kesehatan, Dokter Muhammad Isra yang diundang dalam penyuluhan itu  menjelaskan bahaya penyakiy diabetes melitus atau lebih dikenal penyakit gula/ kencing manis.

Dia bilang, penyakit gula diidap seseorang karena tingginya kadar gula di dalam darah akibat kekurangan hormon insulin yang berfungsi  mengatur kadar gula darah. Setiap manusia memiliki organ pankreas  di mana menghasilkan hormon insulin.

“Akibat usia lanjut dan kebiasan kurang bagus  mengganggu fungsi pankreas” jelas Isra.

Untuk mencegahnya sederhana saja. Yakni memperbaiki pola makan, mengurangi konsumsi makanan mengandung gula, dan konsisten menjaga  makan sesuai waktu yang ditentukan.  

Kesempatan itu pihak komunitas Mayana turut memberikan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis bagi yang mengikuti penyuluhan seperti asam urat, kolesterol dan gula darah.  Sebelum mereka diperiksa wajib melakukan pemeriksaan tekanan darah.  Peserta juga diberikan masker medis.(*)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • PakaTiva Kumpul Kaum Muda Belajar Climate Change  

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
    • account_circle
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Puluhan anak muda yang tergabung dalam komunitas  aktivis lingkungan Maluku Utara akan dikumpulkan untuk diberi pemahaman menyangkut dampak perubahan iklim  (climate change,red)  yang saat ini melanda dunia. Pertemuan dalam bentuk  Kelas Camp Kaum Muda Estuaria   ini  akan dilaksanakan selama 3 hari. Mereka   akan diberi penyadaran dan pengetahuan  terkait penyelamatan  hutan tersisa di Maluku Utara.Sebagai bagian […]

  • Ini Model Mitigasi Gempabumi Siswa SD

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle
    • visibility 331
    • 2Komentar

    Siswa SD 4 Ternate saat diberi pengetahuan mitigasi bencana

  • Kayu Besi di Hutan Halmahera yang Terancam  

    • calendar_month Sen, 7 Nov 2022
    • account_circle
    • visibility 676
    • 0Komentar

    Merbau atau ipil adalah nama sejenis pohon penghasil kayu keras berkualitas tinggi anggota suku Fabaceae (Leguminosae). Karena kekerasannya, di wilayah Maluku, Maluku Utara  dan Papua barat  juga dinamai  kayu besi. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menerbitkan peraturan yang dikhawatirkan mengancam keanekaragaman hayati dan ekologi hutan. Melalui Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 106 tahun 2018 […]

  • Awas Bahaya Limbah Tailing Nikel di Balik Transisi Energi

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle
    • visibility 447
    • 34Komentar

    Cerita  Film Dokumenter Ungkap Korban Nyawa dan Lingkungan Indonesia, merupakan negara produsen nikel terbesar dunia dengan kontribusi 54%–61% pasokan global (diproyeksikan meningkat hingga 74% pada 2028). Sering disebut sebagai kunci transisi energi global,namun, di balik narasi optimisme hilirisasi tambang, mengintai ancaman yang jarang disorot: limbah beracun industri nikel yang mengancam lingkungan dan kesehatan manusia. Di […]

  • Sampahmu adalah Hartaku

    • calendar_month Rab, 5 Jan 2022
    • account_circle
    • visibility 256
    • 1Komentar

    Ulfa Zainal di antara hasil hasil kreasinya. foto M Ichi

  • Literasi Lingkungan dari Pulau Tulang Halmahera

    • calendar_month Rab, 23 Sep 2020
    • account_circle
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Cerita Fahri Lolahi dan Rumah Botol Plastik untuk Perangi Sampah   Cuaca siang di Sabtu akhir Agustus lalu itu agak mendung. Ketika tiba dengan mobil di Tobelo dari Kao, saya dijemput oleh Fahmi Lolahi. Tujuan saya menuju pulau Tulang. Setelah menunggu sekira 30 menit, saya  melanjutkan perjalanan menuju Pulau Tulang.     Fahmi Lolahi adalah kakak  […]

expand_less